<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Minta SMI Fasilitatasi Pembiayaan 10 Destinasi Wisata</title><description>Pemerintah menetapkan 10 destinasi wisata yang menjadi prioritas pengembangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/15/320/1873345/sri-mulyani-minta-smi-fasilitatasi-pembiayaan-10-destinasi-wisata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/03/15/320/1873345/sri-mulyani-minta-smi-fasilitatasi-pembiayaan-10-destinasi-wisata"/><item><title>Sri Mulyani Minta SMI Fasilitatasi Pembiayaan 10 Destinasi Wisata</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/15/320/1873345/sri-mulyani-minta-smi-fasilitatasi-pembiayaan-10-destinasi-wisata</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/03/15/320/1873345/sri-mulyani-minta-smi-fasilitatasi-pembiayaan-10-destinasi-wisata</guid><pubDate>Kamis 15 Maret 2018 18:03 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/15/320/1873345/sri-mulyani-minta-smi-fasilitatasi-pembiayaan-10-destinasi-wisata-26iZ8cbNgk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/15/320/1873345/sri-mulyani-minta-smi-fasilitatasi-pembiayaan-10-destinasi-wisata-26iZ8cbNgk.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menetapkan 10 destinasi wisata yang menjadi prioritas pengembangan, yakni Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Bromo Tengger-Semeru, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai dan Tanjung Klayang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah ingin membangun seperti destinasi pariwisata agar dia bisa dibangun secara komprehensif. Dirinya pun  mengarahkan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) untuk menjadi fasililator pembiayannya.

&quot;PT SMI bisa menjadi sakah satu fasilitator yang bisa membangun secara komprehensif. Di mana Presiden telah menetapkan 10 destinasi pariwisata prioritas,&quot; ujarnya, dalam perayaan ulang tahun ke-9 PT SMI, di Grand Ballroom, Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Dia mengatakan, dari 10 destinasi wisata ada 3 tempat yang ingin bisa  bisa dibangun secara komprehensif dan komplit. Artinya, tidak hanya memuat destinasi wisata  itu tempatnya saja, tapi bagaimana mulai aksesbilitas.

&quot;Jadi apakah itu port, airport, jalan raya sampai kepada tempat di mana mereka akan melihat kalau itu Borobudur dari Borobudur ke tempat parkir, jualan itu semuanya harus dipikirkan secara lengkap,&quot; tuturnya.

Dengan demikian, kata Sri Mulyani, pembangun infrastruktur bisa terstrukut atau terorganisir. &quot;Saya berharap untuk bidang-bidang itu yang baru seperti pariwisata dan disitu juga perlu kemudian berbagai macam fasilitas infrastruktur dasar, air bersih  rumah sakit yang cukup baik,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menetapkan 10 destinasi wisata yang menjadi prioritas pengembangan, yakni Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Bromo Tengger-Semeru, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai dan Tanjung Klayang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah ingin membangun seperti destinasi pariwisata agar dia bisa dibangun secara komprehensif. Dirinya pun  mengarahkan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) untuk menjadi fasililator pembiayannya.

&quot;PT SMI bisa menjadi sakah satu fasilitator yang bisa membangun secara komprehensif. Di mana Presiden telah menetapkan 10 destinasi pariwisata prioritas,&quot; ujarnya, dalam perayaan ulang tahun ke-9 PT SMI, di Grand Ballroom, Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Dia mengatakan, dari 10 destinasi wisata ada 3 tempat yang ingin bisa  bisa dibangun secara komprehensif dan komplit. Artinya, tidak hanya memuat destinasi wisata  itu tempatnya saja, tapi bagaimana mulai aksesbilitas.

&quot;Jadi apakah itu port, airport, jalan raya sampai kepada tempat di mana mereka akan melihat kalau itu Borobudur dari Borobudur ke tempat parkir, jualan itu semuanya harus dipikirkan secara lengkap,&quot; tuturnya.

Dengan demikian, kata Sri Mulyani, pembangun infrastruktur bisa terstrukut atau terorganisir. &quot;Saya berharap untuk bidang-bidang itu yang baru seperti pariwisata dan disitu juga perlu kemudian berbagai macam fasilitas infrastruktur dasar, air bersih  rumah sakit yang cukup baik,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
