<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lapangan Kerja Senjata Pamungkas Atasi Kemiskinan</title><description>Penciptaan lapangan kerja selama tiga tahun era Presiden Jokowi-JK masih belum bisa terpenuhi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/20/320/1861957/lapangan-kerja-senjata-pamungkas-atasi-kemiskinan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/02/20/320/1861957/lapangan-kerja-senjata-pamungkas-atasi-kemiskinan"/><item><title>Lapangan Kerja Senjata Pamungkas Atasi Kemiskinan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/20/320/1861957/lapangan-kerja-senjata-pamungkas-atasi-kemiskinan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/02/20/320/1861957/lapangan-kerja-senjata-pamungkas-atasi-kemiskinan</guid><pubDate>Selasa 20 Februari 2018 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/20/320/1861957/lapangan-kerja-kunci-berantas-kemiskinan-DzhJ1WQKe3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi Pers Indef (Foto: Feby Novalius/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/20/320/1861957/lapangan-kerja-kunci-berantas-kemiskinan-DzhJ1WQKe3.jpg</image><title>Konferensi Pers Indef (Foto: Feby Novalius/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penciptaan lapangan kerja selama tiga tahun era Presiden Jokowi-JK masih belum terpenuhi. Pertambahan penduduk bekerja era Jokowi sebesar 2,1 juta penduduk sedangkan SBY sebanyak 2,6 juta.
Ekonom Senior Indef Drajad H Wibowo mengatakan, penciptaan kerja merupakan pengubah ekonomi-politik yang sangat krusial. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan, kuncinya adalah pekerjaan.
&amp;nbsp;Baca juga: Negara dengan Perbudakan Modern, Ada di China hingga Uzbekistan
&quot;Pekerjaan adalah kuncinya bukan dengan program seperti bantuan langsung tunai seperti KIP dan sebagainya. Karena Itu program mengatasi sistemnya saja,&quot; tuturnya, dalam dialog, di Kantor Indef, Jakarta, Selasa (20/2/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: Gelar Aksi Cuci Pakaian, Ini 7 Tuntutan PRT untuk Menaker
Terlihat dalam data, di mana rata-rata penduduk bekerja pada masa tiga tahun pemerintahan Presiden Jokowi lebih rendah dibandingkan masa pemerintahan SBY-Boediono. Dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi 1%, era Presiden Jokowi menciptakan 426 ribu lapangan kerja, sedangkan SBY-Boediono menciptkan lapangan kerja 467 ribu.
&amp;nbsp;Baca juga: Kemudahan Izin Tenaga Kerja Asing Bakal Tingkatkan Pengangguran?
&quot;Masa pemerintahan Jokowi-JK 2,13 juta penduduk per tahun. Sedangkan di masa pemerintah Pak SBY mencapai 2,87 juta penduuk,&quot; tuturnya.
Dia menjelaskan, hitungan ini berdasarkan Indef yang diolah dari data BPS. Dengan perhitungan rasio penciptaan kerja sama dengan tamabahan penduduk bekerja per 1% pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan meningkatkan penduduk bekerja sebanyak 450 ribu penduduk. Jadi pada masa pemerintahan Jokowi-JK penciptaan kerja mengalami kinerja paling buruk.</description><content:encoded>JAKARTA - Penciptaan lapangan kerja selama tiga tahun era Presiden Jokowi-JK masih belum terpenuhi. Pertambahan penduduk bekerja era Jokowi sebesar 2,1 juta penduduk sedangkan SBY sebanyak 2,6 juta.
Ekonom Senior Indef Drajad H Wibowo mengatakan, penciptaan kerja merupakan pengubah ekonomi-politik yang sangat krusial. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan, kuncinya adalah pekerjaan.
&amp;nbsp;Baca juga: Negara dengan Perbudakan Modern, Ada di China hingga Uzbekistan
&quot;Pekerjaan adalah kuncinya bukan dengan program seperti bantuan langsung tunai seperti KIP dan sebagainya. Karena Itu program mengatasi sistemnya saja,&quot; tuturnya, dalam dialog, di Kantor Indef, Jakarta, Selasa (20/2/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: Gelar Aksi Cuci Pakaian, Ini 7 Tuntutan PRT untuk Menaker
Terlihat dalam data, di mana rata-rata penduduk bekerja pada masa tiga tahun pemerintahan Presiden Jokowi lebih rendah dibandingkan masa pemerintahan SBY-Boediono. Dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi 1%, era Presiden Jokowi menciptakan 426 ribu lapangan kerja, sedangkan SBY-Boediono menciptkan lapangan kerja 467 ribu.
&amp;nbsp;Baca juga: Kemudahan Izin Tenaga Kerja Asing Bakal Tingkatkan Pengangguran?
&quot;Masa pemerintahan Jokowi-JK 2,13 juta penduduk per tahun. Sedangkan di masa pemerintah Pak SBY mencapai 2,87 juta penduuk,&quot; tuturnya.
Dia menjelaskan, hitungan ini berdasarkan Indef yang diolah dari data BPS. Dengan perhitungan rasio penciptaan kerja sama dengan tamabahan penduduk bekerja per 1% pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan meningkatkan penduduk bekerja sebanyak 450 ribu penduduk. Jadi pada masa pemerintahan Jokowi-JK penciptaan kerja mengalami kinerja paling buruk.</content:encoded></item></channel></rss>
