<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kawasan Pertambangan di Bogor Bakal Jadi Geopark</title><description>PT Antam Tbk siap mewujudkan kawasan bekas tambang seluas 6.047 hektare  sebagai objek wisata keluarga dengan konsep Agrogeoedutourism.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/13/470/1871915/kawasan-pertambangan-di-bogor-bakal-jadi-geopark</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/03/13/470/1871915/kawasan-pertambangan-di-bogor-bakal-jadi-geopark"/><item><title>Kawasan Pertambangan di Bogor Bakal Jadi Geopark</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/13/470/1871915/kawasan-pertambangan-di-bogor-bakal-jadi-geopark</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/03/13/470/1871915/kawasan-pertambangan-di-bogor-bakal-jadi-geopark</guid><pubDate>Selasa 13 Maret 2018 10:53 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/13/470/1871915/kawasan-pertambangan-di-bogor-bakal-jadi-geopark-0egFFomtyX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Koran Sindo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/13/470/1871915/kawasan-pertambangan-di-bogor-bakal-jadi-geopark-0egFFomtyX.jpg</image><title>Foto: Koran Sindo</title></images><description>BOGOR - Tiga tahun menjelang habisnya izin eksplorasi, tepatnya pada 2021 mendatang, PT Antam Tbk siap mewujudkan kawasan bekas tambang seluas 6.047 hektare sebagai objek wisata keluarga dengan konsep Agrogeoedutourism.&amp;nbsp;
Menurut Kepala Humas PT Aneka Tambang (Antam) Tbk UBPE Pongkor Agus Setiyono, pihaknya sejak dua tahun terakhir ini tengah membangun kawasan wisata yang berada di area kawasan Gunung Pongkor. Salah satunya adalah pembangunan kawasan Taman Buah Cikaret di Desa Bantar Karet. Di dalamnya terdapat Curug Cikaret dan beberapa tempat lainnya.
&quot;Saat ini sedang dilakukan pembangunan tempat wisata di beberapa desa yang ada di Kecamatan Nanggung. Ini wujud program PT Antam, yakni Agrogeoedutourism yang diharapkan sejalan dengan usulan Geopark Pongkor,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;
Baca Juga: Kadin Dukung Pembentukan Bauxite Club  Selain itu, pihaknya juga masih melakukan pengembangan objek wisata Taman Buah Cikaret. Bahkan, Antam pun sedang menata keberadaan Agrogeoedutourism atau Wisata Tambang Bawah Tanah yang sudah dibangun berupa museum tambang Pongkor. Wisata tambang bawah tanah ini merupakan yang pertama di Indonesia yang dirancang Antam UBPE Pongkor dalam persiapan setelah tambang 2021. Hal ini merupakan komitmen Antam dalam upaya menjadikan Pongkor sebagai tempat wisata, yang dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat sekitar lokasi tambang.&amp;nbsp;  Menurut dia, sesuai dengan regulasi yang berlaku, Antam memiliki kewajiban melaksanakan program setelah tambang di akhir masa berlakunya Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk mengembalikan keadaan kawasan seperti semula dan menciptakan seusai tambang yang berkelanjutan dengan tujuan menjaga kelestarian lingkungan serta memberikan peranan bagi perkembangan ekonomi masyarakat sekitar. Berdasarkan pertimbangan kondisi fisik dan analisis potensi tapak maka pascatambang kawasan UBPE Pongkor dapat dibagi menjadi dua zonasi, yaitu Zona Wisata Tambang dan Zona Wisata Lingkungan yang masing-masing terbagi menjadi beberapa subzona (distrik) kegiatan.
