<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bagaimana Cara Menghitung Premi Asuransi Mobil yang Benar?</title><description>Ada hal-hal yang perlu diperhatikan  agar asuransi yang Anda ambil menguntungkan di masa depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/26/11/1863780/bagaimana-cara-menghitung-premi-asuransi-mobil-yang-benar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/02/26/11/1863780/bagaimana-cara-menghitung-premi-asuransi-mobil-yang-benar"/><item><title>Bagaimana Cara Menghitung Premi Asuransi Mobil yang Benar?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/26/11/1863780/bagaimana-cara-menghitung-premi-asuransi-mobil-yang-benar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/02/26/11/1863780/bagaimana-cara-menghitung-premi-asuransi-mobil-yang-benar</guid><pubDate>Senin 26 Februari 2018 00:05 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/23/11/1863780/bagaimana-cara-menghitung-premi-asuransi-mobil-yang-benar-MPRv10g391.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/23/11/1863780/bagaimana-cara-menghitung-premi-asuransi-mobil-yang-benar-MPRv10g391.jpg</image><title></title></images><description>JUMLAH kendaraan bermotor saat ini mengalami peningkatan yang signifikan sehingga menjadi penyebab utama meningkatnya kemacetan. Kondisi ini dapat dilihat dari daerah yang memiliki titik kemacetan yang parah seperti Jakarta.
Selain meningkatkan kemacetan, peningkatan jumlah kendaraan juga menjadi faktor utama meningkatnya jumlah kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan tentunya menguras kocek Anda. Terlebih jika mengalami kecelakaan berat.
Untuk meminimalkan kerugian yang didapat, Anda perlu melindungi mobil kesayangan dengan asuransi. Dengan memiliki asuransi berarti Anda memindahkan resiko kepada pihak perusahaan asuransi. Jadi jika terjadi kerusakan mobil karena kecelakaan, biaya perbaikan mobil Anda akan ditanggung pihak asuransi.
Namun, memilih asuransi mobil tidak boleh asal-asalan. Ada hal-hal yang perlu diperhatikan  agar asuransi yang Anda ambil menguntungkan di masa depan.  Ada dua jenis asuransi mobil yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan.
Asuransi All Risk
Asuransi mobil all risk berbeda dengan asuransi TLO. Asuransi mobil all risk disebut juga asuransi komprehensif atau keseluruhan. Jenis asuransi mobil yang satu ini akan membayar klaim untuk segala jenis kerusakan, mulai dari kerusakan ringan, rusak berat, hingga kehilangan.
Sedangkan asuransi TLO, asuransi jenis ini tidak akan menanggung kerusakan dalam skala kecil yaitu hanya menanggung kerusakan di atas 75%. Untuk itu asuransi all risk memiliki pembiayaan lebih mahal daripada TLO.
Asuransi Total Lost Only (TLO)
Secara harfiah TLO memiliki pengertian hanya jika kehilangan total. Jadi, klaim asuransi dari asuransi hanya bisa diajukan ketika terjadi kehilangan total. Dalam asuransi mobil, yang dimaksud kehilangan total itu adalah kerusakan yang terjadi di atas 75% atau kehilangan pencurian ataupun karena perampasan. Jika kerusakan yang dialami kurang dari itu, maka Anda tidak akan mendapatkan ganti rugi atas kerusakan.
Patokan 75% sendiri diambil karena mobil dipastikan tidak dapat digunakan lagi. Kelebihannya, premi asuransi TLO lebih rendah dibandingkan asuransi mobil all risk.
Cara Mengetahui Premi Asuransi Mobil All Risk dan TLO
Setiap asuransi mobil memiliki kebijakan yang bervariatif. Umumnya, untuk menghitung premi asuransi mobil baik itu all risk atau TLO berdasarkan pada rate asuransi dikalikan harga mobil. Tidak hanya itu saja, faktor-faktor lain yang menentukan besarnya premi yaitu jenis, tahun, dan plat mobil. Ada juga beberapa perusahaan asuransi yang mempertimbangkan lokasi, usia pengemudi, jenis jaminan, hingga rekam jejak kredit.
Contoh:
Untuk premi asuransi TLO, rate asuransi mobil rata-rata 0,8 &amp;ndash; 1 persen. Misalnya, bila Anda memiliki mobil Toyota Avanza G/T Luxury seharga Rp193 juta dengan rate asuransi 0,8 persen, biaya yang harus dibayarkan sebagai berikut:
0,8% x Rp193.000.000,00 = Rp1.544.000,00
Sementara itu, rate asuransi mobil all risk rata-rata 2,5-3,5 persen. Asuransi tertentu bahkan menyediakan rate asuransi 1,5 persen untuk mobil berharga di atas Rp500 juta.
Untuk penghitungan premi asuransi yang harus dibayarkan, misalkan Anda akhirnya lebih memilih asuransi all risk dari pada TLO, dengan harga mobil Rp193.000.000,00. Kita ambil salah satu skema rate sebuah asuransi, yaitu 2,5 persen untuk mobil seharga Rp150.000.000,00 hingga Rp300.000.000,00.
Maka jumlah yang harus dibayarkan adalah:
2,5% x Rp193.000.000,00 = Rp4.825.000,00
Besaran biaya premi TLO maupun all risk di atas nantinya masih ditambah dengan biaya administrasi. Biasanya biaya administrasi kurang dari Rp50.000,00.
Berdasarkan perhitungan di atas, premi asuransi all risk 312% lebih banyak dari pada TLO. Anda perlu merogoh saku tiga kali lipat dari premi asuransi TLO bila ingin mendapatkan polis asuransi mobil all risk.
