<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>140 Nasabah Mandiri Jadi Korban Skimming, Totalnya Rp260 Juta</title><description>Seluruh dana nasabah yang hilang telah diganti oleh perusahaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/21/320/1876090/140-nasabah-mandiri-jadi-korban-skimming-totalnya-rp260-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/03/21/320/1876090/140-nasabah-mandiri-jadi-korban-skimming-totalnya-rp260-juta"/><item><title>140 Nasabah Mandiri Jadi Korban Skimming, Totalnya Rp260 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/21/320/1876090/140-nasabah-mandiri-jadi-korban-skimming-totalnya-rp260-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/03/21/320/1876090/140-nasabah-mandiri-jadi-korban-skimming-totalnya-rp260-juta</guid><pubDate>Rabu 21 Maret 2018 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/21/320/1876090/140-nasabah-mandiri-jadi-korban-skimming-totalnya-rp260-juta-sL4I7QQCnY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/21/320/1876090/140-nasabah-mandiri-jadi-korban-skimming-totalnya-rp260-juta-sL4I7QQCnY.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat total korban kejahatan penyalinan data melalui metode skimming kartu debit mencapai 140 orang. Total kerugian yang dialami seluruh korban sebesar Rp260 juta.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, seluruh dana nasabah yang hilang telah diganti oleh perusahaan.

&quot;Seluruh nasabah yang jadi korban skimming telah diganti uangnya Senin malam, semua sudah selesai,&quot; ujarnya di Plaza Mandiri, Rabu (21/3/2018).
Baca Juga: Dana Nasabah Hilang, Dirut Mandiri: Kita Sudah Lapor ke Polisi

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo memaparkan, Bank Mandiri akan meningkatkan pengawasan pada mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

Sejalan dengan itu, Mandiri akan bermigrasi dari kartu debit yang menggunakan magnetic stripe kepada  teknologi kartu chip. Saat ini, kartu debit yang menggunakan chip sekitar 25% dari total nasabah bank plat merah tersebut kurang lebih 17 juta nasabah.

&quot;Ke depan perubahan chip akan jadi feature security di debit card. Kita upayakan pergantian ini maksimal 3 tahun hingga 4 tahun terlaksana. Kita upayakan momentum dengan hadirnya Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Kita arahkan 3 tahun hingga 4 tahun diganti ke chip standar GPN,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Pembobolan Rekening, Ini Beda&amp;nbsp;Skimming&amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;Hacker

Kartika menyebutkan, nilai investasi yang dikeluarkan bank untuk mengganti magnetic stripe kepada  teknologi kartu chip cukup besar, yaitu USD2 per kartunya atau sekitar Rp27.000 mengacu kurs Rp13.500. &quot;17 juta nasabah kali USD2 untuk satu kartu, jadi lumayan juga. Selain itu 14.000 ATM juga harus didatangi satu-satu,&quot; tutup dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat total korban kejahatan penyalinan data melalui metode skimming kartu debit mencapai 140 orang. Total kerugian yang dialami seluruh korban sebesar Rp260 juta.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, seluruh dana nasabah yang hilang telah diganti oleh perusahaan.

&quot;Seluruh nasabah yang jadi korban skimming telah diganti uangnya Senin malam, semua sudah selesai,&quot; ujarnya di Plaza Mandiri, Rabu (21/3/2018).
Baca Juga: Dana Nasabah Hilang, Dirut Mandiri: Kita Sudah Lapor ke Polisi

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo memaparkan, Bank Mandiri akan meningkatkan pengawasan pada mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

Sejalan dengan itu, Mandiri akan bermigrasi dari kartu debit yang menggunakan magnetic stripe kepada  teknologi kartu chip. Saat ini, kartu debit yang menggunakan chip sekitar 25% dari total nasabah bank plat merah tersebut kurang lebih 17 juta nasabah.

&quot;Ke depan perubahan chip akan jadi feature security di debit card. Kita upayakan pergantian ini maksimal 3 tahun hingga 4 tahun terlaksana. Kita upayakan momentum dengan hadirnya Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Kita arahkan 3 tahun hingga 4 tahun diganti ke chip standar GPN,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Pembobolan Rekening, Ini Beda&amp;nbsp;Skimming&amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;Hacker

Kartika menyebutkan, nilai investasi yang dikeluarkan bank untuk mengganti magnetic stripe kepada  teknologi kartu chip cukup besar, yaitu USD2 per kartunya atau sekitar Rp27.000 mengacu kurs Rp13.500. &quot;17 juta nasabah kali USD2 untuk satu kartu, jadi lumayan juga. Selain itu 14.000 ATM juga harus didatangi satu-satu,&quot; tutup dia.</content:encoded></item></channel></rss>
