<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ingin Buka Bisnis? Siapkan Dulu 5 Mental yang Perlu Dimiliki Pengusaha</title><description>Karakter pengusaha tidak terlahir begitu saja. Pada umumnya, kita melihat seorang pengusaha hanya dengan memandang kesuksesannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/05/320/1882779/ingin-buka-bisnis-siapkan-dulu-5-mental-yang-perlu-dimiliki-pengusaha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/04/05/320/1882779/ingin-buka-bisnis-siapkan-dulu-5-mental-yang-perlu-dimiliki-pengusaha"/><item><title>Ingin Buka Bisnis? Siapkan Dulu 5 Mental yang Perlu Dimiliki Pengusaha</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/05/320/1882779/ingin-buka-bisnis-siapkan-dulu-5-mental-yang-perlu-dimiliki-pengusaha</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/04/05/320/1882779/ingin-buka-bisnis-siapkan-dulu-5-mental-yang-perlu-dimiliki-pengusaha</guid><pubDate>Kamis 05 April 2018 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Keduari Rahmatana Kholiqa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/05/320/1882779/ingin-buka-bisnis-siapkan-dulu-5-mental-yang-perlu-dimiliki-pengusaha-dGHDXSwo3s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips memulai bisnis (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/05/320/1882779/ingin-buka-bisnis-siapkan-dulu-5-mental-yang-perlu-dimiliki-pengusaha-dGHDXSwo3s.jpg</image><title>Tips memulai bisnis (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Karakter pengusaha tidak terlahir begitu saja. Pada umumnya, kita melihat seorang pengusaha hanya dengan memandang kesuksesannya pada saat ini, misalnya memiliki uang yang banyak atau rumah yang mewah.
Padahal di balik itu semua, ada kerja keras dan karakter kepemimpinan yang dimiliki. Berbicara tentang wirausaha, lebih menitikberatkan pada kemampuan entrepreneur itu sendiri dalam melewati banyak tahap sebagaimana dijelaskan oleh Direktur Karim Business Consulting Adiwarman A Karim, seperti dikutip dari 10 Bisnis Paling Prospektif 2010-2020, karya Rauhana Salsabila.
Baca Juga: Problem Berusaha Tak Hanya Modal Tapi Jiwa Kreatif, Cara Mengatasinya?
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu menghilangkan mental blocking dan mengalahkan diri sendiri dari keraguan dan ketakutan yang tidak beralasan.  Saat memulai bisnis, terkadang kita merasa sangat sulit karena khawatir akan menemui kegagalan. Padahal, kekhawatiran itu belum tentu benar. Memang dalam menjalani segala sesuatu ada risikonya. Akan tetapi, kita tidak perlu takut karena hal itu akan membuat kita tidak maju dan berkembang. Salah satu cara yang dapat Anda pupuk adalah dengan menganalisis kemungkinan risiko terbesar atau kemungkinan terburuk yang akan menimpa usaha dan menyiapkan diri untuk mengatasinya.
Baca Juga: Ingin Membuka Usaha? Simak 8 Kiat Kreatif Ciptakan Produk 2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu menguasai pasar.  Arti yang paling sederhana dari menguasai pasar adalah kita harus tahu di mana membeli barang dengan harga murah dan ke mana menjual barang tersebut dengan harga yang lebih mahal. Untuk menciptakan keunggulan dan memenangkan persaingan, menguasai pasar merupakan salah satu kuncinya. 3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu memproduksi barang sesuai tuntutan pasar yang tidak bisa terpenuhi oleh pemasok.  Artinya, jika barang tidak dapat dipenuhi pemasok, kita dapat membuat sendiri. Tentu saja dengan tetap mempertimbangkan untung dan ruginya dalam memproduksi barang tersebut.4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu mengatur organisasi dengan efektif.  Dengan kata lain, jika mengalami overload pekerjaan sehingga sering  keteteran, artinya sudah saatnya menambah karyawan agar dapat memenuhi  tuntutan pasar. Tentu saja dengan tetap mengacu pada kualitas dan job  specification yang dibutuhkan.
Baca Juga: 3 Langkah Krusial Memulai Bisnis, Salah Satunya Cek Kebutuhan Pasar  5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu meyakinkan dan menarik pemilik modal.  Hal ini dilakukan jika suat saat seorang pengusaha ingin menambah  produksi, sementara dia tidak punya cukup biaya. Dengan kepandaian  diplomasi dan kejujurannya dia mampu menarik pemilik modal untuk  berinvestasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Karakter pengusaha tidak terlahir begitu saja. Pada umumnya, kita melihat seorang pengusaha hanya dengan memandang kesuksesannya pada saat ini, misalnya memiliki uang yang banyak atau rumah yang mewah.
Padahal di balik itu semua, ada kerja keras dan karakter kepemimpinan yang dimiliki. Berbicara tentang wirausaha, lebih menitikberatkan pada kemampuan entrepreneur itu sendiri dalam melewati banyak tahap sebagaimana dijelaskan oleh Direktur Karim Business Consulting Adiwarman A Karim, seperti dikutip dari 10 Bisnis Paling Prospektif 2010-2020, karya Rauhana Salsabila.
Baca Juga: Problem Berusaha Tak Hanya Modal Tapi Jiwa Kreatif, Cara Mengatasinya?
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu menghilangkan mental blocking dan mengalahkan diri sendiri dari keraguan dan ketakutan yang tidak beralasan.  Saat memulai bisnis, terkadang kita merasa sangat sulit karena khawatir akan menemui kegagalan. Padahal, kekhawatiran itu belum tentu benar. Memang dalam menjalani segala sesuatu ada risikonya. Akan tetapi, kita tidak perlu takut karena hal itu akan membuat kita tidak maju dan berkembang. Salah satu cara yang dapat Anda pupuk adalah dengan menganalisis kemungkinan risiko terbesar atau kemungkinan terburuk yang akan menimpa usaha dan menyiapkan diri untuk mengatasinya.
Baca Juga: Ingin Membuka Usaha? Simak 8 Kiat Kreatif Ciptakan Produk 2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu menguasai pasar.  Arti yang paling sederhana dari menguasai pasar adalah kita harus tahu di mana membeli barang dengan harga murah dan ke mana menjual barang tersebut dengan harga yang lebih mahal. Untuk menciptakan keunggulan dan memenangkan persaingan, menguasai pasar merupakan salah satu kuncinya. 3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu memproduksi barang sesuai tuntutan pasar yang tidak bisa terpenuhi oleh pemasok.  Artinya, jika barang tidak dapat dipenuhi pemasok, kita dapat membuat sendiri. Tentu saja dengan tetap mempertimbangkan untung dan ruginya dalam memproduksi barang tersebut.4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu mengatur organisasi dengan efektif.  Dengan kata lain, jika mengalami overload pekerjaan sehingga sering  keteteran, artinya sudah saatnya menambah karyawan agar dapat memenuhi  tuntutan pasar. Tentu saja dengan tetap mengacu pada kualitas dan job  specification yang dibutuhkan.
Baca Juga: 3 Langkah Krusial Memulai Bisnis, Salah Satunya Cek Kebutuhan Pasar  5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu meyakinkan dan menarik pemilik modal.  Hal ini dilakukan jika suat saat seorang pengusaha ingin menambah  produksi, sementara dia tidak punya cukup biaya. Dengan kepandaian  diplomasi dan kejujurannya dia mampu menarik pemilik modal untuk  berinvestasi.</content:encoded></item></channel></rss>
