<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Semen Baturaja Terkoreksi 43,40%</title><description>Sepanjang tahun 2017 kemarin, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)  berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 1,89%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/07/278/1855979/laba-semen-baturaja-terkoreksi-43-40</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/02/07/278/1855979/laba-semen-baturaja-terkoreksi-43-40"/><item><title>Laba Semen Baturaja Terkoreksi 43,40%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/07/278/1855979/laba-semen-baturaja-terkoreksi-43-40</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/02/07/278/1855979/laba-semen-baturaja-terkoreksi-43-40</guid><pubDate>Rabu 07 Februari 2018 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/07/278/1855979/laba-semen-baturaja-terkoreksi-43-40-sHI1ccXkso.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Neraca</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/07/278/1855979/laba-semen-baturaja-terkoreksi-43-40-sHI1ccXkso.jpg</image><title>Foto: Neraca</title></images><description>JAKARTA - Sepanjang tahun 2017 kemarin, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)  berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 1,89% year-on-year  (yoy) menjadi Rp 1,55 triliun. Pada 2016,emiten semen pelat merah ini  hanya mencatatkan pendapatan sejumlah Rp 1,52 miliar. Informasi tersebut  disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Namun kenaikan pendapatan ini belum mampu mendongkrak laba produsen  semen yang beroperasi di Palembang, Sumatera Selatan ini. SMBR justru  mencatatkan penurunan laba sebesar 43,40% dari Rp 259,09 miliar pada  2016 menjadi hanya Rp 146,64 miliar pada akhir 2017. Laba turun karena  terjadi peningkatan beban. SMBR mencatat kenaikan beban pokok penjualan,  beban penjualan, serta beban umum dan administrasi .

Pada periode Januari-Desember 2017, beban pokok penjualan SMBR naik  sebesar 6,61% yoy menjadi Rp 1,08 triliun. Namun, peningkatan beban  pokok penjualan tersebut tak terlalu signifikan dibanding kenaikan beban  penjualan serta beban umum dan administrasi. Tercatat, beban penjualan  SMBR melonjak 68,10% yoy menjadi Rp 85,40 miliar. Sementara, beban umum  dan administrasi juga naik 43,23% yoy menjadi Rp 199,81 miliar.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan membidik volume penjualan  tahun ini sebesar 2,75 juta ton atau meningkat 56% dibandingkan capaian  akhir tahun lalu yang sebesar 1,76 juta ton (Unaudited). Direktur Utama  PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Rahmad Pribadi pernah bilang,  peningkatan volume penjualan tersebut didukung telah beroperasinya  pabrik Baturaja II secara penuh.&amp;rdquo;Volume penjualan semen dalam lima tahun  terakhir mengalami pertumbuhan rata-rata 9%. Sementara itu, demand  semen nasional dalam lima tahun terakhir mengalami pertumbuhan rata-rata  3%,&quot;ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sepanjang tahun 2017 kemarin, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)  berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 1,89% year-on-year  (yoy) menjadi Rp 1,55 triliun. Pada 2016,emiten semen pelat merah ini  hanya mencatatkan pendapatan sejumlah Rp 1,52 miliar. Informasi tersebut  disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Namun kenaikan pendapatan ini belum mampu mendongkrak laba produsen  semen yang beroperasi di Palembang, Sumatera Selatan ini. SMBR justru  mencatatkan penurunan laba sebesar 43,40% dari Rp 259,09 miliar pada  2016 menjadi hanya Rp 146,64 miliar pada akhir 2017. Laba turun karena  terjadi peningkatan beban. SMBR mencatat kenaikan beban pokok penjualan,  beban penjualan, serta beban umum dan administrasi .

Pada periode Januari-Desember 2017, beban pokok penjualan SMBR naik  sebesar 6,61% yoy menjadi Rp 1,08 triliun. Namun, peningkatan beban  pokok penjualan tersebut tak terlalu signifikan dibanding kenaikan beban  penjualan serta beban umum dan administrasi. Tercatat, beban penjualan  SMBR melonjak 68,10% yoy menjadi Rp 85,40 miliar. Sementara, beban umum  dan administrasi juga naik 43,23% yoy menjadi Rp 199,81 miliar.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan membidik volume penjualan  tahun ini sebesar 2,75 juta ton atau meningkat 56% dibandingkan capaian  akhir tahun lalu yang sebesar 1,76 juta ton (Unaudited). Direktur Utama  PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Rahmad Pribadi pernah bilang,  peningkatan volume penjualan tersebut didukung telah beroperasinya  pabrik Baturaja II secara penuh.&amp;rdquo;Volume penjualan semen dalam lima tahun  terakhir mengalami pertumbuhan rata-rata 9%. Sementara itu, demand  semen nasional dalam lima tahun terakhir mengalami pertumbuhan rata-rata  3%,&quot;ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
