<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kawasan Ekonomi Khusus Tarik Banyak Investor</title><description>Pengembangan KEK ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/18/320/1888074/kawasan-ekonomi-khusus-tarik-banyak-investor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/04/18/320/1888074/kawasan-ekonomi-khusus-tarik-banyak-investor"/><item><title>Kawasan Ekonomi Khusus Tarik Banyak Investor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/18/320/1888074/kawasan-ekonomi-khusus-tarik-banyak-investor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/04/18/320/1888074/kawasan-ekonomi-khusus-tarik-banyak-investor</guid><pubDate>Rabu 18 April 2018 10:12 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/18/320/1888074/kawasan-ekonomi-khusus-tarik-banyak-investor-VluEmkYe1f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: KEK Tarik Banyak Investor (Foto Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/18/320/1888074/kawasan-ekonomi-khusus-tarik-banyak-investor-VluEmkYe1f.jpg</image><title>Ilustrasi: KEK Tarik Banyak Investor (Foto Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Dua kawasan ekonomi khusus (KEK), yakni KEK Tanjung Gunung di Kabupaten Bangka Selatan dan KEK Pantai Timur Sungailiat di Kabupaten Bangka sudah diajukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada pemerintah pusat.

Pengembangan dua KEK ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, melalui masuknya lebih banyak investasi ke Pulau Bangka.

&amp;ldquo;Keberadaan KEK akan mendorong lebih banyak investasi, baik dari luar daerah maupun luar negeri masuk ke provinsi tersebut,&amp;rdquo; ujar Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata saat HUT ke-46 REI di Provinsi Bangka Belitung akhir pekan lalu.
Baca Juga: Pelabuhan Bengkulu Bakal Jadi Kawasan Ekonomi Khusus
Dia pun memberikan dukungan penuh terhadap rencana Pemprov Babel untuk membangun dua KEK pariwisata sekaligus di Pulau Bangka. Dia berharap kedua KEK yang masih sedang dalam proses kajian di Dewan KEK Nasional, bisa saling melengkapi untuk mempercepat pembangunan sektor pariwisata di daerah itu.
&amp;ldquo;Semakin banyak KEK, maka investor memiliki banyak pilihan. Saya pikir ini ide dan prakarsa yang baik untuk memajukan sektor properti dan pariwisata di Babel,&amp;rdquo; ujar Soelaeman.

Menurut dia, potensi alam Babel sangat besar, dan sektor pariwisata merupakan masa depan buat daerah ini. Keindahan alam khususnya pantai adalah anugerah Tuhan untuk masyarakat Babel.
&amp;ldquo;Sekarang tinggal bagaimana mengelolanya dengan baik, dan di sini butuh dukungan kebijakan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah,&amp;rdquo; kata Soelaeman.
Baca Juga: Ada Calon KEK di Babel, Menpar: Kita Lihat Apa Keunggulannya
Apabila restu dari pemerintah pusat turun, menurut dia, maka kedua KEK ini akan melengkapi kawasan strategis prioritas nasional (KSPN) Tanjung Kelayang yang berlokasi di Pulau Belitung, pulau terbesar kedua di provinsi tersebut. &amp;ldquo;Saat ini sudah ada investor yang melirik potensi ekonomi, khususnya properti pariwisata di Babel, namun masih minim.

Oleh karena itu, langkahlangkah strategis untuk menarik lebih banyak lagi investor untuk menanamkan modalnya di Babel perlu dilakukan,&amp;rdquo; imbuh Ketua DPD REI Bangka Belitung Thomas Jusman.

Kegiatan perayaan HUT ke-46 REI di Bangka Belitung, menurut Eman, dapat menjadi momentum bagi Pemprov Babel menyampaikan peluang investasi apa saja yang memungkinkan dilakukan pengembang anggota REI.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8yOC80LzExMDUxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pada acara itu, sekitar 1.000 hingga 1.200 peserta akan hadir  memeriahkan puncak HUT REI 2018. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung  Erzaldi Rosman Djohan mengaku sudah menyiapkan dan mengajukan dokumen  dua KEK pariwisata di Bangka, yakni KEK Pantai Tanjung Gunung dan KEK  Pantai Timur Sungailiat.

Dia mengaku telah melakukan pemaparan di Kemenko Perekonomian. Namun,  Dewan KEK Nasional meminta beberapa persyaratan yang kurang untuk  dilengkapi. Pemprov Babel menargetkan kedua KEK tersebut dapat  ditetapkan pada tahun ini.

&amp;ldquo;Kedua KEK ini kami ajukan dan perjuangkan secara bersamaan. Tetapi  bukan berarti keduanya saling bersaing, karena masingmasing KEK  dimajukan dengan segmen dan style yang berbeda,&amp;rdquo; sebut dia.