Jadi, baik asuransi all risk maupun asuransi TLO memiliki kelebihan dan kebaikan masing-masing. Sekarang Anda bisa mencari asuransi mobil secara online melalui laptop atau smartphone,hanya di Futuready.com. Ini merupakan cara cerdas berasuransi di jaman sekarang, cara belinya mudah, praktis dan aman.
Semakin cepat Anda begabung, semakin banyak manfaat yang diperoleh. Yuk kunjungi Futuready.com sekarang juga!

</description><content:encoded>JUMLAH kendaraan bermotor saat ini mengalami peningkatan yang signifikan sehingga menjadi penyebab utama meningkatnya kemacetan. Kondisi ini dapat dilihat dari daerah yang memiliki titik kemacetan yang parah seperti Jakarta.
Selain meningkatkan kemacetan, peningkatan jumlah kendaraan juga menjadi faktor utama meningkatnya jumlah kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan tentunya menguras kocek Anda. Terlebih jika mengalami kecelakaan berat.
Untuk meminimalkan kerugian yang didapat, Anda perlu melindungi mobil kesayangan dengan asuransi. Dengan memiliki asuransi berarti Anda memindahkan resiko kepada pihak perusahaan asuransi. Jadi jika terjadi kerusakan mobil karena kecelakaan, biaya perbaikan mobil Anda akan ditanggung pihak asuransi.
Namun, memilih asuransi mobil tidak boleh asal-asalan. Ada hal-hal yang perlu diperhatikan  agar asuransi yang Anda ambil menguntungkan di masa depan.  Ada dua jenis asuransi mobil yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan.
Asuransi All Risk
Asuransi mobil all risk berbeda dengan asuransi TLO. Asuransi mobil all risk disebut juga asuransi komprehensif atau keseluruhan. Jenis asuransi mobil yang satu ini akan membayar klaim untuk segala jenis kerusakan, mulai dari kerusakan ringan, rusak berat, hingga kehilangan.
Sedangkan asuransi TLO, asuransi jenis ini tidak akan menanggung kerusakan dalam skala kecil yaitu hanya menanggung kerusakan di atas 75%. Untuk itu asuransi all risk memiliki pembiayaan lebih mahal daripada TLO.
Asuransi Total Lost Only (TLO)
Secara harfiah TLO memiliki pengertian hanya jika kehilangan total. Jadi, klaim asuransi dari asuransi hanya bisa diajukan ketika terjadi kehilangan total. Dalam asuransi mobil, yang dimaksud kehilangan total itu adalah kerusakan yang terjadi di atas 75% atau kehilangan pencurian ataupun karena perampasan. Jika kerusakan yang dialami kurang dari itu, maka Anda tidak akan mendapatkan ganti rugi atas kerusakan.
Patokan 75% sendiri diambil karena mobil dipastikan tidak dapat digunakan lagi. Kelebihannya, premi asuransi TLO lebih rendah dibandingkan asuransi mobil all risk.
Cara Mengetahui Premi Asuransi Mobil All Risk dan TLO
Setiap asuransi mobil memiliki kebijakan yang bervariatif. Umumnya, untuk menghitung premi asuransi mobil baik itu all risk atau TLO berdasarkan pada rate asuransi dikalikan harga mobil. Tidak hanya itu saja, faktor-faktor lain yang menentukan besarnya premi yaitu jenis, tahun, dan plat mobil. Ada juga beberapa perusahaan asuransi yang mempertimbangkan lokasi, usia pengemudi, jenis jaminan, hingga rekam jejak kredit.
Contoh:
Untuk premi asuransi TLO, rate asuransi mobil rata-rata 0,8 &amp;ndash; 1 persen. Misalnya, bila Anda memiliki mobil Toyota Avanza G/T Luxury seharga Rp193 juta dengan rate asuransi 0,8 persen, biaya yang harus dibayarkan sebagai berikut:
0,8% x Rp193.000.000,00 = Rp1.544.000,00
Sementara itu, rate asuransi mobil all risk rata-rata 2,5-3,5 persen. Asuransi tertentu bahkan menyediakan rate asuransi 1,5 persen untuk mobil berharga di atas Rp500 juta.
Untuk penghitungan premi asuransi yang harus dibayarkan, misalkan Anda akhirnya lebih memilih asuransi all risk dari pada TLO, dengan harga mobil Rp193.000.000,00. Kita ambil salah satu skema rate sebuah asuransi, yaitu 2,5 persen untuk mobil seharga Rp150.000.000,00 hingga Rp300.000.000,00.
Maka jumlah yang harus dibayarkan adalah:
2,5% x Rp193.000.000,00 = Rp4.825.000,00
Besaran biaya premi TLO maupun all risk di atas nantinya masih ditambah dengan biaya administrasi. Biasanya biaya administrasi kurang dari Rp50.000,00.
Berdasarkan perhitungan di atas, premi asuransi all risk 312% lebih banyak dari pada TLO. Anda perlu merogoh saku tiga kali lipat dari premi asuransi TLO bila ingin mendapatkan polis asuransi mobil all risk.
Jadi, baik asuransi all risk maupun asuransi TLO memiliki kelebihan dan kebaikan masing-masing. Sekarang Anda bisa mencari asuransi mobil secara online melalui laptop atau smartphone,hanya di Futuready.com. Ini merupakan cara cerdas berasuransi di jaman sekarang, cara belinya mudah, praktis dan aman.
Semakin cepat Anda begabung, semakin banyak manfaat yang diperoleh. Yuk kunjungi Futuready.com sekarang juga!

</content:encoded></item></channel></rss>
