<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelabuhan Bengkulu Bakal Jadi Kawasan Ekonomi Khusus</title><description>Indonesia Port Corporation (IPC) Bengkulu milik PT Pelindo menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/15/320/1886906/pelabuhan-bengkulu-bakal-jadi-kawasan-ekonomi-khusus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/04/15/320/1886906/pelabuhan-bengkulu-bakal-jadi-kawasan-ekonomi-khusus"/><item><title>Pelabuhan Bengkulu Bakal Jadi Kawasan Ekonomi Khusus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/15/320/1886906/pelabuhan-bengkulu-bakal-jadi-kawasan-ekonomi-khusus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/04/15/320/1886906/pelabuhan-bengkulu-bakal-jadi-kawasan-ekonomi-khusus</guid><pubDate>Minggu 15 April 2018 19:54 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/15/320/1886906/pelabuhan-bengkulu-bakal-jadi-kawasan-ekonomi-khusus-CRDc5Fg7n5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Terminal peti kemas. Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/15/320/1886906/pelabuhan-bengkulu-bakal-jadi-kawasan-ekonomi-khusus-CRDc5Fg7n5.jpg</image><title>Terminal peti kemas. Foto: Reuters</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto akan mengembangkan Indonesia Port Corporation (IPC) Bengkulu milik PT Pelindo menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk menopang perekonomian di wilayah tersebut.

&quot;Pelabuhan ini akan menjadi kawasan ekonomi khusus. Tentu diharapkan dengan pengembangan ini bisa menopang perekonomian di Bengkulu,&quot; kata Airlangga melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Baca Juga:&amp;nbsp;Pelabuhan Tanjung Carat Diusulkan Masuk ke KEK Tanjung Api-Api

Airlangga mengatakan, seiring pengembangan kawasan ekonomi khusus, IPC Bengkulu akan menjadi pusat bagi karantina hewan yang masuk ke Indonesia, terutama sapi dari Australia dan India.

Di sana juga akan dibangun rel kereta, jalan tol, serta terminal khusus kelapa sawit yang merupakan komoditas unggulan Bengkulu.

Dengan adanya terminal tersebut, komoditas kelapa sawit bengkulu dapat langsung dikirim melalui pelabuhan itu sehingga memiliki nilai tambah.

Baca Juga:&amp;nbsp;Ada Calon KEK di Babel, Menpar: Kita Lihat Apa Keunggulannya

Menurut Airlangga, pengembangan IPC Bengkulu sebagai kawasan ekonomi khusus tidak mengalami kendala apapun, termasuk soal pembebasan lahan. Gubernur Bengkulu, kata dia, juga sudah menyatakan komitmen serta kesiapannya.

&quot;Rencananya sebelum Mei 2018, Presiden Joko Widodo akan meninjau langsung pelabuhan ini,&quot; tukasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOS8xOS80LzEwMjg4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(ulf)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto akan mengembangkan Indonesia Port Corporation (IPC) Bengkulu milik PT Pelindo menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk menopang perekonomian di wilayah tersebut.

&quot;Pelabuhan ini akan menjadi kawasan ekonomi khusus. Tentu diharapkan dengan pengembangan ini bisa menopang perekonomian di Bengkulu,&quot; kata Airlangga melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Baca Juga:&amp;nbsp;Pelabuhan Tanjung Carat Diusulkan Masuk ke KEK Tanjung Api-Api

Airlangga mengatakan, seiring pengembangan kawasan ekonomi khusus, IPC Bengkulu akan menjadi pusat bagi karantina hewan yang masuk ke Indonesia, terutama sapi dari Australia dan India.

Di sana juga akan dibangun rel kereta, jalan tol, serta terminal khusus kelapa sawit yang merupakan komoditas unggulan Bengkulu.

Dengan adanya terminal tersebut, komoditas kelapa sawit bengkulu dapat langsung dikirim melalui pelabuhan itu sehingga memiliki nilai tambah.

Baca Juga:&amp;nbsp;Ada Calon KEK di Babel, Menpar: Kita Lihat Apa Keunggulannya

Menurut Airlangga, pengembangan IPC Bengkulu sebagai kawasan ekonomi khusus tidak mengalami kendala apapun, termasuk soal pembebasan lahan. Gubernur Bengkulu, kata dia, juga sudah menyatakan komitmen serta kesiapannya.

&quot;Rencananya sebelum Mei 2018, Presiden Joko Widodo akan meninjau langsung pelabuhan ini,&quot; tukasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOS8xOS80LzEwMjg4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(ulf)</content:encoded></item></channel></rss>
