<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   China Dominasi Miliarder Perempuan, Zhou Qunfei Juaranya dengan Kekayaan Rp134 Triliun</title><description>China mendominasi miliarder perempuan yang merintis kekayaan dari jerih payah dan keringat sendiri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/09/320/1870090/china-dominasi-miliarder-perempuan-zhou-qunfei-juaranya-dengan-kekayaan-rp134-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/03/09/320/1870090/china-dominasi-miliarder-perempuan-zhou-qunfei-juaranya-dengan-kekayaan-rp134-triliun"/><item><title>   China Dominasi Miliarder Perempuan, Zhou Qunfei Juaranya dengan Kekayaan Rp134 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/09/320/1870090/china-dominasi-miliarder-perempuan-zhou-qunfei-juaranya-dengan-kekayaan-rp134-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/03/09/320/1870090/china-dominasi-miliarder-perempuan-zhou-qunfei-juaranya-dengan-kekayaan-rp134-triliun</guid><pubDate>Jum'at 09 Maret 2018 10:01 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/09/320/1870090/china-dominasi-miliarder-perempuan-zhou-qunfei-juaranya-dengan-kekayaan-rp134-triliun-RunU2mCLrj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Koran Sindo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/09/320/1870090/china-dominasi-miliarder-perempuan-zhou-qunfei-juaranya-dengan-kekayaan-rp134-triliun-RunU2mCLrj.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Koran Sindo</title></images><description>BEIJING &amp;ndash; China mendominasi miliarder perempuan yang merintis kekayaan dari jerih payah dan keringat sendiri. China memiliki lima dari 10 besar miliarder perempuan yang memulai bisnis sendiri.
Hal itu menunjukkan kalau China merupakan gudang miliarder perempuan berusaha sendiri dan bukan hasil dari warisan sang orang tua. Zhou Qunfei, perempuan yang mendirikan perusahaan lensa untuk laptop dan ponsel pintar, menjadi miliarder perempuan terkaya memiliki usaha sendiri.
Zhou memiliki kekayaan USD9,8 miliar (Rp134 triliun). Perusahaan yang didirikan Zhou, Lens Technology, mendapatkan kontrak dari perusahaan teknologi raksasa, seperti Apple dan Samsung. Zhou yang berasal dari latar belakang keluarga miskin juga masuk daftar miliarder versi Forbes pekan ini pada peringkat ke-16. Zhou mampu mengalahkan pengembang real estate berbasis di Beijing, Chen Lihua memiliki kekayaan USD8,1 miliar (Rp110 triliun).
Chen yang memimpin Fu Wah International hanya menduduki posisi ketiga setelah kekayaan berubah sejak 2017 silam.
&amp;rdquo;Terdapat 184 miliarder perempuan yang merintis kekayaan sendiri. Itu naik dari 154 miliarder perempuan tahun lalu,&amp;rdquo; ungkap Rupert Hoogewerf, chairman dan kepala peneliti Hurun Report.
&amp;rdquo;Sebanyak 78% dari total miliarder tersebut berasal dari China,&amp;rdquo; ujarnya.
Hoogewerf mengungkapkan miliarder perempuan terkaya yang membangun bisnis sendiri adalah Zhou Qunfei. &amp;rdquo;Perempuan China mendominasi sebagai wanita paling sukses dalam bisnis,&amp;rdquo; kata Hoogewerf.
Siapa sebenarnya Zhou? The NewYork Times menyebut Zhou sebagai satu-satunya miliarder perempuan China yang kaya raya atas jerih payahnya sendiri.
Zhou juga kerap bepergian ke Silicon Valley dan Seoul untuk menggelar transaksi bisnis. Dia juga menyambut Presiden China Xi Jinping yang pernah mengunjungi pabrik Lens Technology. Namanya jauh dari tuduhan korupsi di China.
Sebagai pengusaha yang berangkat dari bawah, Zhou tidak segan turun ke pabrik. Dia mampu menjelaskan detail kinerja berbagai mesin. Dia me ngetahui detail tentang berbagai seluk beluk berbagai bentuk bidang pekerjaan di pabriknya. Itu hal yang tidak mengejutkan.
Selama bertahun-tahun dia bekerja sebagai buruh di pabrik. Zhou mampu bertransformasi dari seorang buruh menjadi miliarder kelas dunia yang memiliki pabrik bernilai miliar an dolar dengan teknologi tinggi. Lens Technology menjadi penyuplai kaca penutup untuk laptop, tablet, dan ponsel.
