<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembebasan Lahan Runway Soekarno Hatta Baru 100 Hektare</title><description>Nantinya Angkasa Pura II sebagai Operator akan menambah satu Runway lagi dengan panjang 3.000 meter.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/04/320/1867704/pembebasan-lahan-runway-soekarno-hatta-baru-100-hektare</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/03/04/320/1867704/pembebasan-lahan-runway-soekarno-hatta-baru-100-hektare"/><item><title>Pembebasan Lahan Runway Soekarno Hatta Baru 100 Hektare</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/04/320/1867704/pembebasan-lahan-runway-soekarno-hatta-baru-100-hektare</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/03/04/320/1867704/pembebasan-lahan-runway-soekarno-hatta-baru-100-hektare</guid><pubDate>Minggu 04 Maret 2018 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/04/320/1867704/pembebasan-lahan-runway-soekarno-hatta-baru-100-hektare-azTohRI7sE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara Soetta. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/04/320/1867704/pembebasan-lahan-runway-soekarno-hatta-baru-100-hektare-azTohRI7sE.jpg</image><title>Bandara Soetta. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berniat untuk mengembangkan Bandara Soekarno Hatta. Pasalnya, Bandara Soeakrno Hatta, merupakan salah satu bandara yang tersibuk di Indonesia.

Salah satunya adalah dengan melakukan penambahan Runway pesawat. Nantinya Angkasa Pura II sebagai Operator akan menambah satu Runway lagi dengan panjang 3.000 meter.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaludin mengatakan, saat ini progres pembebasan lahan untuk pembangunan Runway III telah mencapai 100 hektare. Sementara total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan itu sebesar 216 hektare.

Awal menargetkan pada bulan September 2018 masalah pembebasan lahan sudah rampung seluruhnya. Sehingga pembangunan Runway 3 Soekarno Hatta bisa rampung di tahun 2019.

Baca Juga: Ini Alasan Tarif Jasa Layanan Penumpang Bandara Soetta Naik

Target pembebasan lahan seluruhnya tadi saya sudah bilang, jadi kami menargetkan sekitar September 2018 sudah selesai semua. Alhamdulillah perolehan lahan kita tembus 100 hektare dari rencana 216 hektare,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Jakarta, Sabtu (3/3/2018).

Menurut Awal, saat ini dirinya tengah membangun taxiway (jalur penghubung pergerakan pesawat) sambil menunggu pembebasan lahan rampung sepenuhnya. Sehingga, pengerjaan landasan pacu pesawat tersebut bisa rampung sesuai target yakni pada tahun 2019.

&amp;ldquo;Jadi taxiway sudah mulai sejak 1 Desember 2017 kemarin. Jadi kita cicil sambil menunggu pembebasan lahan selesai,&amp;rdquo; ucapnya.

Berdasarkan data PT Angkasa Pura II, Runway III Bandara Internasional Soetta nantinya memiliki dimensi 3.000 meter x 60 meter sehingga pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777 dapat mendarat. Adapun dana yang disiapkan untuk pembangunan Runway III sebesar Rp 1,8 triliun.

Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, adanya Runway baru tersebut diharapkan jumlah movement yang akan didapatkan bisa lebih tinggi dibandingkan saat ini. Karena, pesawat bisa lebih banyak lagi yang akan mendarat di Bandara Soekarno Hatta.&amp;nbsp;&amp;nbsp;

Baca Juga: Pembangunan Runway Ketiga Bandara Soekarno Hatta Rampung 2019

&quot;Kita ingin memperbaiki movement di sini dengan melakukan berbagai hal. Kita nanti akan membangun Runway ketiga, nanti kita akan mendapatkan keuntungan, mendapatkan movement yang jauh lebih tinggi di atas 100. Runway 3 itu sendiri tidak independen. Ada satu kondisi, jaraknya tidak lebih dari 250 meter. Tapi pada saat itu Soetta akan lebih baik, lebih safety terutama dari segi maintenance,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;

Saat ini lanjut Budi, pesawat yang masuk ke Bandara Soekarno Hatta harus dibatasi karena terbatasnya Runway. Apalagi di saat Runway tersebut maintance maka pesawat harus rela antre karena hanya satu Runway saja yang bisa digunakan.&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Kalau sekarang ini kalau kita lagi maintenance, kita ambil dengan tetap dipergunakan. Kalau nanti begitu ada satu maintenance, kita pakai 2, yang satu di-maintenance. Ini karena Ibu Kota, kita harus pastikan proses maintenance itu berjalan baik,&quot; jelasnya.

