<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Toys R Us Tutup 180 Toko di Amerika</title><description>Jaringan toko ritel mainan Toys R Us berencana menutup sebanyak 180 toko di Amerika Serikat (AS).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/25/320/1849970/toys-r-us-tutup-180-toko-di-amerika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/25/320/1849970/toys-r-us-tutup-180-toko-di-amerika"/><item><title>Toys R Us Tutup 180 Toko di Amerika</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/25/320/1849970/toys-r-us-tutup-180-toko-di-amerika</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/25/320/1849970/toys-r-us-tutup-180-toko-di-amerika</guid><pubDate>Kamis 25 Januari 2018 10:52 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/25/320/1849970/toys-r-us-tutup-180-toko-di-amerika-bK0dYAs3Iv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/25/320/1849970/toys-r-us-tutup-180-toko-di-amerika-bK0dYAs3Iv.jpg</image><title>Ilustrasi: Reuters</title></images><description>JAKARTA - Jaringan toko ritel mainan Toys R Us berencana menutup sebanyak 180 toko di Amerika Serikat (AS) atau seperlima dari total toko di AS. Hal ini dilakukan Toys R Us sebagai upaya untuk merestrukturisasi perusahaan dan menghindari kebangkrutan.
Akan tetapi, penutupan toko-toko ini masih memerlukan persetujuan dari pengadilan. Namun, di sisi lain, manajemen berencana menutup toko di sejumlah lokasi mulai awal Februari hingga pertengahan April.
&quot;Untuk kembali memperkuat merek kami, kami harus membuat keputusan yang sulit mengenai prioritas dan fokus kami,&quot; kata Chairman dan Chief Executive Officer Toys R US David Brandon seperti dilansir CNBC, Kamis (25/1/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: Tak Hanya di Indonesia, Toys 'R' Us Terancam Bangkrut karena Online Shop
&quot;Tindakan yang kita lakukan diperlukan untuk memberi kita kesempatan terbaik untuk menghindari kebangkrutan agar perusahaan lebih layak dan kompetitif,&quot; sambungnya.
Adapun toko-toko yang tidak ditutup akan digabungkan menjadi Toys R Us dan Babies R Us.
Sekadar informasi, baru empat bulan yang lalu Toys R Us mengajukan dokumen kebangkrutan karena penjualannya berkurang dan utang yang menumpuk.  Apalagi persaingan yang ketat seperti dengan Amazon, Walmart and Target, dan perusahaan pun berjuang memenuhi kebutuhan konsumen secara online.
&amp;nbsp;Baca juga: Transformasi Penjualan Ritel Dipicu Perubahan Pola Belanja
Toys R Us menyatakan bahwa ini tengah berfokus pada peningkatan pengalaman berbelanja di dalam toko dan online dan juga berencana untuk meningkatkan program loyalitasnya untuk menarik lebih banyak konsumen.
Presiden Toys R Us Canada, Melanie Teed-Murch mengatakan bahwa 83 lokasi di Kanada tidak akan terpengaruh pada penutupan toko di AS.
Toys R Us memiliki setidaknya 880 toko di seluruh AS. Dari angka tersebut, menurut laporan UBS, 183 toko di antaranya hanya berjarak sekitar 15 menit berkendara dari satu toko ke toko lainnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Jaringan toko ritel mainan Toys R Us berencana menutup sebanyak 180 toko di Amerika Serikat (AS) atau seperlima dari total toko di AS. Hal ini dilakukan Toys R Us sebagai upaya untuk merestrukturisasi perusahaan dan menghindari kebangkrutan.
Akan tetapi, penutupan toko-toko ini masih memerlukan persetujuan dari pengadilan. Namun, di sisi lain, manajemen berencana menutup toko di sejumlah lokasi mulai awal Februari hingga pertengahan April.
&quot;Untuk kembali memperkuat merek kami, kami harus membuat keputusan yang sulit mengenai prioritas dan fokus kami,&quot; kata Chairman dan Chief Executive Officer Toys R US David Brandon seperti dilansir CNBC, Kamis (25/1/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: Tak Hanya di Indonesia, Toys 'R' Us Terancam Bangkrut karena Online Shop
&quot;Tindakan yang kita lakukan diperlukan untuk memberi kita kesempatan terbaik untuk menghindari kebangkrutan agar perusahaan lebih layak dan kompetitif,&quot; sambungnya.
Adapun toko-toko yang tidak ditutup akan digabungkan menjadi Toys R Us dan Babies R Us.
Sekadar informasi, baru empat bulan yang lalu Toys R Us mengajukan dokumen kebangkrutan karena penjualannya berkurang dan utang yang menumpuk.  Apalagi persaingan yang ketat seperti dengan Amazon, Walmart and Target, dan perusahaan pun berjuang memenuhi kebutuhan konsumen secara online.
&amp;nbsp;Baca juga: Transformasi Penjualan Ritel Dipicu Perubahan Pola Belanja
Toys R Us menyatakan bahwa ini tengah berfokus pada peningkatan pengalaman berbelanja di dalam toko dan online dan juga berencana untuk meningkatkan program loyalitasnya untuk menarik lebih banyak konsumen.
Presiden Toys R Us Canada, Melanie Teed-Murch mengatakan bahwa 83 lokasi di Kanada tidak akan terpengaruh pada penutupan toko di AS.
Toys R Us memiliki setidaknya 880 toko di seluruh AS. Dari angka tersebut, menurut laporan UBS, 183 toko di antaranya hanya berjarak sekitar 15 menit berkendara dari satu toko ke toko lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
