<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo di Depan Istana, Driver Ojek Online Ajukan 2 Tuntutan   </title><description>Dalam demo kali ini, para pengemudi transportasi daring tersebut mengajukan dua tuntutan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/27/320/1878486/demo-di-depan-istana-driver-ojek-online-ajukan-2-tuntutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/03/27/320/1878486/demo-di-depan-istana-driver-ojek-online-ajukan-2-tuntutan"/><item><title>Demo di Depan Istana, Driver Ojek Online Ajukan 2 Tuntutan   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/03/27/320/1878486/demo-di-depan-istana-driver-ojek-online-ajukan-2-tuntutan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/03/27/320/1878486/demo-di-depan-istana-driver-ojek-online-ajukan-2-tuntutan</guid><pubDate>Selasa 27 Maret 2018 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/27/320/1878486/demo-di-depan-istana-driver-ojek-online-ajukan-2-tuntutan-vJZr6g9IQm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo Driver Ojek Online. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/27/320/1878486/demo-di-depan-istana-driver-ojek-online-ajukan-2-tuntutan-vJZr6g9IQm.jpg</image><title>Demo Driver Ojek Online. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ribuan driver ojek online dari berbagai wilayah melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, ribuan driver tersebut melakukan aksi long march dari Monumen Nasional melintasi Gedung Balai Kota Jakarta dan mengakhiri aksinya di Istana Merdeka.

Dalam demo kali ini, mereka mengajukan dua tuntutan. Pertama, adalah perbaikan performa driver, sementara untuk yang kedua adalah memperbaiki kesejahteraan driver.

&quot;Hari ini kita melakukan aksi, kita menuntut perbaikan performa dan kesejahteraan,&quot; ucap Dany salah satu Anggota Forum Ojek Online kepada Okezone.
Baca Juga: Ribuan Driver Ojek Online Unjuk Rasa di Depan Istana

Dany menerangkan, untuk perbaikan performa, dia menuntut perusahaan aplikasi tempatnya bekerja segera mengevaluasi. Sebab, penurunan poin dari hasil tarikan mempengaruhi kinerja driver.

&quot;Selama ini misalnya Go-Food poin 2, sekarang turun jadi 1,5. Di jam sibuk harusnya dapat 3 poin jadi 2,5. Ini sudah orderan sepi, poin berkurang, makin susah saja,&quot; ujarnya.

Selain itu, Dany meminta adanya perbaikan tarif per kilometer yang ditempuh driver. Sebab, semakin jauh jarak yang ditempuh tidak sebanding dengan pendapatannya. &quot;Sudah sulit, tarif juga per km kurang sekarang. Itu yang diminta teman-teman,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ribuan driver ojek online dari berbagai wilayah melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, ribuan driver tersebut melakukan aksi long march dari Monumen Nasional melintasi Gedung Balai Kota Jakarta dan mengakhiri aksinya di Istana Merdeka.

Dalam demo kali ini, mereka mengajukan dua tuntutan. Pertama, adalah perbaikan performa driver, sementara untuk yang kedua adalah memperbaiki kesejahteraan driver.

&quot;Hari ini kita melakukan aksi, kita menuntut perbaikan performa dan kesejahteraan,&quot; ucap Dany salah satu Anggota Forum Ojek Online kepada Okezone.
Baca Juga: Ribuan Driver Ojek Online Unjuk Rasa di Depan Istana

Dany menerangkan, untuk perbaikan performa, dia menuntut perusahaan aplikasi tempatnya bekerja segera mengevaluasi. Sebab, penurunan poin dari hasil tarikan mempengaruhi kinerja driver.

&quot;Selama ini misalnya Go-Food poin 2, sekarang turun jadi 1,5. Di jam sibuk harusnya dapat 3 poin jadi 2,5. Ini sudah orderan sepi, poin berkurang, makin susah saja,&quot; ujarnya.

Selain itu, Dany meminta adanya perbaikan tarif per kilometer yang ditempuh driver. Sebab, semakin jauh jarak yang ditempuh tidak sebanding dengan pendapatannya. &quot;Sudah sulit, tarif juga per km kurang sekarang. Itu yang diminta teman-teman,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
