<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi Industri Manufaktur Tumbuh 4,74% di 2017</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada 2017 naik sebesar 4,74%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/01/320/1853470/produksi-industri-manufaktur-tumbuh-4-74-di-2017</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/02/01/320/1853470/produksi-industri-manufaktur-tumbuh-4-74-di-2017"/><item><title>Produksi Industri Manufaktur Tumbuh 4,74% di 2017</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/01/320/1853470/produksi-industri-manufaktur-tumbuh-4-74-di-2017</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/02/01/320/1853470/produksi-industri-manufaktur-tumbuh-4-74-di-2017</guid><pubDate>Kamis 01 Februari 2018 20:18 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/01/320/1853470/produksi-industri-manufaktur-tumbuh-4-74-di-2017-VhSDYFC9oW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/01/320/1853470/produksi-industri-manufaktur-tumbuh-4-74-di-2017-VhSDYFC9oW.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada 2017 naik sebesar 4,74% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kenaikan tersebut disebabkan adanya kenaikan produksi industri makanan, yang naik sebesar 9,93%. Sedangkan industri yang mengalami penurunan produksi terbesar adalah industri pengolahan Lainnya, turun 4,51%.

&quot;Selain itu, yang mengalami kenaikan adalah industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional sebesar 7,94 persen,&quot; kata Suhariyanto, di Jakarta, Kamis.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV 2017 naik sebesar 5,15% (y-on-y) terhadap triwulan IV tahun 2016. Kenaikan tersebut terutama disebabkan naiknya produksi industri makanan, naik 15,28%.

Sedangkan industri yang mengalami penurunan produksi terbesar adalah industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, turun 12,02%, katanya.

Namun, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV 2017 jika dibandingkan triwulan III mengalami penurunan sebesar 0,59%. Industri yang mengalami penurunan terbesar adalah industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, turun 14,85%.

Sementara industri yang mengalami kenaikan produksi tertinggi adalah industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur) dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya, naik 8,71%.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV tahun 2017 (y-on-y) pada tingkat provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Provinsi D.K.I Jakarta, naik 16,00%. Sedangkan provinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah Provinsi Jambi, turun 6,54%.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV tahun 2017 (q-to-q) pada tingkat provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Provinsi Sulawesi Tenggara, naik 10,22%. Sedangkan provinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah Provinsi Sumatera Selatan, turun 15,93%.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada 2017 naik sebesar 4,74% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kenaikan tersebut disebabkan adanya kenaikan produksi industri makanan, yang naik sebesar 9,93%. Sedangkan industri yang mengalami penurunan produksi terbesar adalah industri pengolahan Lainnya, turun 4,51%.

&quot;Selain itu, yang mengalami kenaikan adalah industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional sebesar 7,94 persen,&quot; kata Suhariyanto, di Jakarta, Kamis.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV 2017 naik sebesar 5,15% (y-on-y) terhadap triwulan IV tahun 2016. Kenaikan tersebut terutama disebabkan naiknya produksi industri makanan, naik 15,28%.

Sedangkan industri yang mengalami penurunan produksi terbesar adalah industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, turun 12,02%, katanya.

Namun, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV 2017 jika dibandingkan triwulan III mengalami penurunan sebesar 0,59%. Industri yang mengalami penurunan terbesar adalah industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, turun 14,85%.

Sementara industri yang mengalami kenaikan produksi tertinggi adalah industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur) dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya, naik 8,71%.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV tahun 2017 (y-on-y) pada tingkat provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Provinsi D.K.I Jakarta, naik 16,00%. Sedangkan provinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah Provinsi Jambi, turun 6,54%.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV tahun 2017 (q-to-q) pada tingkat provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Provinsi Sulawesi Tenggara, naik 10,22%. Sedangkan provinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah Provinsi Sumatera Selatan, turun 15,93%.
</content:encoded></item></channel></rss>