Baca Juga: Nilai Transaksi Tambang Global Melonjak 15% di 2017
&quot;Masing-masing zona tersebut terintegrasi satu sama lain oleh fasilitas serta aktivitas yang dirancang sedemikian rupa untuk memberikan pengalaman hidup di lingkungan alam dan sosial masyarakat, khususnya di kawasan sekitar tambang,&quot; katanya. Alhasil, konsep pascatambang Pongkor adalah menjadi kawasan Agrogeoedutourism yang menekankan konsep Agrobisnis (pertanian dan perkebunan), Geografi (wisata kontur muka bumi), dan Edutourisme, yakni wisata yang mengedepankan pendidikan.&amp;nbsp;  &quot;Konsep-konsep program Agrogeoedutourism ini untuk meningkatkan partisipasi dan meningkatkan multiplier effect bagi masyarakat sekitar tambang,&quot; tandasnya.
Aktivitasnya terdiri atas sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, lingkungan, dan peningkatan kapasitas kelembagaan. Konsep ini implementasi untuk mewujudkan pascatambang UBPE Pongkor yang Excellent dengan melibatkan Antam dan seluruh stakeholder.&quot;Salah satu inisiasi Agrogeoedutourism yang dilakukan di zona wisata  tambang adalah Museum Tambang Pongkor. Memanfaatkan sebagian existing  tambang UBPE Pongkor di Portal Gudang Handak yang dikembangkan  sedemikian rupa menjadi museum tambang yang di dalamnya berisi kegiatan  penambangan bawah tanah dari mulai sejarah, diorama tambang, dan display  alat-alat tambang,&quot; katanya.&amp;nbsp;  Sejalan dengan itu, Pemkab Bogor  juga telah mengusulkan 15 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor Bagian  Barat diproyeksikan bakal menjadi aset Geopark Nasional yang bertujuan  meningkatkan perekonomian berbasis masyarakat. Namun, dari segi Indeks  Pembangunan Manusia (IPM) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)  terletak di kuadran III dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi dan  peningkatan IPM di bawah rata-rata provinsi (low growth, less pro-human  development). Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian  Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah  mengatakan, untuk keluar dari kuadran III maka harus dilakukan  pengembangan wilayah berbasis Geopark.&amp;nbsp;  Maka dari itu, penting  disampaikan alasan-alasan Pemkab Bogor menargetkan 15 kecamatan yang  disebut sebagai Geopark Pongkor itu menjadi Geopark nasional menuju  Unesco Global Geopark (UGG). &quot;Ini semua, dalam upaya mengimplementasikan  program nawacita di Kabupaten Bogor, salah satu konsep potensial yang  diusung adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui  pengembangan Geopark,&quot; katanya, kemarin.&amp;nbsp;  (Haryudi)</description><content:encoded>BOGOR - Tiga tahun menjelang habisnya izin eksplorasi, tepatnya pada 2021 mendatang, PT Antam Tbk siap mewujudkan kawasan bekas tambang seluas 6.047 hektare sebagai objek wisata keluarga dengan konsep Agrogeoedutourism.&amp;nbsp;
Menurut Kepala Humas PT Aneka Tambang (Antam) Tbk UBPE Pongkor Agus Setiyono, pihaknya sejak dua tahun terakhir ini tengah membangun kawasan wisata yang berada di area kawasan Gunung Pongkor. Salah satunya adalah pembangunan kawasan Taman Buah Cikaret di Desa Bantar Karet. Di dalamnya terdapat Curug Cikaret dan beberapa tempat lainnya.
