<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RAHASIA SUKSES: Roman Abramovich, Miliarder Rusia Pemilik Klub Sepakbola Chelsea</title><description>Sebelum akhirnya menjadi orang di belakang klub sepakbola ternama itu, Abramovich sudah mencicipi berbagai macam bisnis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/03/320/1854308/rahasia-sukses-roman-abramovich-miliarder-rusia-pemilik-klub-sepakbola-chelsea</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/02/03/320/1854308/rahasia-sukses-roman-abramovich-miliarder-rusia-pemilik-klub-sepakbola-chelsea"/><item><title>RAHASIA SUKSES: Roman Abramovich, Miliarder Rusia Pemilik Klub Sepakbola Chelsea</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/03/320/1854308/rahasia-sukses-roman-abramovich-miliarder-rusia-pemilik-klub-sepakbola-chelsea</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/02/03/320/1854308/rahasia-sukses-roman-abramovich-miliarder-rusia-pemilik-klub-sepakbola-chelsea</guid><pubDate>Sabtu 03 Februari 2018 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/03/320/1854308/rahasia-sukses-roman-abramovich-miliarder-rusia-pemilik-klub-sepakbola-chelsea-OYYDohkSUt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/03/320/1854308/rahasia-sukses-roman-abramovich-miliarder-rusia-pemilik-klub-sepakbola-chelsea-OYYDohkSUt.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Penggemar sepakbola tentunya akrab dengan klub sepakbola internasional Chelsea. Namun, tidak ada yang menyangka bahwa pemilik klub sepakbola yang bermarkas di Fulham, London ini adalah konglomerat asal Rusia.&amp;nbsp;
Adalah&amp;nbsp;Roman&amp;nbsp;Arkadyevich&amp;nbsp;Abramovich&amp;nbsp;seorang konglomerat&amp;nbsp;Rusia yang menjadi&amp;nbsp;salah&amp;nbsp;satu&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;terkaya&amp;nbsp;di&amp;nbsp;dunia. Sekaligus pemilik&amp;nbsp;klub&amp;nbsp;sepak bola&amp;nbsp;Chelsea. Sebelum akhirnya menjadi orang di belakang klub sepakbola ternama itu, Abramovich sudah mencicipi berbagai macam bisnis.
Baca Juga: RAHASIA SUKSES: Vivien Chen, Miliarder yang Digugat Ibunya  Roman&amp;nbsp;Arkadyevich&amp;nbsp;Abramovich&amp;nbsp;dilahirkan&amp;nbsp;pada&amp;nbsp;tanggal&amp;nbsp;24&amp;nbsp;Oktober&amp;nbsp;1966&amp;nbsp;di&amp;nbsp;Saratov,&amp;nbsp;Rusia. Abramovich adalah seorang yatim piatu&amp;nbsp;sejak&amp;nbsp;usia&amp;nbsp;dua tahun,&amp;nbsp;sehingga dia&amp;nbsp;dibesarkan&amp;nbsp;oleh sang&amp;nbsp;paman.&amp;nbsp;Masa kecilnya, jauh dari kata bergelimang harta seperti saat ini.&amp;nbsp;
 Bakat bisnisnya dimulai sejak duduk di bangku kuliah. Sebagai mahasiswa di Moscow Auto Transport Institut pada 1987,&amp;nbsp;Abramovich&amp;nbsp;sudah mulai mendirikan sebuah perusahaan produksi mainan.&amp;nbsp;  Dari produk mainan, Abramovich berhasil menghasilkan pundi uang sehingga dia dapat melakukan ekspansi&amp;nbsp;merambah&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;industri&amp;nbsp;minyak di daerah Omsk.&amp;nbsp;
Baca Juga: RAHASIA SUKSES: Joseph Lau Luen-hung si &quot;Perampok Perusahaan&quot;
Sebagai,salah&amp;nbsp;satu&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;terkaya&amp;nbsp;di&amp;nbsp;dunia,&amp;nbsp;Abramovich&amp;nbsp;juga&amp;nbsp;mengumpulkan&amp;nbsp;kekayaannya dari perusahaan investasi swasta, Millhouse LLC. Di dunia bisnis, namanya melambung dengan&amp;nbsp;cepat,&amp;nbsp;yang mengantarkannya bergabung dengan dewan perusahaan minyak&amp;nbsp;Sibneft dengan bantuan Boris&amp;nbsp;Berezovsky pada tahun 1990.
