<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Tips Jadi Tenaga Sales Handal </title><description>Meskipun biasanya posisi ini diisi oleh pekerja entry level yang belum  memiliki pengalaman, akan tetapi pekerjaan satu ini cukup kompleks.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/24/320/1877204/7-tips-jadi-tenaga-sales-handal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/03/24/320/1877204/7-tips-jadi-tenaga-sales-handal"/><item><title>7 Tips Jadi Tenaga Sales Handal </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/24/320/1877204/7-tips-jadi-tenaga-sales-handal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/03/24/320/1877204/7-tips-jadi-tenaga-sales-handal</guid><pubDate>Sabtu 24 Maret 2018 07:06 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/23/320/1877204/7-tips-jadi-tenaga-sales-handal-xci2JQqFA0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/23/320/1877204/7-tips-jadi-tenaga-sales-handal-xci2JQqFA0.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Menjalani profesi sebagai Sales Development Representative (SDR) atau biasa dikenal sebagai sales, adalah profesi yang menantang.&amp;nbsp;

Meskipun biasanya posisi ini diisi oleh pekerja entry level yang belum memiliki pengalaman, akan tetapi pekerjaan satu ini cukup kompleks. Sebagai agen penjual produk maupun jasa perusahaan seorang sales harus memiliki keterampilan penjualan dan pemasaran sekali mampu memenuhi target angka penjualan.&amp;nbsp;

Mengutip dari laman Saleshacker.com berikut tujuh langkah yang bisa membuat Anda menjadi seorang sales yang profesional.&amp;nbsp;

1. Manajemen waktu
Sebagai seorang sales Anda harus mengelola waktu Anda secara mandiri, berbeda dengan kebanyakan pekerja yang memiliki&amp;nbsp; jam kerja tetap. Kuncinya adalah, alokasi waktu untuk setiap aktivitas, penyusunan jadwal pekerjaan, serta hindari jadwal yang tidak penting.&amp;nbsp;

Sebagai seorang sales junior, Anda sering mengalami dilema dengan calon pelanggan yang menyita sebagian besar waktu Anda. Jadi ketika Anda berada dalam situasi tersebut, Anda perlu mempertimbangkan potensi dari klien tersebut serta pengaruhnya kepada bisnis Anda.&amp;nbsp;

2. Buat laporan rutin
Adanya laporan ataupun rekap dari perkembangan pekerjaan Anda, membuat pekerjaan Anda berbeda dengan karyawan lainnya.&amp;nbsp;

Laporan detail dari pekerjaan Anda tentu membuat tim Anda terkesan. Lebih dari itu, dengan adanya rekapitulasi perkembangan pekerjaan kita mengetahui kapan target sales Anda merosot ataupun ketika memenuhi target.

Dengan demikian, berdasarkan data tersebut baik Anda maupun atasan Anda bisa membuat evaluasi.&amp;nbsp;Anda cukup menyisihkan 30 detik untuk melaporkan perkembangan pekerjaan Anda kepada atasan.&amp;nbsp;

3. Bekerja di kantor
Banyak dari kita yang bekerja di &quot;kantor modern,&quot; alias bekerja dari rumah. Sebagai sales, Anda akan sering melihat sales senior bekerja dari luar kota atau perjalanan untuk pertemuan dengan klien.&amp;nbsp;Kondisi tersebut tentunya sangat menggoda Anda sebagai sales baru yang masih banyak bekerja di belakang meja kantor.&amp;nbsp;


Akan tetapi, bagi sales pemula, menghabiskan waktu lebih banyak di kantor memberikan banyak manfaat. Anda akan belajar lebih banyak dari kolega Anda di kantor. Bekerja di kantor juga menjadi kesempatan emas untuk mengenal rekan kerja Anda lebih dekat.&amp;nbsp;

Hal ini akan bermanfaat jika suatu hari nanti Anda diharuskan untuk bekerja sama dengan mereka dalam satu tim&amp;nbsp;

4. Tetapkan tujuan&amp;nbsp;
Untuk menetapkan ada rumus sederhana yang bisa Anda terapkan, yaitu berapa banyak X (usaha) yang dibutuhkan untuk mencapai Y (tujuan)?