Pada tahun ini pabrik tersebut memproduksi lebih dari satu miliar layar lensa. Ada hal berbeda melekat pada Zhou. Dia bukan miliarder yang menjadi selebriti seperti Jack Ma, pendiri perusahaan e-commerce Alibaba. Zhou tidak dikenal publik sebelum perusahaannya go public. Dia juga memang tidak terlalu suka berbicara di depan media.Sedangkan posisi kedua ditempati Wu Yajun dari Chongqin. Dia memiliki  kekayaan senilai USD9,3 miliar (Rp127 triliun) setelahmengalami  peningkat an kekayaan 83% dalam 12 bulan terakhir. Wu lahir dari  keluarga biasanya. Setelah lulus kuliah, dia bekerja di pabrik.
Dia juga pernah menjadi jurnalis. Hingga kemudian dia memilih  mendirikan perusahaan real estate Chongqing Zhong jianke de ngan modal  10 juta yuan pada 1995. Perusahaan itu diubah namanya menjadi Longfor  Properties yang berkem bang dan beroperasi di Chengdu, Beijing,  Shanghai, Changzhou, dan Dalian.
Kemudian Chen Lihua merupakan pendiri perusahaan real estate Fu Wah  International. Dia dijuluki sebagai Ratu Real Eastet di Beijing. Dia  memiliki sejumlah properti di lokasi utama di Beijing. Dia memiliki  keturunan dari keluarga kerajaan Dinasti Manchu Qing. Dia juga masih  mengoleksi benda unik dari di nasti yang merupakan leluhurnya.
Pada usia 41 tahun, Chen hijrah ke Hong Kong. Tapi, Fu Wah  International memiliki kantor pusat di Hong Kong. Dia memilih  mengembangkan Beijing karena prospek indus tri properti di sana berkem  bang pesat. Dikenal memiliki kemampuan sosial yang baik, dia memiliki  lokasi properti elite seperti dekat dengan Lapangan Tiananmen.
Kemudian miliarder perem puan lainnya adalah CEO maskapai penerbangan  Vietnam VietJet, Nguyen Thi Phuong Thao. Dia adalah pemain baru dalam  daftar orang terkaya versi Hurun dengan kekayaan USD2,8 miliar. Nguyen  Thi Phuong Thao mendiri VietJet sebagai maskapai dengan biaya hemat dari  Vietnam. Maskapai itu pertama kali diluncurkan pada Desember 2011 dan  beroperasi di Vietnam.
Dia menggebrak de ngan menghadirkan pramu gari berbikini di pesawat.  Maskapai VietJet Air melayani 300 penerbangan setiap hari dan 40%  beroperasi di dalam negeri.
Kalau di India dengan jumlah penduduk sangat banyak, ternyata hanya  memiliki satu miliarder perempuan, yakni Kiran Mazumdar-Shaw yang  menjalankan perusahaan farmasi Biocon. Kiran pernah masuk dalam  perempuan paling berpengaruh versi Forbes pada 2015, 2016, dan 2017. Dia  juga pemilik perusahaan biotekno logi, Biocon, berbasis di Bangalore,  India. Perusahaannya mem produksi beragam obat mulai dari generik hingga  obat kanker. (Andika Hendra)</description><content:encoded>BEIJING &amp;ndash; China mendominasi miliarder perempuan yang merintis kekayaan dari jerih payah dan keringat sendiri. China memiliki lima dari 10 besar miliarder perempuan yang memulai bisnis sendiri.
Hal itu menunjukkan kalau China merupakan gudang miliarder perempuan berusaha sendiri dan bukan hasil dari warisan sang orang tua. Zhou Qunfei, perempuan yang mendirikan perusahaan lensa untuk laptop dan ponsel pintar, menjadi miliarder perempuan terkaya memiliki usaha sendiri.
Zhou memiliki kekayaan USD9,8 miliar (Rp134 triliun). Perusahaan yang didirikan Zhou, Lens Technology, mendapatkan kontrak dari perusahaan teknologi raksasa, seperti Apple dan Samsung. Zhou yang berasal dari latar belakang keluarga miskin juga masuk daftar miliarder versi Forbes pekan ini pada peringkat ke-16. Zhou mampu mengalahkan pengembang real estate berbasis di Beijing, Chen Lihua memiliki kekayaan USD8,1 miliar (Rp110 triliun).
Chen yang memimpin Fu Wah International hanya menduduki posisi ketiga setelah kekayaan berubah sejak 2017 silam.
&amp;rdquo;Terdapat 184 miliarder perempuan yang merintis kekayaan sendiri. Itu naik dari 154 miliarder perempuan tahun lalu,&amp;rdquo; ungkap Rupert Hoogewerf, chairman dan kepala peneliti Hurun Report.
&amp;rdquo;Sebanyak 78% dari total miliarder tersebut berasal dari China,&amp;rdquo; ujarnya.
