<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sambut Pertemuan IMF-World Bank, Bandara Bali Berencana Lakukan Reklamasi 5,8 Ha</title><description>Salah satu yang menjadi  sasaran perluasan bandara ini adalah laut.   Untuk itu, perseroan berencana melakukan reklamasi seluas 58 hektare.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/24/320/1877318/sambut-pertemuan-imf-world-bank-bandara-bali-berencana-lakukan-reklamasi-5-8-ha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/03/24/320/1877318/sambut-pertemuan-imf-world-bank-bandara-bali-berencana-lakukan-reklamasi-5-8-ha"/><item><title>Sambut Pertemuan IMF-World Bank, Bandara Bali Berencana Lakukan Reklamasi 5,8 Ha</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/24/320/1877318/sambut-pertemuan-imf-world-bank-bandara-bali-berencana-lakukan-reklamasi-5-8-ha</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/03/24/320/1877318/sambut-pertemuan-imf-world-bank-bandara-bali-berencana-lakukan-reklamasi-5-8-ha</guid><pubDate>Sabtu 24 Maret 2018 13:25 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/24/320/1877318/sambut-pertemuan-imf-world-bank-bandara-bali-berencana-lakukan-reklamasi-5-8-ha-XICNmw9mIf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/24/320/1877318/sambut-pertemuan-imf-world-bank-bandara-bali-berencana-lakukan-reklamasi-5-8-ha-XICNmw9mIf.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>BALI - PT Angkasa Pura I (Persero) bakal melakukan ekspansi menambah luas areal Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Salah satu yang menjadi  sasaran perluasan bandara ini adalah laut.  Untuk itu, perseroan berencana melakukan reklamasi seluas 58 hektare (ha).

&quot;Dalam proses pengembangan bandara membuat beberapa fasilitas untuk mendukung. Kita akan menggunakan pantai atau laut untuk menambah luasan tanah. Itu di utara runway, sebelah baratnya,&quot; kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi di Bali, Sabtu (24/4/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jelang Pertemuan IMF-World Bank, AP I Tingkatkan Kapasitas 5 Bandara Lain
Ekspansi ini dilakukan untuk mempersiapkan diri bandara ini secara jangka panjang, yakni menghadapi lonjakan jumlah wisatawan yang akan masuk ke bali melalui bandara.

&quot;Target tahun ini 22 juta penumpang, tumbuh dari 21 juta pada tahun lalu. Itu tambah 1 juta atau sekira 2 persen,&quot; kata dia.

Sementara untuk pertemuan tahunan Badan Moneter International (IMF) dan Bank Dunia yang akan dilakukan pada 8 - 14 Oktober 2018 di Bali, dia mengatakan bandara ini juga akan melakukan beberapa tambahan.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemerintah Antisipasi Tingginya Inflasi Selama Pertemuan IMF-World Bank
Untuk itu, dalam rangka menyambut pertemuan ini, pihaknya berencana untuk memulai reklamasi tahap awal, dengan luas 5,8 ha.

&quot;Untuk pertemuan IMF-World Bank, kita butuh 5,8 ha,&quot; kata dia.

Walau begitu, karena reklamasi merupakan isu yang sensitif di Bali, dia  juga menyiapkan rencana cadangan.

&quot;Ke depan, jima izin turun, reklamasi kita  laksanakan. Kalau tidak diizinkan, kita akan lakukan tiang pancang,&quot; kata dia. (lid)</description><content:encoded>BALI - PT Angkasa Pura I (Persero) bakal melakukan ekspansi menambah luas areal Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Salah satu yang menjadi  sasaran perluasan bandara ini adalah laut.  Untuk itu, perseroan berencana melakukan reklamasi seluas 58 hektare (ha).

&quot;Dalam proses pengembangan bandara membuat beberapa fasilitas untuk mendukung. Kita akan menggunakan pantai atau laut untuk menambah luasan tanah. Itu di utara runway, sebelah baratnya,&quot; kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi di Bali, Sabtu (24/4/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jelang Pertemuan IMF-World Bank, AP I Tingkatkan Kapasitas 5 Bandara Lain
Ekspansi ini dilakukan untuk mempersiapkan diri bandara ini secara jangka panjang, yakni menghadapi lonjakan jumlah wisatawan yang akan masuk ke bali melalui bandara.

&quot;Target tahun ini 22 juta penumpang, tumbuh dari 21 juta pada tahun lalu. Itu tambah 1 juta atau sekira 2 persen,&quot; kata dia.

Sementara untuk pertemuan tahunan Badan Moneter International (IMF) dan Bank Dunia yang akan dilakukan pada 8 - 14 Oktober 2018 di Bali, dia mengatakan bandara ini juga akan melakukan beberapa tambahan.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemerintah Antisipasi Tingginya Inflasi Selama Pertemuan IMF-World Bank
Untuk itu, dalam rangka menyambut pertemuan ini, pihaknya berencana untuk memulai reklamasi tahap awal, dengan luas 5,8 ha.

&quot;Untuk pertemuan IMF-World Bank, kita butuh 5,8 ha,&quot; kata dia.

Walau begitu, karena reklamasi merupakan isu yang sensitif di Bali, dia  juga menyiapkan rencana cadangan.

&quot;Ke depan, jima izin turun, reklamasi kita  laksanakan. Kalau tidak diizinkan, kita akan lakukan tiang pancang,&quot; kata dia. (lid)</content:encoded></item></channel></rss>