KEK Tanjung Gunung lebih untuk MICE, sedangkan KEK Pantai Timur  Sungailiat lebih pada wisata pantai, budaya dan seni, serta wisata  religi. Menurut Erzaldi, pantai timur Sungailiat memiliki keunggulan  karena tipikal pantainya mirip Belitung, yakni geopark dengan bebatuan  granit nan memukau. (Anton C)
</description><content:encoded>JAKARTA - Dua kawasan ekonomi khusus (KEK), yakni KEK Tanjung Gunung di Kabupaten Bangka Selatan dan KEK Pantai Timur Sungailiat di Kabupaten Bangka sudah diajukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada pemerintah pusat.

Pengembangan dua KEK ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, melalui masuknya lebih banyak investasi ke Pulau Bangka.

&amp;ldquo;Keberadaan KEK akan mendorong lebih banyak investasi, baik dari luar daerah maupun luar negeri masuk ke provinsi tersebut,&amp;rdquo; ujar Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata saat HUT ke-46 REI di Provinsi Bangka Belitung akhir pekan lalu.
Baca Juga: Pelabuhan Bengkulu Bakal Jadi Kawasan Ekonomi Khusus
Dia pun memberikan dukungan penuh terhadap rencana Pemprov Babel untuk membangun dua KEK pariwisata sekaligus di Pulau Bangka. Dia berharap kedua KEK yang masih sedang dalam proses kajian di Dewan KEK Nasional, bisa saling melengkapi untuk mempercepat pembangunan sektor pariwisata di daerah itu.
&amp;ldquo;Semakin banyak KEK, maka investor memiliki banyak pilihan. Saya pikir ini ide dan prakarsa yang baik untuk memajukan sektor properti dan pariwisata di Babel,&amp;rdquo; ujar Soelaeman.

Menurut dia, potensi alam Babel sangat besar, dan sektor pariwisata merupakan masa depan buat daerah ini. Keindahan alam khususnya pantai adalah anugerah Tuhan untuk masyarakat Babel.
&amp;ldquo;Sekarang tinggal bagaimana mengelolanya dengan baik, dan di sini butuh dukungan kebijakan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah,&amp;rdquo; kata Soelaeman.
Baca Juga: Ada Calon KEK di Babel, Menpar: Kita Lihat Apa Keunggulannya
Apabila restu dari pemerintah pusat turun, menurut dia, maka kedua KEK ini akan melengkapi kawasan strategis prioritas nasional (KSPN) Tanjung Kelayang yang berlokasi di Pulau Belitung, pulau terbesar kedua di provinsi tersebut. &amp;ldquo;Saat ini sudah ada investor yang melirik potensi ekonomi, khususnya properti pariwisata di Babel, namun masih minim.

Oleh karena itu, langkahlangkah strategis untuk menarik lebih banyak lagi investor untuk menanamkan modalnya di Babel perlu dilakukan,&amp;rdquo; imbuh Ketua DPD REI Bangka Belitung Thomas Jusman.

Kegiatan perayaan HUT ke-46 REI di Bangka Belitung, menurut Eman, dapat menjadi momentum bagi Pemprov Babel menyampaikan peluang investasi apa saja yang memungkinkan dilakukan pengembang anggota REI.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8yOC80LzExMDUxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pada acara itu, sekitar 1.000 hingga 1.200 peserta akan hadir  memeriahkan puncak HUT REI 2018. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung  Erzaldi Rosman Djohan mengaku sudah menyiapkan dan mengajukan dokumen  dua KEK pariwisata di Bangka, yakni KEK Pantai Tanjung Gunung dan KEK  Pantai Timur Sungailiat.

Dia mengaku telah melakukan pemaparan di Kemenko Perekonomian. Namun,  Dewan KEK Nasional meminta beberapa persyaratan yang kurang untuk  dilengkapi. Pemprov Babel menargetkan kedua KEK tersebut dapat  ditetapkan pada tahun ini.

&amp;ldquo;Kedua KEK ini kami ajukan dan perjuangkan secara bersamaan. Tetapi  bukan berarti keduanya saling bersaing, karena masingmasing KEK  dimajukan dengan segmen dan style yang berbeda,&amp;rdquo; sebut dia.

KEK Tanjung Gunung lebih untuk MICE, sedangkan KEK Pantai Timur  Sungailiat lebih pada wisata pantai, budaya dan seni, serta wisata  religi. Menurut Erzaldi, pantai timur Sungailiat memiliki keunggulan  karena tipikal pantainya mirip Belitung, yakni geopark dengan bebatuan  granit nan memukau. (Anton C)
</content:encoded></item></channel></rss>