(ulf)</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berniat untuk mengembangkan Bandara Soekarno Hatta. Pasalnya, Bandara Soeakrno Hatta, merupakan salah satu bandara yang tersibuk di Indonesia.

Salah satunya adalah dengan melakukan penambahan Runway pesawat. Nantinya Angkasa Pura II sebagai Operator akan menambah satu Runway lagi dengan panjang 3.000 meter.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaludin mengatakan, saat ini progres pembebasan lahan untuk pembangunan Runway III telah mencapai 100 hektare. Sementara total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan itu sebesar 216 hektare.

Awal menargetkan pada bulan September 2018 masalah pembebasan lahan sudah rampung seluruhnya. Sehingga pembangunan Runway 3 Soekarno Hatta bisa rampung di tahun 2019.

Baca Juga: Ini Alasan Tarif Jasa Layanan Penumpang Bandara Soetta Naik

Target pembebasan lahan seluruhnya tadi saya sudah bilang, jadi kami menargetkan sekitar September 2018 sudah selesai semua. Alhamdulillah perolehan lahan kita tembus 100 hektare dari rencana 216 hektare,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Jakarta, Sabtu (3/3/2018).

Menurut Awal, saat ini dirinya tengah membangun taxiway (jalur penghubung pergerakan pesawat) sambil menunggu pembebasan lahan rampung sepenuhnya. Sehingga, pengerjaan landasan pacu pesawat tersebut bisa rampung sesuai target yakni pada tahun 2019.

&amp;ldquo;Jadi taxiway sudah mulai sejak 1 Desember 2017 kemarin. Jadi kita cicil sambil menunggu pembebasan lahan selesai,&amp;rdquo; ucapnya.

Berdasarkan data PT Angkasa Pura II, Runway III Bandara Internasional Soetta nantinya memiliki dimensi 3.000 meter x 60 meter sehingga pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777 dapat mendarat. Adapun dana yang disiapkan untuk pembangunan Runway III sebesar Rp 1,8 triliun.

Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, adanya Runway baru tersebut diharapkan jumlah movement yang akan didapatkan bisa lebih tinggi dibandingkan saat ini. Karena, pesawat bisa lebih banyak lagi yang akan mendarat di Bandara Soekarno Hatta.&amp;nbsp;&amp;nbsp;

Baca Juga: Pembangunan Runway Ketiga Bandara Soekarno Hatta Rampung 2019

&quot;Kita ingin memperbaiki movement di sini dengan melakukan berbagai hal. Kita nanti akan membangun Runway ketiga, nanti kita akan mendapatkan keuntungan, mendapatkan movement yang jauh lebih tinggi di atas 100. Runway 3 itu sendiri tidak independen. Ada satu kondisi, jaraknya tidak lebih dari 250 meter. Tapi pada saat itu Soetta akan lebih baik, lebih safety terutama dari segi maintenance,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;

Saat ini lanjut Budi, pesawat yang masuk ke Bandara Soekarno Hatta harus dibatasi karena terbatasnya Runway. Apalagi di saat Runway tersebut maintance maka pesawat harus rela antre karena hanya satu Runway saja yang bisa digunakan.&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Kalau sekarang ini kalau kita lagi maintenance, kita ambil dengan tetap dipergunakan. Kalau nanti begitu ada satu maintenance, kita pakai 2, yang satu di-maintenance. Ini karena Ibu Kota, kita harus pastikan proses maintenance itu berjalan baik,&quot; jelasnya.

(ulf)</content:encoded></item></channel></rss>