Tanpa tujuan yang jelas, Anda sangat mudah untuk terjebak dalam kegiatan lain yang tidak relevan dengan tujuan. Dengan adanya tujuan yang pasti, akan memaksa Anda untuk memfokuskan segala usaha dan pikiran kepada tujuan tersebut.&amp;nbsp;

5. Kenali klien Anda
Keterampilan yang tidak kalah pentingnya adalah mengenali klien Anda.  Dalam penjualan, Anda harus berpikir bagaimana mengenali klien Anda  sebagai pembeli potensial.&amp;nbsp;

Untuk memuluskan jalan Anda, bisa dengan mengumpulkan informasi  terkait klien, seperti pekerjaan, keberhasilan, dan tantangan yang  sedang mereka hadapi.&amp;nbsp;

Berbicara kepada klien tanpa mengetahui latar belakang mereka ibarat  Anda sedang mengikuti wawancara pekerjaan akan tetapi Anda tidak  mengetahui pekerjaan yang Anda lamar. Persiapan juga perlu dilakukan  ketika Anda berbicara lewat sambungan telepon.&amp;nbsp;

6. Bangun komunikasi&amp;nbsp;
Sales adalah tentang komunikasi, baik kepada tim, atasan dan  klien.&amp;nbsp;Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membangun  komunikasi yang baik dengan mereka.&amp;nbsp;

Bermula dari tata cara pengiriman email. Jika Anda mengirim email  usahakan dengan bahasa yang simple, mudah dimengerti dan to the  point.&amp;nbsp;Perhatikan juga tatanan bahasa Anda dalam mengirim email,  meskipun itu hanya kepada rekan kantor.&amp;nbsp;

Komunikasi dengan klien tidak kalah pentingnya. Meskipun terbilang  cara lama, akan tetap komunikasi lewat telepon masih menjadi pilhan  terbaik untuk menjalin kerjasama dengan mereka.&amp;nbsp;

Utarakan maksud Anda dengan tutur bahasa yang baik. Hindari  percakapan yang terdengar seperti sales, Anda bisa berbicara dengan  klien seperti rekan kerja alih - alih sbegai sales.

7. Miliki rasa keingintahuan
Memulai karier sebagai sales ibarat mulai menyelam pertama kali.  Tiba-tiba Anda berada dalam kondisi dan suasana baru di sekitar Anda.&amp;nbsp;

Tentunya, kecemasan mewakili perasaan Anda. Sayangnya, Anda harus  membuang jauh-jauh perasaan cemas tersebut, sebab dapat mengganggu  kinerja Anda.&amp;nbsp;

Mulailah untuk mengubah mindset Anda dari kecemasan kepada rasa ingin  tahu. Jika Anda cemas akan masa depan seperti klien yang akan Anda  hadapi, maka ubahlah rasa cemas tersebut dengan rasa ingin tahu klien  Anda.</description><content:encoded>JAKARTA - Menjalani profesi sebagai Sales Development Representative (SDR) atau biasa dikenal sebagai sales, adalah profesi yang menantang.&amp;nbsp;

Meskipun biasanya posisi ini diisi oleh pekerja entry level yang belum memiliki pengalaman, akan tetapi pekerjaan satu ini cukup kompleks. Sebagai agen penjual produk maupun jasa perusahaan seorang sales harus memiliki keterampilan penjualan dan pemasaran sekali mampu memenuhi target angka penjualan.&amp;nbsp;

Mengutip dari laman Saleshacker.com berikut tujuh langkah yang bisa membuat Anda menjadi seorang sales yang profesional.&amp;nbsp;

1. Manajemen waktu
Sebagai seorang sales Anda harus mengelola waktu Anda secara mandiri, berbeda dengan kebanyakan pekerja yang memiliki&amp;nbsp; jam kerja tetap. Kuncinya adalah, alokasi waktu untuk setiap aktivitas, penyusunan jadwal pekerjaan, serta hindari jadwal yang tidak penting.&amp;nbsp;

Sebagai seorang sales junior, Anda sering mengalami dilema dengan calon pelanggan yang menyita sebagian besar waktu Anda. Jadi ketika Anda berada dalam situasi tersebut, Anda perlu mempertimbangkan potensi dari klien tersebut serta pengaruhnya kepada bisnis Anda.&amp;nbsp;

2. Buat laporan rutin
Adanya laporan ataupun rekap dari perkembangan pekerjaan Anda, membuat pekerjaan Anda berbeda dengan karyawan lainnya.&amp;nbsp;

Laporan detail dari pekerjaan Anda tentu membuat tim Anda terkesan. Lebih dari itu, dengan adanya rekapitulasi perkembangan pekerjaan kita mengetahui kapan target sales Anda merosot ataupun ketika memenuhi target.