Saat&amp;nbsp;itu&amp;nbsp;Sibneft,&amp;nbsp;menyelesaikan konsolidasi perusahaan sehingga mengantarkan&amp;nbsp;Sibneft&amp;nbsp;sebagai&amp;nbsp;perusahaan&amp;nbsp;minyak&amp;nbsp;terbesar&amp;nbsp;keempat&amp;nbsp;di&amp;nbsp;dunia.&amp;nbsp;
Namun, pada tahun 2005, Abramovich menjual 73% saham Sibneft&amp;nbsp;kepada&amp;nbsp;perusahaan&amp;nbsp;gas&amp;nbsp;negara &amp;nbsp;Rusia,&amp;nbsp;Gazprom,&amp;nbsp;dengan nilai penjualan mencapai USD13 miliar.&amp;nbsp;
Baca Juga: RAHASIA SUKSES: Li Shufu, Pengusaha China yang Dipercaya Ford Kelola Volvo
Sementara masih menjabat sebagai Dewan perusahaan di Sibneft, pada&amp;nbsp;tahun&amp;nbsp;1999,&amp;nbsp;Abramovich,&amp;nbsp;terpilih&amp;nbsp;sebagai&amp;nbsp;anggota&amp;nbsp;parlemen&amp;nbsp;Rusia&amp;nbsp;yang&amp;nbsp;mewakili&amp;nbsp;daerah&amp;nbsp;terisolasi di Siberia,&amp;nbsp;Chukotka. Karirnya di dunia politik tidak kalah cemerlang seperti bisnisnya. Abramovich menyumbang banyak perubahan di Chukotka.&amp;nbsp;
Dia&amp;nbsp;akhirnya&amp;nbsp;dipilih&amp;nbsp;kembali&amp;nbsp;untuk&amp;nbsp;masa jabatan&amp;nbsp;kedua&amp;nbsp;di&amp;nbsp;tahun 2005. Dia&amp;nbsp;mengakuisisi&amp;nbsp;Chelsea&amp;nbsp;Football&amp;nbsp;Club&amp;nbsp;pada&amp;nbsp;tahun 2003 dengan harga USD233&amp;nbsp;juta.&amp;nbsp;
Mengutip data Forbes, pada 2 Februari 2018, kekayaan ayah dari tujuh orang anak ini mencapai USD11,2 miliar.&amp;nbsp;Pengusaha 51 tahun ini, juga memiliki saham di perusahaan baja raksasa Evraz, Norilsk Nickel.&amp;nbsp;  Dia&amp;nbsp;memiliki&amp;nbsp;kapal pesiar&amp;nbsp;terbesar kedua&amp;nbsp;di dunia,&amp;nbsp;yang dibeli seharga USD400&amp;nbsp;juta&amp;nbsp;pada tahun&amp;nbsp;2010.</description><content:encoded>JAKARTA - Penggemar sepakbola tentunya akrab dengan klub sepakbola internasional Chelsea. Namun, tidak ada yang menyangka bahwa pemilik klub sepakbola yang bermarkas di Fulham, London ini adalah konglomerat asal Rusia.&amp;nbsp;
Adalah&amp;nbsp;Roman&amp;nbsp;Arkadyevich&amp;nbsp;Abramovich&amp;nbsp;seorang konglomerat&amp;nbsp;Rusia yang menjadi&amp;nbsp;salah&amp;nbsp;satu&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;terkaya&amp;nbsp;di&amp;nbsp;dunia. Sekaligus pemilik&amp;nbsp;klub&amp;nbsp;sepak bola&amp;nbsp;Chelsea. Sebelum akhirnya menjadi orang di belakang klub sepakbola ternama itu, Abramovich sudah mencicipi berbagai macam bisnis.