&quot;Saat ini sedang dilakukan pembangunan tempat wisata di beberapa desa yang ada di Kecamatan Nanggung. Ini wujud program PT Antam, yakni Agrogeoedutourism yang diharapkan sejalan dengan usulan Geopark Pongkor,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;
Baca Juga: Kadin Dukung Pembentukan Bauxite Club  Selain itu, pihaknya juga masih melakukan pengembangan objek wisata Taman Buah Cikaret. Bahkan, Antam pun sedang menata keberadaan Agrogeoedutourism atau Wisata Tambang Bawah Tanah yang sudah dibangun berupa museum tambang Pongkor. Wisata tambang bawah tanah ini merupakan yang pertama di Indonesia yang dirancang Antam UBPE Pongkor dalam persiapan setelah tambang 2021. Hal ini merupakan komitmen Antam dalam upaya menjadikan Pongkor sebagai tempat wisata, yang dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat sekitar lokasi tambang.&amp;nbsp;  Menurut dia, sesuai dengan regulasi yang berlaku, Antam memiliki kewajiban melaksanakan program setelah tambang di akhir masa berlakunya Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk mengembalikan keadaan kawasan seperti semula dan menciptakan seusai tambang yang berkelanjutan dengan tujuan menjaga kelestarian lingkungan serta memberikan peranan bagi perkembangan ekonomi masyarakat sekitar. Berdasarkan pertimbangan kondisi fisik dan analisis potensi tapak maka pascatambang kawasan UBPE Pongkor dapat dibagi menjadi dua zonasi, yaitu Zona Wisata Tambang dan Zona Wisata Lingkungan yang masing-masing terbagi menjadi beberapa subzona (distrik) kegiatan.
Baca Juga: Nilai Transaksi Tambang Global Melonjak 15% di 2017
&quot;Masing-masing zona tersebut terintegrasi satu sama lain oleh fasilitas serta aktivitas yang dirancang sedemikian rupa untuk memberikan pengalaman hidup di lingkungan alam dan sosial masyarakat, khususnya di kawasan sekitar tambang,&quot; katanya. Alhasil, konsep pascatambang Pongkor adalah menjadi kawasan Agrogeoedutourism yang menekankan konsep Agrobisnis (pertanian dan perkebunan), Geografi (wisata kontur muka bumi), dan Edutourisme, yakni wisata yang mengedepankan pendidikan.&amp;nbsp;  &quot;Konsep-konsep program Agrogeoedutourism ini untuk meningkatkan partisipasi dan meningkatkan multiplier effect bagi masyarakat sekitar tambang,&quot; tandasnya.
Aktivitasnya terdiri atas sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, lingkungan, dan peningkatan kapasitas kelembagaan. Konsep ini implementasi untuk mewujudkan pascatambang UBPE Pongkor yang Excellent dengan melibatkan Antam dan seluruh stakeholder.&quot;Salah satu inisiasi Agrogeoedutourism yang dilakukan di zona wisata  tambang adalah Museum Tambang Pongkor. Memanfaatkan sebagian existing  tambang UBPE Pongkor di Portal Gudang Handak yang dikembangkan  sedemikian rupa menjadi museum tambang yang di dalamnya berisi kegiatan  penambangan bawah tanah dari mulai sejarah, diorama tambang, dan display  alat-alat tambang,&quot; katanya.&amp;nbsp;  Sejalan dengan itu, Pemkab Bogor  juga telah mengusulkan 15 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor Bagian  Barat diproyeksikan bakal menjadi aset Geopark Nasional yang bertujuan  meningkatkan perekonomian berbasis masyarakat. Namun, dari segi Indeks  Pembangunan Manusia (IPM) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)  terletak di kuadran III dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi dan  peningkatan IPM di bawah rata-rata provinsi (low growth, less pro-human  development). Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian  Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah  mengatakan, untuk keluar dari kuadran III maka harus dilakukan  pengembangan wilayah berbasis Geopark.&amp;nbsp;  Maka dari itu, penting  disampaikan alasan-alasan Pemkab Bogor menargetkan 15 kecamatan yang  disebut sebagai Geopark Pongkor itu menjadi Geopark nasional menuju  Unesco Global Geopark (UGG). &quot;Ini semua, dalam upaya mengimplementasikan  program nawacita di Kabupaten Bogor, salah satu konsep potensial yang  diusung adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui  pengembangan Geopark,&quot; katanya, kemarin.&amp;nbsp;  (Haryudi)</content:encoded></item></channel></rss>