Dengan demikian, berdasarkan data tersebut baik Anda maupun atasan Anda bisa membuat evaluasi.&amp;nbsp;Anda cukup menyisihkan 30 detik untuk melaporkan perkembangan pekerjaan Anda kepada atasan.&amp;nbsp;

3. Bekerja di kantor
Banyak dari kita yang bekerja di &quot;kantor modern,&quot; alias bekerja dari rumah. Sebagai sales, Anda akan sering melihat sales senior bekerja dari luar kota atau perjalanan untuk pertemuan dengan klien.&amp;nbsp;Kondisi tersebut tentunya sangat menggoda Anda sebagai sales baru yang masih banyak bekerja di belakang meja kantor.&amp;nbsp;


Akan tetapi, bagi sales pemula, menghabiskan waktu lebih banyak di kantor memberikan banyak manfaat. Anda akan belajar lebih banyak dari kolega Anda di kantor. Bekerja di kantor juga menjadi kesempatan emas untuk mengenal rekan kerja Anda lebih dekat.&amp;nbsp;

Hal ini akan bermanfaat jika suatu hari nanti Anda diharuskan untuk bekerja sama dengan mereka dalam satu tim&amp;nbsp;

4. Tetapkan tujuan&amp;nbsp;
Untuk menetapkan ada rumus sederhana yang bisa Anda terapkan, yaitu berapa banyak X (usaha) yang dibutuhkan untuk mencapai Y (tujuan)?

Tanpa tujuan yang jelas, Anda sangat mudah untuk terjebak dalam kegiatan lain yang tidak relevan dengan tujuan. Dengan adanya tujuan yang pasti, akan memaksa Anda untuk memfokuskan segala usaha dan pikiran kepada tujuan tersebut.&amp;nbsp;

5. Kenali klien Anda
Keterampilan yang tidak kalah pentingnya adalah mengenali klien Anda.  Dalam penjualan, Anda harus berpikir bagaimana mengenali klien Anda  sebagai pembeli potensial.&amp;nbsp;

Untuk memuluskan jalan Anda, bisa dengan mengumpulkan informasi  terkait klien, seperti pekerjaan, keberhasilan, dan tantangan yang  sedang mereka hadapi.&amp;nbsp;

Berbicara kepada klien tanpa mengetahui latar belakang mereka ibarat  Anda sedang mengikuti wawancara pekerjaan akan tetapi Anda tidak  mengetahui pekerjaan yang Anda lamar. Persiapan juga perlu dilakukan  ketika Anda berbicara lewat sambungan telepon.&amp;nbsp;

6. Bangun komunikasi&amp;nbsp;
Sales adalah tentang komunikasi, baik kepada tim, atasan dan  klien.&amp;nbsp;Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membangun  komunikasi yang baik dengan mereka.&amp;nbsp;

Bermula dari tata cara pengiriman email. Jika Anda mengirim email  usahakan dengan bahasa yang simple, mudah dimengerti dan to the  point.&amp;nbsp;Perhatikan juga tatanan bahasa Anda dalam mengirim email,  meskipun itu hanya kepada rekan kantor.&amp;nbsp;

Komunikasi dengan klien tidak kalah pentingnya. Meskipun terbilang  cara lama, akan tetap komunikasi lewat telepon masih menjadi pilhan  terbaik untuk menjalin kerjasama dengan mereka.&amp;nbsp;

Utarakan maksud Anda dengan tutur bahasa yang baik. Hindari  percakapan yang terdengar seperti sales, Anda bisa berbicara dengan  klien seperti rekan kerja alih - alih sbegai sales.

7. Miliki rasa keingintahuan
Memulai karier sebagai sales ibarat mulai menyelam pertama kali.  Tiba-tiba Anda berada dalam kondisi dan suasana baru di sekitar Anda.&amp;nbsp;

Tentunya, kecemasan mewakili perasaan Anda. Sayangnya, Anda harus  membuang jauh-jauh perasaan cemas tersebut, sebab dapat mengganggu  kinerja Anda.&amp;nbsp;

Mulailah untuk mengubah mindset Anda dari kecemasan kepada rasa ingin  tahu. Jika Anda cemas akan masa depan seperti klien yang akan Anda  hadapi, maka ubahlah rasa cemas tersebut dengan rasa ingin tahu klien  Anda.</content:encoded></item></channel></rss>
