<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Wanita Sering Dibilang Boros?</title><description>Menurut Perencana Keuangan Agustina Prita, wanita pada umumnya menyukai sesuatu hal karena ada sebabnya, misalnya keindahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/04/320/1854367/kenapa-wanita-sering-dibilang-boros</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/02/04/320/1854367/kenapa-wanita-sering-dibilang-boros"/><item><title>Kenapa Wanita Sering Dibilang Boros?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/04/320/1854367/kenapa-wanita-sering-dibilang-boros</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/02/04/320/1854367/kenapa-wanita-sering-dibilang-boros</guid><pubDate>Minggu 04 Februari 2018 06:19 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/03/320/1854367/kenapa-wanita-sering-dibilang-boros-mSKBOKkEy9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/03/320/1854367/kenapa-wanita-sering-dibilang-boros-mSKBOKkEy9.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Wanita sering dianggap tidak bisa hemat. Padahal jika melihat kebutuhan seperti pakaian, makeup, sandal, dan lainnya, ternyata keperluannya memang banyak.  Menurut Perencana Keuangan Agustina Prita, wanita pada umumnya menyukai sesuatu hal karena ada sebabnya, misalnya keindahan. Ketika membeli sepatu yang sebenarnya sudah banyak, barang tersebut akan dipakai sesuai kebutuhannya.  &quot;Misalnya beli sepatu karena warnanya cocok dan bagus dengan pakaiannya. Padahal koleksinya sudah banyak,&quot; ujarnya kepada Okezone.
Baca Juga: Wanita Tidak Bisa Hemat, Mitos atau Fakta?  Selain itu, tindakan wanita didasari karena perasaan atau emosi. Sedangkan pria lebih andalkan logika.  &quot;Seperti membeli pernak-pernik. Kalau laki-laki untuk apa, padahal sudah punya. Bagi wanita kembali lagi untuk keindahan dirinya,&quot; ujarnya.  Sementara itu, Perencana Keuangan Prita Ghozie mengatakan, sangat relatif mengatakan wanita boros atau tidak. Sekalipun boros ada cara yang bisa mengatasinya.
Baca Juga: Hindari Jajan yang Tak Penting demi Selamatkan Tabungan  Pertama, wanita harus punya anggaran bulanan, sehingga tahu seberapa banyak bisa menggunakan uangnya tersebut.  &quot;Dia tahu sebenarnya bisa menggunakan berapa dari penghasilan untuk belanjanya,&quot; ujarnya.  Kedua, memisahkan rekening untuk operasional dengan rekening untuk belanja pribadi. Dengan demikian, wanita yang kerap dianggap tidak hemat bisa mengatur keuangannya.

Baca Juga: Kunci Hidup Hemat, Pandai Jaga Hati!
Kemudian, biasakan mengevaluasi isi lemari secara berkala, dengan waktu 6 bulan sekali.  &quot;Jadi kalau ada barang yang masih bagus, bisa dijual di pasar pre-loved. Sehingga uangnya bisa digunakan untuk tambahan,&quot; ujarnya.  Selain hal itu, bisa juga rajin memanfaatkan kupon voucer yang diperoleh dari hadiah ataupun cash back dari program bank yang dipilih.</description><content:encoded>JAKARTA - Wanita sering dianggap tidak bisa hemat. Padahal jika melihat kebutuhan seperti pakaian, makeup, sandal, dan lainnya, ternyata keperluannya memang banyak.  Menurut Perencana Keuangan Agustina Prita, wanita pada umumnya menyukai sesuatu hal karena ada sebabnya, misalnya keindahan. Ketika membeli sepatu yang sebenarnya sudah banyak, barang tersebut akan dipakai sesuai kebutuhannya.  &quot;Misalnya beli sepatu karena warnanya cocok dan bagus dengan pakaiannya. Padahal koleksinya sudah banyak,&quot; ujarnya kepada Okezone.
Baca Juga: Wanita Tidak Bisa Hemat, Mitos atau Fakta?  Selain itu, tindakan wanita didasari karena perasaan atau emosi. Sedangkan pria lebih andalkan logika.  &quot;Seperti membeli pernak-pernik. Kalau laki-laki untuk apa, padahal sudah punya. Bagi wanita kembali lagi untuk keindahan dirinya,&quot; ujarnya.  Sementara itu, Perencana Keuangan Prita Ghozie mengatakan, sangat relatif mengatakan wanita boros atau tidak. Sekalipun boros ada cara yang bisa mengatasinya.
Baca Juga: Hindari Jajan yang Tak Penting demi Selamatkan Tabungan  Pertama, wanita harus punya anggaran bulanan, sehingga tahu seberapa banyak bisa menggunakan uangnya tersebut.  &quot;Dia tahu sebenarnya bisa menggunakan berapa dari penghasilan untuk belanjanya,&quot; ujarnya.  Kedua, memisahkan rekening untuk operasional dengan rekening untuk belanja pribadi. Dengan demikian, wanita yang kerap dianggap tidak hemat bisa mengatur keuangannya.

Baca Juga: Kunci Hidup Hemat, Pandai Jaga Hati!
Kemudian, biasakan mengevaluasi isi lemari secara berkala, dengan waktu 6 bulan sekali.  &quot;Jadi kalau ada barang yang masih bagus, bisa dijual di pasar pre-loved. Sehingga uangnya bisa digunakan untuk tambahan,&quot; ujarnya.  Selain hal itu, bisa juga rajin memanfaatkan kupon voucer yang diperoleh dari hadiah ataupun cash back dari program bank yang dipilih.</content:encoded></item></channel></rss>
