<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bursa Saham Inggris dan Jerman Kompak Berakhir Melemah</title><description>Bursa Efek London turun 78,26 poin atau 1,09% serta Bursa Efek Frankfurt berkurang 152,81 poin atau 1,25%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/10/278/1857530/bursa-saham-inggris-dan-jerman-kompak-berakhir-melemah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/02/10/278/1857530/bursa-saham-inggris-dan-jerman-kompak-berakhir-melemah"/><item><title>Bursa Saham Inggris dan Jerman Kompak Berakhir Melemah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/10/278/1857530/bursa-saham-inggris-dan-jerman-kompak-berakhir-melemah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/02/10/278/1857530/bursa-saham-inggris-dan-jerman-kompak-berakhir-melemah</guid><pubDate>Sabtu 10 Februari 2018 08:35 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/10/278/1857530/bursa-saham-inggris-dan-jerman-kompak-berakhir-melemah-JF29GIzVXG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/10/278/1857530/bursa-saham-inggris-dan-jerman-kompak-berakhir-melemah-JF29GIzVXG.jpg</image><title>Ilustrasi: Reuters</title></images><description>LONDON - Saham-saham Inggris berakhir melemah pada perdagangan Jumat (9/2/2018) waktu setempat, dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 78,26 poin atau 1,09% menjadi 7.092,43 poin.Perusahaan asuransi asal Inggris, Direct Line Insurance Group, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau &quot;blue chips&quot; dengan lonjakan 2,71%.Diikuti oleh saham Admiral Group dan Paddy Power Betfair, yang masing-masing naik 1,81% dan 1,56%.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Mixed Usai Mencetak Rekor TertinggiSementara itu, perusahaan bahan kimia khusus Inggris, Johnson Matthey, membukukan kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan anjlok 4,34%.Disusul perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional, Pearson, yang jatuh 3,26%. Serta Royal Bank of Scotland Group yang turun 3,21%.Kompak dengan Inggris, saham-saham Jerman juga ditutup lebih rendah pada perdagangan waktu setempat. Dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt berkurang 152,81 poin atau 1,25% menjadi 12.107,48 poin.
Baca Juga: 15 Emiten Terancam Delisting dari BursaCommerzbank menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau &quot;blue chips&quot;, dengan sahamnya anjlok 4,46%.Diikuti oleh saham perusahaan media massa Eropa ProSiebenSat.1 serta perusahaan manufaktur dan elektronika Siemens, yang masing-masing kehilangan 3,36% dan 3,15%.Di sisi lain, dari 30 saham unggulan tercatat hanya dua saham yang berhasil membukukan kenaikan.
Baca Juga: Delisting 4 Emiten, Bos BEI: Kita Sudah Berikan Peringatan 40 KaliOperator perdagangan saham dan sekuritas grup Deutsche Boerse, mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 0,10%. Disusul oleh saham perusahaan kimia multinasional Linde yang menguat 0,06%. Perusahaan kimia dan farmasi multinasional Jerman Bayer merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 580,47 juta euro (USD712,41). (yau)</description><content:encoded>LONDON - Saham-saham Inggris berakhir melemah pada perdagangan Jumat (9/2/2018) waktu setempat, dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 78,26 poin atau 1,09% menjadi 7.092,43 poin.Perusahaan asuransi asal Inggris, Direct Line Insurance Group, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau &quot;blue chips&quot; dengan lonjakan 2,71%.Diikuti oleh saham Admiral Group dan Paddy Power Betfair, yang masing-masing naik 1,81% dan 1,56%.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Mixed Usai Mencetak Rekor TertinggiSementara itu, perusahaan bahan kimia khusus Inggris, Johnson Matthey, membukukan kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan anjlok 4,34%.Disusul perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional, Pearson, yang jatuh 3,26%. Serta Royal Bank of Scotland Group yang turun 3,21%.Kompak dengan Inggris, saham-saham Jerman juga ditutup lebih rendah pada perdagangan waktu setempat. Dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt berkurang 152,81 poin atau 1,25% menjadi 12.107,48 poin.
Baca Juga: 15 Emiten Terancam Delisting dari BursaCommerzbank menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau &quot;blue chips&quot;, dengan sahamnya anjlok 4,46%.Diikuti oleh saham perusahaan media massa Eropa ProSiebenSat.1 serta perusahaan manufaktur dan elektronika Siemens, yang masing-masing kehilangan 3,36% dan 3,15%.Di sisi lain, dari 30 saham unggulan tercatat hanya dua saham yang berhasil membukukan kenaikan.
Baca Juga: Delisting 4 Emiten, Bos BEI: Kita Sudah Berikan Peringatan 40 KaliOperator perdagangan saham dan sekuritas grup Deutsche Boerse, mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 0,10%. Disusul oleh saham perusahaan kimia multinasional Linde yang menguat 0,06%. Perusahaan kimia dan farmasi multinasional Jerman Bayer merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 580,47 juta euro (USD712,41). (yau)</content:encoded></item></channel></rss>
