<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Setelah Pertamina, Direksi PGN Bakal Dirombak?</title><description>PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) juga berpotensi dirombak, lantaran masuk dalam holding migas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/20/320/1889422/setelah-pertamina-direksi-pgn-bakal-dirombak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/04/20/320/1889422/setelah-pertamina-direksi-pgn-bakal-dirombak"/><item><title>Setelah Pertamina, Direksi PGN Bakal Dirombak?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/20/320/1889422/setelah-pertamina-direksi-pgn-bakal-dirombak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/04/20/320/1889422/setelah-pertamina-direksi-pgn-bakal-dirombak</guid><pubDate>Jum'at 20 April 2018 17:53 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/20/320/1889422/setelah-pertamina-direksi-pgn-bakal-dirombak-GS8pS2ytt7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pipa Gas. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/20/320/1889422/setelah-pertamina-direksi-pgn-bakal-dirombak-GS8pS2ytt7.jpg</image><title>Pipa Gas. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - holding BUMN migas menjadi salah satu alasan perombakan direksi PT Pertamina (Persero). Keputusan ini menjadi keputusan Menteri BUMN dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Pertamina hari ini.

Selain Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) juga berpotensi dirombak, lantaran masuk dalam holding migas. Meski demikian, Deputi Bidang Pertambangan Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno tidak mau berkomentar banyak kala ditanyak

&quot;Minggu depan PGN RUPS. Minggu depan,&quot; jawab Harry, di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (20/4/2018).
Baca Juga:&amp;nbsp;Elia Massa Manik Dicopot, Nicke Widyawati Ditunjuk Jadi Plt Dirut Pertamina

Harry mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi alasan, pertama pergantian direksi ini  memang merupakan rangkaian keseluruhan tahapan setelah holding. Dengan direksi baru maka bisa  memperkuat dan mempercepat implementasi holding BUMN migas, di mana Pertamina sebagai induk perusahaannya.

&quot;Kedua, dengan perkembangan kondisi terakhir baik itu ada kejadian kecelakaan di pipa Balikpapan, kelangkaan BBM. Komisaris sudah melakukan kajian implementasi yang sangat komprehensif selama satu bulan penuh bersama direksi dan sudah dilaporkan ke kementerian,&quot; tuturnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/11/29/45072/233609_medium.jpg&quot; alt=&quot;PGN Pasok Kebutuhan Gas untuk Pusat Perbelanjaan di Bogor&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Menurut dia, pergantian direksi bukan hanya karena pipa Balikpapan bocor dan kelangkaan BBM saja, tapi menjadi satu kesatuan dalam memperkuat holding BUMN migas.

&quot;Jadi satu kesatuan, dengan direktur yang baru ini justru akan mempercepat proyek kilang RDMP, pengalihan TPPI, holding dan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat,&quot; tuturnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8xNS8xLzExMDE0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - holding BUMN migas menjadi salah satu alasan perombakan direksi PT Pertamina (Persero). Keputusan ini menjadi keputusan Menteri BUMN dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Pertamina hari ini.

Selain Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) juga berpotensi dirombak, lantaran masuk dalam holding migas. Meski demikian, Deputi Bidang Pertambangan Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno tidak mau berkomentar banyak kala ditanyak

&quot;Minggu depan PGN RUPS. Minggu depan,&quot; jawab Harry, di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (20/4/2018).
Baca Juga:&amp;nbsp;Elia Massa Manik Dicopot, Nicke Widyawati Ditunjuk Jadi Plt Dirut Pertamina

Harry mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi alasan, pertama pergantian direksi ini  memang merupakan rangkaian keseluruhan tahapan setelah holding. Dengan direksi baru maka bisa  memperkuat dan mempercepat implementasi holding BUMN migas, di mana Pertamina sebagai induk perusahaannya.

&quot;Kedua, dengan perkembangan kondisi terakhir baik itu ada kejadian kecelakaan di pipa Balikpapan, kelangkaan BBM. Komisaris sudah melakukan kajian implementasi yang sangat komprehensif selama satu bulan penuh bersama direksi dan sudah dilaporkan ke kementerian,&quot; tuturnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/11/29/45072/233609_medium.jpg&quot; alt=&quot;PGN Pasok Kebutuhan Gas untuk Pusat Perbelanjaan di Bogor&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Menurut dia, pergantian direksi bukan hanya karena pipa Balikpapan bocor dan kelangkaan BBM saja, tapi menjadi satu kesatuan dalam memperkuat holding BUMN migas.

&quot;Jadi satu kesatuan, dengan direktur yang baru ini justru akan mempercepat proyek kilang RDMP, pengalihan TPPI, holding dan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat,&quot; tuturnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8xNS8xLzExMDE0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