Baca Juga: RAHASIA SUKSES: Vivien Chen, Miliarder yang Digugat Ibunya  Roman&amp;nbsp;Arkadyevich&amp;nbsp;Abramovich&amp;nbsp;dilahirkan&amp;nbsp;pada&amp;nbsp;tanggal&amp;nbsp;24&amp;nbsp;Oktober&amp;nbsp;1966&amp;nbsp;di&amp;nbsp;Saratov,&amp;nbsp;Rusia. Abramovich adalah seorang yatim piatu&amp;nbsp;sejak&amp;nbsp;usia&amp;nbsp;dua tahun,&amp;nbsp;sehingga dia&amp;nbsp;dibesarkan&amp;nbsp;oleh sang&amp;nbsp;paman.&amp;nbsp;Masa kecilnya, jauh dari kata bergelimang harta seperti saat ini.&amp;nbsp;
 Bakat bisnisnya dimulai sejak duduk di bangku kuliah. Sebagai mahasiswa di Moscow Auto Transport Institut pada 1987,&amp;nbsp;Abramovich&amp;nbsp;sudah mulai mendirikan sebuah perusahaan produksi mainan.&amp;nbsp;  Dari produk mainan, Abramovich berhasil menghasilkan pundi uang sehingga dia dapat melakukan ekspansi&amp;nbsp;merambah&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;industri&amp;nbsp;minyak di daerah Omsk.&amp;nbsp;
Baca Juga: RAHASIA SUKSES: Joseph Lau Luen-hung si &quot;Perampok Perusahaan&quot;
Sebagai,salah&amp;nbsp;satu&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;terkaya&amp;nbsp;di&amp;nbsp;dunia,&amp;nbsp;Abramovich&amp;nbsp;juga&amp;nbsp;mengumpulkan&amp;nbsp;kekayaannya dari perusahaan investasi swasta, Millhouse LLC. Di dunia bisnis, namanya melambung dengan&amp;nbsp;cepat,&amp;nbsp;yang mengantarkannya bergabung dengan dewan perusahaan minyak&amp;nbsp;Sibneft dengan bantuan Boris&amp;nbsp;Berezovsky pada tahun 1990.
Saat&amp;nbsp;itu&amp;nbsp;Sibneft,&amp;nbsp;menyelesaikan konsolidasi perusahaan sehingga mengantarkan&amp;nbsp;Sibneft&amp;nbsp;sebagai&amp;nbsp;perusahaan&amp;nbsp;minyak&amp;nbsp;terbesar&amp;nbsp;keempat&amp;nbsp;di&amp;nbsp;dunia.&amp;nbsp;
Namun, pada tahun 2005, Abramovich menjual 73% saham Sibneft&amp;nbsp;kepada&amp;nbsp;perusahaan&amp;nbsp;gas&amp;nbsp;negara &amp;nbsp;Rusia,&amp;nbsp;Gazprom,&amp;nbsp;dengan nilai penjualan mencapai USD13 miliar.&amp;nbsp;
Baca Juga: RAHASIA SUKSES: Li Shufu, Pengusaha China yang Dipercaya Ford Kelola Volvo
Sementara masih menjabat sebagai Dewan perusahaan di Sibneft, pada&amp;nbsp;tahun&amp;nbsp;1999,&amp;nbsp;Abramovich,&amp;nbsp;terpilih&amp;nbsp;sebagai&amp;nbsp;anggota&amp;nbsp;parlemen&amp;nbsp;Rusia&amp;nbsp;yang&amp;nbsp;mewakili&amp;nbsp;daerah&amp;nbsp;terisolasi di Siberia,&amp;nbsp;Chukotka. Karirnya di dunia politik tidak kalah cemerlang seperti bisnisnya. Abramovich menyumbang banyak perubahan di Chukotka.&amp;nbsp;
Dia&amp;nbsp;akhirnya&amp;nbsp;dipilih&amp;nbsp;kembali&amp;nbsp;untuk&amp;nbsp;masa jabatan&amp;nbsp;kedua&amp;nbsp;di&amp;nbsp;tahun 2005. Dia&amp;nbsp;mengakuisisi&amp;nbsp;Chelsea&amp;nbsp;Football&amp;nbsp;Club&amp;nbsp;pada&amp;nbsp;tahun 2003 dengan harga USD233&amp;nbsp;juta.&amp;nbsp;
Mengutip data Forbes, pada 2 Februari 2018, kekayaan ayah dari tujuh orang anak ini mencapai USD11,2 miliar.&amp;nbsp;Pengusaha 51 tahun ini, juga memiliki saham di perusahaan baja raksasa Evraz, Norilsk Nickel.&amp;nbsp;  Dia&amp;nbsp;memiliki&amp;nbsp;kapal pesiar&amp;nbsp;terbesar kedua&amp;nbsp;di dunia,&amp;nbsp;yang dibeli seharga USD400&amp;nbsp;juta&amp;nbsp;pada tahun&amp;nbsp;2010.</content:encoded></item></channel></rss>
