<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BUSINESS HITS: Mesir Coba-Coba Bangun Rumah di Gurun Pasir   </title><description>Ketika pun mereka memiliki rumah, lingkungan permukiman yang jorok menjadikan banyak warga sering sakit.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/08/320/1856293/business-hits-mesir-coba-coba-bangun-rumah-di-gurun-pasir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/02/08/320/1856293/business-hits-mesir-coba-coba-bangun-rumah-di-gurun-pasir"/><item><title>BUSINESS HITS: Mesir Coba-Coba Bangun Rumah di Gurun Pasir   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/08/320/1856293/business-hits-mesir-coba-coba-bangun-rumah-di-gurun-pasir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/02/08/320/1856293/business-hits-mesir-coba-coba-bangun-rumah-di-gurun-pasir</guid><pubDate>Kamis 08 Februari 2018 04:37 WIB</pubDate><dc:creator>Keduari Rahmatana Kholiqa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/07/320/1856293/business-hits-mesir-coba-coba-bangun-rumah-di-gurun-pasir-bszZ5RGFFC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Rumah di Mesir. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/07/320/1856293/business-hits-mesir-coba-coba-bangun-rumah-di-gurun-pasir-bszZ5RGFFC.jpg</image><title>Ilustrasi Rumah di Mesir. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Mesir merupakan negara yang padat penduduk di Timur Tengah dengan 96 juta orang. Banyak orang menganggap kalau banyak warga Mesir yang masih tinggal di wilayah gurun di Delta Nil.

Mereka juga hidup dalam keterbatasan. Permasalahan utama sebagian warga Mesir yang tinggal di gurun adalah mereka tidak memiliki rumah. Ketika pun mereka memiliki rumah, lingkungan permukiman yang jorok menjadikan banyak warga sering sakit.

Apalagi fasilitas kesehatan dan pendidikan di sekitar perumahan di dekat gurun pun sangat minim. Radwa Rostom, seorang teknisi berusia 30 tahun, menjawab tantangan itu dengan mendirikan Hand Over pada 2015 lalu. Dia ingin menjadi entrepreneur sosial milenial yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi bisnis yang mengandung nilai sosial dan pembangunan komunitas.

Baca Selengkapnya: Kesulitan Mesir Bangun Rumah di Gurun Pasir</description><content:encoded>JAKARTA - Mesir merupakan negara yang padat penduduk di Timur Tengah dengan 96 juta orang. Banyak orang menganggap kalau banyak warga Mesir yang masih tinggal di wilayah gurun di Delta Nil.

Mereka juga hidup dalam keterbatasan. Permasalahan utama sebagian warga Mesir yang tinggal di gurun adalah mereka tidak memiliki rumah. Ketika pun mereka memiliki rumah, lingkungan permukiman yang jorok menjadikan banyak warga sering sakit.

Apalagi fasilitas kesehatan dan pendidikan di sekitar perumahan di dekat gurun pun sangat minim. Radwa Rostom, seorang teknisi berusia 30 tahun, menjawab tantangan itu dengan mendirikan Hand Over pada 2015 lalu. Dia ingin menjadi entrepreneur sosial milenial yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi bisnis yang mengandung nilai sosial dan pembangunan komunitas.

Baca Selengkapnya: Kesulitan Mesir Bangun Rumah di Gurun Pasir</content:encoded></item></channel></rss>
