<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konsep Menhub Hadapi Mudik Lebaran, Buka Bandara 24 Jam hingga Kapal Perintis   </title><description>Konsep tersebut nantinya akan berlaku untuk udara, darat dan laut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/19/320/1874912/konsep-menhub-hadapi-mudik-lebaran-buka-bandara-24-jam-hingga-kapal-perintis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/03/19/320/1874912/konsep-menhub-hadapi-mudik-lebaran-buka-bandara-24-jam-hingga-kapal-perintis"/><item><title>Konsep Menhub Hadapi Mudik Lebaran, Buka Bandara 24 Jam hingga Kapal Perintis   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/19/320/1874912/konsep-menhub-hadapi-mudik-lebaran-buka-bandara-24-jam-hingga-kapal-perintis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/03/19/320/1874912/konsep-menhub-hadapi-mudik-lebaran-buka-bandara-24-jam-hingga-kapal-perintis</guid><pubDate>Senin 19 Maret 2018 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/19/320/1874912/konsep-menhub-hadapi-mudik-lebaran-buka-bandara-24-jam-hingga-kapal-perintis-IuQ6hfTuHo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Budi Karya. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/19/320/1874912/konsep-menhub-hadapi-mudik-lebaran-buka-bandara-24-jam-hingga-kapal-perintis-IuQ6hfTuHo.jpg</image><title>Menhub Budi Karya. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan tengah mempersiapkan langkah-langkah menyambut musim mudik Lebaran yang akan datang kurang lebih tiga bulan lagi. Sehingga, pelaksanaan mudik pada tahun ini bisa berjalan lancar.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa konsep agar mudik Lebaran tahun ini berjalan dengan lancar. Konsep tersebut nantinya akan berlaku untuk udara, darat dan laut.

&quot;Ada beberapa konsep yang akan kita lakukan di mudik Lebaran kali ini, kita tahu kalau misalnya bicara mengenai yang paling favorit itu menggunakan darat, KA, dan udara,&quot; ujarnya saat ditemui di Ritz Carlton, Jakarta, Senin (19/3/2018).
Baca juga:&amp;nbsp;Atasi Arus Mudik Lebaran 2018, KAI Datangkan 834 Kereta dari INKA

Sementara untuk jalur udara, lanjut Budi, pihaknya berencana untuk mengoperasionalkan bandara-bandara kecil selam 24 jam. Hal tersebut bertujuan agar rotasi pesawat bisa dilakukan dengan leluasa.

&quot;Kita sudah ketemu formatnya, kita akan mengoperasikan bandara-bandara di pulau itu.  Bandara kecil itu beroperasi sampai jam 24, supaya rotasi peswat yang kembali ke Jakarta dengan leluasa untuk melakukan rotasi. Jadi dia bisa memilih ke mana saja,  dan itu mendapatkan produktivitas yang lebih,&quot; jelasnya.

Selain itu lanjut Budi, pihaknya juga juga menghimbau kepada pesawat-pesawat dengan tujuan tertentu untuk menggunakan pesawat yang be ribuadan besar. Hal tersebut bertujuan agar mengefesienkan jumlah pergerakan pesawat setiap harinya.

&quot;Pada tujuan tertentu seperti Surabaya , Bali, Medan Ujung Pandang, kita minta airlines yang memiliki wight body menggunakan itu, sehingga kita akan mengefisienkan jumlah move on yang ada di sana. Jadi udara mungkin bisa ter-handle dengan baik,&quot; jelasnya.
Baca Juga: Lebaran Masih 3 Bulan Lagi, Tiket Mudik Ludes Terjual

Selain, dia mengatakan pihaknya juga menyiapkan strategi di bidang perkeretapian. Salah satu caranya adalah dengan menyiapkan kereta tambahan dan kursi.

&quot;Kereta api kami sudah koordinasi, KAI sudah memberikan tambahan kira-kira 4-5% kapasitas, dan ini akan kita lakukan.  Tapi KAI emang biasanya full, jadi sisanya harus kita cary dengan dua sarana, yaitu darat dan kedua dengan  laut,&quot; ucapnya.Selain itu, dirinya juga menyampaikan tambahan 29 kapal perintis  untuk mengangkut pemudik lewat jalur laut. Dengan adanya tambahan kapal  pengangkut diharapkan, para pemudik tidak ada yang mudik menggunakan  sepeda motor.

&quot;Kedua kita ada improvement  dari laut, kita ada 20 kapal perintis  yang akan kita operasikan ke Jakarta ke Semarang dan itu akan  dioperasikan sebagai mudik gratis. Jadi mudik gratis kurang lebih di  laut 20.000-30.000, motor ada 5.000 dan di darat bis jumlah yang banyak  10.000-20.000, Kemarin KAI sebagai contoh jatah untuk motor gratis sudah  habis, tapi kita tambah lagi 5.000. Jadi kiranya menjadi 20.000,&quot;  jelasnya.

