<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Februari Diprediksi 0,17% Didorong Harga Beras hingga Cabai Rawit</title><description>Inflasi atau indeks harga konsumen sepanjang Februari 2018 diperkirakan mencapai 0,17% (month to month) atau 3,19% (yoy).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/28/20/1866225/inflasi-februari-diprediksi-0-17-didorong-harga-beras-hingga-cabai-rawit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/02/28/20/1866225/inflasi-februari-diprediksi-0-17-didorong-harga-beras-hingga-cabai-rawit"/><item><title>Inflasi Februari Diprediksi 0,17% Didorong Harga Beras hingga Cabai Rawit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/02/28/20/1866225/inflasi-februari-diprediksi-0-17-didorong-harga-beras-hingga-cabai-rawit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/02/28/20/1866225/inflasi-februari-diprediksi-0-17-didorong-harga-beras-hingga-cabai-rawit</guid><pubDate>Rabu 28 Februari 2018 21:52 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/28/20/1866225/inflasi-februari-diprediksi-0-17-didorong-harga-beras-hingga-cabai-rawit-YH8dUURo1L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/28/20/1866225/inflasi-februari-diprediksi-0-17-didorong-harga-beras-hingga-cabai-rawit-YH8dUURo1L.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Inflasi atau indeks harga konsumen sepanjang Februari 2018 diperkirakan mencapai 0,17% (month to month) atau 3,19% (yoy). Inflasi ini lebih rendah dari realisasi Januari 2018 sebesar 0,62% dan Februari 2017 (yoy) sebesar 0,23%.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, inflasi di bulan kedua tahun ini masih disebabkan oleh harga bahan pokok yang tidak menentu. Sementara itu, inflasi inti cenderung terkendali sebesar 2,60% (yoy).
&amp;nbsp;Baca juga: Inflasi Februari Diprediksi 0,15%, Didorong Harga Pangan
&quot;Inflasi volatile food meningkat seiring kenaikan harga komoditas pangan antara lain beras, cabai merah keriting, cabai rawit serta bawang merah dan bawang putih,&quot; ungkap Josua kepada Okezone, Rabu (28/2/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: BI Prediksi Inflasi Minggu Ketiga Februari Capai 0,19%
Menurutnya, meski ada inflasi tapi ada juga beberapa komoditas pangan lainnya yang turun dan menyumbang deflasi seperti daging ayam, telur ayam dan minyak goreng curah.
Baca juga: Inflasi Februari Masih Tertekan Harga Beras, Walau Tidak Sebesar Januari
Sementara, inflasi dari harga yang ditetapkan pemerintah (administered price) diperkirakan akan didorong oleh kenaikan harga Pertamax masing-masing sebesar 3,3% (mtm) yang berkontribus relative kecil yakni sekitar 0,01%-0,02%.

&quot;Namun, dampak dari high base pada periode bulan Februari 2017 seiring dengan kenaikan tarif listrik juga akan cenderung menekan inflasi administered prices pada bulan Februari 2018,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Inflasi atau indeks harga konsumen sepanjang Februari 2018 diperkirakan mencapai 0,17% (month to month) atau 3,19% (yoy). Inflasi ini lebih rendah dari realisasi Januari 2018 sebesar 0,62% dan Februari 2017 (yoy) sebesar 0,23%.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, inflasi di bulan kedua tahun ini masih disebabkan oleh harga bahan pokok yang tidak menentu. Sementara itu, inflasi inti cenderung terkendali sebesar 2,60% (yoy).
&amp;nbsp;Baca juga: Inflasi Februari Diprediksi 0,15%, Didorong Harga Pangan
&quot;Inflasi volatile food meningkat seiring kenaikan harga komoditas pangan antara lain beras, cabai merah keriting, cabai rawit serta bawang merah dan bawang putih,&quot; ungkap Josua kepada Okezone, Rabu (28/2/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: BI Prediksi Inflasi Minggu Ketiga Februari Capai 0,19%
Menurutnya, meski ada inflasi tapi ada juga beberapa komoditas pangan lainnya yang turun dan menyumbang deflasi seperti daging ayam, telur ayam dan minyak goreng curah.
Baca juga: Inflasi Februari Masih Tertekan Harga Beras, Walau Tidak Sebesar Januari
Sementara, inflasi dari harga yang ditetapkan pemerintah (administered price) diperkirakan akan didorong oleh kenaikan harga Pertamax masing-masing sebesar 3,3% (mtm) yang berkontribus relative kecil yakni sekitar 0,01%-0,02%.

&quot;Namun, dampak dari high base pada periode bulan Februari 2017 seiring dengan kenaikan tarif listrik juga akan cenderung menekan inflasi administered prices pada bulan Februari 2018,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
