<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disubsidi, Menhub dan Kapolri Pantau Pembuatan SIM A Umum di Yogyakarta </title><description>Menteri Perhubungan bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau pembuatan SIM A umum kolektif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/11/320/1871015/disubsidi-menhub-dan-kapolri-pantau-pembuatan-sim-a-umum-di-yogyakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/03/11/320/1871015/disubsidi-menhub-dan-kapolri-pantau-pembuatan-sim-a-umum-di-yogyakarta"/><item><title>Disubsidi, Menhub dan Kapolri Pantau Pembuatan SIM A Umum di Yogyakarta </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/11/320/1871015/disubsidi-menhub-dan-kapolri-pantau-pembuatan-sim-a-umum-di-yogyakarta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/03/11/320/1871015/disubsidi-menhub-dan-kapolri-pantau-pembuatan-sim-a-umum-di-yogyakarta</guid><pubDate>Minggu 11 Maret 2018 14:37 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/11/320/1871015/disubsidi-menhub-dan-kapolri-pantau-pembuatan-sim-a-umum-di-yogyakarta-VhzRVz05TV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perhubungan Budi Karya cek kesiapan SIM A Umum (Foto: Feby Novalius/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/11/320/1871015/disubsidi-menhub-dan-kapolri-pantau-pembuatan-sim-a-umum-di-yogyakarta-VhzRVz05TV.jpg</image><title>Menteri Perhubungan Budi Karya cek kesiapan SIM A Umum (Foto: Feby Novalius/Okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA - Menteri Perhubungan bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau pembuatan SIM A umum kolektif. Acara tersebut dilaksanakan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM, Polres Yogyakarta.

Asal tahu saja, SIM A Umum menjadi salah satu syarat mutlak kepada seluruh driver online sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.
&amp;nbsp;Baca juga: Kuota Taksi Online Dibatasi dan Moratorium Sopir Baru
Budi Karya mengimbau, para driver online untuk memiliki SIM A Umum. Hal tersebut sebagai suatu mandat keselamatan dan pelayanan terhadap penumpang.

&quot;Driver supaya wajib memiliki SIM A Umum. Sebab demi penumpang dan keselamatannya,&quot; tuturnya, di Yogyakarta, Minggu (11/3/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: Kemenhub Gratiskan Uji KIR Taksi Online dan Konvensional
Di samping itu, Budi mengatakan, selama program SIM A Umum kolektif ini, pemerintah telah memberikan subsidi dari dana APBN. Sehingga yang tarif SIM yang tadi Rp170.000, hanya dibayar sebesar Rp100.000.

&quot;Ini semua berlaku di 10 kota di Indonesia. Saya imbau driver online memanfaatkan dalam 1 bulan ini,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Temui Menko Luhut, Menhub Lapor Uji KIR Gratis di 10 Kota
Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menambahkan, para driver online harus mengikuti aturan-aturan yang sudah ditetapkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Pembuatan SIM A Umum juga sebagai syarat penyamarataan dengan pengendaraan angkutan konvensional.

&quot;Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi yang berkembang ke taksi online. Tapi secata aturan, teman-teman taksi online juga harus mengikutinya. Publik mendukung, karena itu pelayanan dan keselamatan harus diutamakan,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Menteri Perhubungan bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau pembuatan SIM A umum kolektif. Acara tersebut dilaksanakan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM, Polres Yogyakarta.

Asal tahu saja, SIM A Umum menjadi salah satu syarat mutlak kepada seluruh driver online sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.
&amp;nbsp;Baca juga: Kuota Taksi Online Dibatasi dan Moratorium Sopir Baru
Budi Karya mengimbau, para driver online untuk memiliki SIM A Umum. Hal tersebut sebagai suatu mandat keselamatan dan pelayanan terhadap penumpang.

&quot;Driver supaya wajib memiliki SIM A Umum. Sebab demi penumpang dan keselamatannya,&quot; tuturnya, di Yogyakarta, Minggu (11/3/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: Kemenhub Gratiskan Uji KIR Taksi Online dan Konvensional
Di samping itu, Budi mengatakan, selama program SIM A Umum kolektif ini, pemerintah telah memberikan subsidi dari dana APBN. Sehingga yang tarif SIM yang tadi Rp170.000, hanya dibayar sebesar Rp100.000.

&quot;Ini semua berlaku di 10 kota di Indonesia. Saya imbau driver online memanfaatkan dalam 1 bulan ini,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Temui Menko Luhut, Menhub Lapor Uji KIR Gratis di 10 Kota
Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menambahkan, para driver online harus mengikuti aturan-aturan yang sudah ditetapkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Pembuatan SIM A Umum juga sebagai syarat penyamarataan dengan pengendaraan angkutan konvensional.

&quot;Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi yang berkembang ke taksi online. Tapi secata aturan, teman-teman taksi online juga harus mengikutinya. Publik mendukung, karena itu pelayanan dan keselamatan harus diutamakan,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
