<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Boediono: Birokrasi Efektif apabila Ada Komitmen Politik   </title><description>Peran birokrasi sangat penting tidak hanya untuk ekonomi, tapi pada keseluruhan aspek pembangunan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/13/320/1886131/boediono-birokrasi-efektif-apabila-ada-komitmen-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/04/13/320/1886131/boediono-birokrasi-efektif-apabila-ada-komitmen-politik"/><item><title>Boediono: Birokrasi Efektif apabila Ada Komitmen Politik   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/13/320/1886131/boediono-birokrasi-efektif-apabila-ada-komitmen-politik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/04/13/320/1886131/boediono-birokrasi-efektif-apabila-ada-komitmen-politik</guid><pubDate>Jum'at 13 April 2018 11:22 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/13/320/1886131/boediono-birokrasi-efektif-apabila-ada-komitmen-politik-VgqSTSdMCC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Boediono. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/13/320/1886131/boediono-birokrasi-efektif-apabila-ada-komitmen-politik-VgqSTSdMCC.jpg</image><title>Boediono. (Foto: Okezone)</title></images><description>DEPOK - Wakil Presiden periode 2009-2019, Boediono melakukan orasi ilmiah di hadapan mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia. Dalam orasinya, dia mengangkat persoalan peran birokrasi dalam pembangunan di Indonesia.

Menurut Boediono, peran birokrasi sangat penting tidak hanya untuk ekonomi, tapi pada keseluruhan aspek pembangunan. Untuk memaksimalkannya, ada dua butir utama yang wajib diketahui.

&quot;Belajar dari pengalaman berbagai negara yang menunjukan birokrasi efektif, syarat wajib bagi keberhasilan apabila ada komitmen politik yang kuat pada tingkat tertinggi untuk melaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan,&quot; tuturnya, di Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI, Depok (13/4/2018).

&quot;Kedua, rencana strategis yang terfokus dan konsisten,&quot; tambah dia.
Baca Juga: Ramalan Bank Dunia tentang Ekonomi Indonesia saat Pemilu

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wNS8wOS8yMi81MzY1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Syarat-syarat di atas, kata Boediono, telah dilaksanakan oleh beberapa negara di Asia. Bahkan dari efektifnya peran birokrasi ini, mampu membangun ekonomi yang tinggi di Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Singapura, Hong Kong, China dan Vietnam.

&quot;Bulan lalu, saya diundang ke konferensi internasional di Singapura. Di sana saya sampaikan bahwa Indonesia bisa belajar dari keberhasilan Asia Timur dalam membangun ekonomi. Saya contohkan  Jepang, Taiwan, Korsel dan akhir ini saya juga masukan untuk bisa dipelajari adalah Vietnam,&quot; tuturnya.

Menurutnya, memang ada beberapa perbedaan dari kelompok negara-negara yang peran birokrasinya sudah maju. Tapi, pada dasarnya ada kesamaan antara Indonesia dengan Jepang, China, Korsel, Vietnam, yang bisa diikuti untuk memajukan birokrasi.

&quot;Dari pengamatan saya rahasia keberhasilan ada tiga fokus utama pembangunan dilakukan. Pertama, serius, konsisten dan komitmen dalam bidang berkesinambungan,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>DEPOK - Wakil Presiden periode 2009-2019, Boediono melakukan orasi ilmiah di hadapan mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia. Dalam orasinya, dia mengangkat persoalan peran birokrasi dalam pembangunan di Indonesia.

Menurut Boediono, peran birokrasi sangat penting tidak hanya untuk ekonomi, tapi pada keseluruhan aspek pembangunan. Untuk memaksimalkannya, ada dua butir utama yang wajib diketahui.

&quot;Belajar dari pengalaman berbagai negara yang menunjukan birokrasi efektif, syarat wajib bagi keberhasilan apabila ada komitmen politik yang kuat pada tingkat tertinggi untuk melaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan,&quot; tuturnya, di Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI, Depok (13/4/2018).

&quot;Kedua, rencana strategis yang terfokus dan konsisten,&quot; tambah dia.
Baca Juga: Ramalan Bank Dunia tentang Ekonomi Indonesia saat Pemilu

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wNS8wOS8yMi81MzY1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Syarat-syarat di atas, kata Boediono, telah dilaksanakan oleh beberapa negara di Asia. Bahkan dari efektifnya peran birokrasi ini, mampu membangun ekonomi yang tinggi di Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Singapura, Hong Kong, China dan Vietnam.

&quot;Bulan lalu, saya diundang ke konferensi internasional di Singapura. Di sana saya sampaikan bahwa Indonesia bisa belajar dari keberhasilan Asia Timur dalam membangun ekonomi. Saya contohkan  Jepang, Taiwan, Korsel dan akhir ini saya juga masukan untuk bisa dipelajari adalah Vietnam,&quot; tuturnya.

Menurutnya, memang ada beberapa perbedaan dari kelompok negara-negara yang peran birokrasinya sudah maju. Tapi, pada dasarnya ada kesamaan antara Indonesia dengan Jepang, China, Korsel, Vietnam, yang bisa diikuti untuk memajukan birokrasi.

&quot;Dari pengamatan saya rahasia keberhasilan ada tiga fokus utama pembangunan dilakukan. Pertama, serius, konsisten dan komitmen dalam bidang berkesinambungan,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