Hoogewerf mengungkapkan miliarder perempuan terkaya yang membangun bisnis sendiri adalah Zhou Qunfei. &amp;rdquo;Perempuan China mendominasi sebagai wanita paling sukses dalam bisnis,&amp;rdquo; kata Hoogewerf.
Siapa sebenarnya Zhou? The NewYork Times menyebut Zhou sebagai satu-satunya miliarder perempuan China yang kaya raya atas jerih payahnya sendiri.
Zhou juga kerap bepergian ke Silicon Valley dan Seoul untuk menggelar transaksi bisnis. Dia juga menyambut Presiden China Xi Jinping yang pernah mengunjungi pabrik Lens Technology. Namanya jauh dari tuduhan korupsi di China.
Sebagai pengusaha yang berangkat dari bawah, Zhou tidak segan turun ke pabrik. Dia mampu menjelaskan detail kinerja berbagai mesin. Dia me ngetahui detail tentang berbagai seluk beluk berbagai bentuk bidang pekerjaan di pabriknya. Itu hal yang tidak mengejutkan.
Selama bertahun-tahun dia bekerja sebagai buruh di pabrik. Zhou mampu bertransformasi dari seorang buruh menjadi miliarder kelas dunia yang memiliki pabrik bernilai miliar an dolar dengan teknologi tinggi. Lens Technology menjadi penyuplai kaca penutup untuk laptop, tablet, dan ponsel.
Pada tahun ini pabrik tersebut memproduksi lebih dari satu miliar layar lensa. Ada hal berbeda melekat pada Zhou. Dia bukan miliarder yang menjadi selebriti seperti Jack Ma, pendiri perusahaan e-commerce Alibaba. Zhou tidak dikenal publik sebelum perusahaannya go public. Dia juga memang tidak terlalu suka berbicara di depan media.Sedangkan posisi kedua ditempati Wu Yajun dari Chongqin. Dia memiliki  kekayaan senilai USD9,3 miliar (Rp127 triliun) setelahmengalami  peningkat an kekayaan 83% dalam 12 bulan terakhir. Wu lahir dari  keluarga biasanya. Setelah lulus kuliah, dia bekerja di pabrik.
Dia juga pernah menjadi jurnalis. Hingga kemudian dia memilih  mendirikan perusahaan real estate Chongqing Zhong jianke de ngan modal  10 juta yuan pada 1995. Perusahaan itu diubah namanya menjadi Longfor  Properties yang berkem bang dan beroperasi di Chengdu, Beijing,  Shanghai, Changzhou, dan Dalian.
Kemudian Chen Lihua merupakan pendiri perusahaan real estate Fu Wah  International. Dia dijuluki sebagai Ratu Real Eastet di Beijing. Dia  memiliki sejumlah properti di lokasi utama di Beijing. Dia memiliki  keturunan dari keluarga kerajaan Dinasti Manchu Qing. Dia juga masih  mengoleksi benda unik dari di nasti yang merupakan leluhurnya.
Pada usia 41 tahun, Chen hijrah ke Hong Kong. Tapi, Fu Wah  International memiliki kantor pusat di Hong Kong. Dia memilih  mengembangkan Beijing karena prospek indus tri properti di sana berkem  bang pesat. Dikenal memiliki kemampuan sosial yang baik, dia memiliki  lokasi properti elite seperti dekat dengan Lapangan Tiananmen.
Kemudian miliarder perem puan lainnya adalah CEO maskapai penerbangan  Vietnam VietJet, Nguyen Thi Phuong Thao. Dia adalah pemain baru dalam  daftar orang terkaya versi Hurun dengan kekayaan USD2,8 miliar. Nguyen  Thi Phuong Thao mendiri VietJet sebagai maskapai dengan biaya hemat dari  Vietnam. Maskapai itu pertama kali diluncurkan pada Desember 2011 dan  beroperasi di Vietnam.
Dia menggebrak de ngan menghadirkan pramu gari berbikini di pesawat.  Maskapai VietJet Air melayani 300 penerbangan setiap hari dan 40%  beroperasi di dalam negeri.
Kalau di India dengan jumlah penduduk sangat banyak, ternyata hanya  memiliki satu miliarder perempuan, yakni Kiran Mazumdar-Shaw yang  menjalankan perusahaan farmasi Biocon. Kiran pernah masuk dalam  perempuan paling berpengaruh versi Forbes pada 2015, 2016, dan 2017. Dia  juga pemilik perusahaan biotekno logi, Biocon, berbasis di Bangalore,  India. Perusahaannya mem produksi beragam obat mulai dari generik hingga  obat kanker. (Andika Hendra)</content:encoded></item></channel></rss>