&quot;Artinya, memang mudik kali ini kita inginkan saudara yang  menggunakan motor jangan menggunakan motor, kita ingin kecelakaan itu  lebih turun dibandingkan tahun lalu. Jadi kita mengharapkan adanya jalan  dari Jakarta-Surabaya ini lalu lintas tambah baik, kecelakaan tambah  turun dan waktu tempuh pulang menjadi lebih pendek,&quot; imbuhnya</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan tengah mempersiapkan langkah-langkah menyambut musim mudik Lebaran yang akan datang kurang lebih tiga bulan lagi. Sehingga, pelaksanaan mudik pada tahun ini bisa berjalan lancar.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa konsep agar mudik Lebaran tahun ini berjalan dengan lancar. Konsep tersebut nantinya akan berlaku untuk udara, darat dan laut.

&quot;Ada beberapa konsep yang akan kita lakukan di mudik Lebaran kali ini, kita tahu kalau misalnya bicara mengenai yang paling favorit itu menggunakan darat, KA, dan udara,&quot; ujarnya saat ditemui di Ritz Carlton, Jakarta, Senin (19/3/2018).
Baca juga:&amp;nbsp;Atasi Arus Mudik Lebaran 2018, KAI Datangkan 834 Kereta dari INKA

Sementara untuk jalur udara, lanjut Budi, pihaknya berencana untuk mengoperasionalkan bandara-bandara kecil selam 24 jam. Hal tersebut bertujuan agar rotasi pesawat bisa dilakukan dengan leluasa.

&quot;Kita sudah ketemu formatnya, kita akan mengoperasikan bandara-bandara di pulau itu.  Bandara kecil itu beroperasi sampai jam 24, supaya rotasi peswat yang kembali ke Jakarta dengan leluasa untuk melakukan rotasi. Jadi dia bisa memilih ke mana saja,  dan itu mendapatkan produktivitas yang lebih,&quot; jelasnya.

Selain itu lanjut Budi, pihaknya juga juga menghimbau kepada pesawat-pesawat dengan tujuan tertentu untuk menggunakan pesawat yang be ribuadan besar. Hal tersebut bertujuan agar mengefesienkan jumlah pergerakan pesawat setiap harinya.

&quot;Pada tujuan tertentu seperti Surabaya , Bali, Medan Ujung Pandang, kita minta airlines yang memiliki wight body menggunakan itu, sehingga kita akan mengefisienkan jumlah move on yang ada di sana. Jadi udara mungkin bisa ter-handle dengan baik,&quot; jelasnya.
Baca Juga: Lebaran Masih 3 Bulan Lagi, Tiket Mudik Ludes Terjual

Selain, dia mengatakan pihaknya juga menyiapkan strategi di bidang perkeretapian. Salah satu caranya adalah dengan menyiapkan kereta tambahan dan kursi.

&quot;Kereta api kami sudah koordinasi, KAI sudah memberikan tambahan kira-kira 4-5% kapasitas, dan ini akan kita lakukan.  Tapi KAI emang biasanya full, jadi sisanya harus kita cary dengan dua sarana, yaitu darat dan kedua dengan  laut,&quot; ucapnya.Selain itu, dirinya juga menyampaikan tambahan 29 kapal perintis  untuk mengangkut pemudik lewat jalur laut. Dengan adanya tambahan kapal  pengangkut diharapkan, para pemudik tidak ada yang mudik menggunakan  sepeda motor.

&quot;Kedua kita ada improvement  dari laut, kita ada 20 kapal perintis  yang akan kita operasikan ke Jakarta ke Semarang dan itu akan  dioperasikan sebagai mudik gratis. Jadi mudik gratis kurang lebih di  laut 20.000-30.000, motor ada 5.000 dan di darat bis jumlah yang banyak  10.000-20.000, Kemarin KAI sebagai contoh jatah untuk motor gratis sudah  habis, tapi kita tambah lagi 5.000. Jadi kiranya menjadi 20.000,&quot;  jelasnya.

&quot;Artinya, memang mudik kali ini kita inginkan saudara yang  menggunakan motor jangan menggunakan motor, kita ingin kecelakaan itu  lebih turun dibandingkan tahun lalu. Jadi kita mengharapkan adanya jalan  dari Jakarta-Surabaya ini lalu lintas tambah baik, kecelakaan tambah  turun dan waktu tempuh pulang menjadi lebih pendek,&quot; imbuhnya</content:encoded></item></channel></rss>
