<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luncurkan Online Single Submission, Jokowi: Izin Harus Selesai dalam Hitungan Jam</title><description>Pemerintah akan terus mendorong kemudahan investasi terutama yang berorientasi pada nilai ekspor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/25/320/1891283/luncurkan-online-single-submission-jokowi-izin-harus-selesai-dalam-hitungan-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/04/25/320/1891283/luncurkan-online-single-submission-jokowi-izin-harus-selesai-dalam-hitungan-jam"/><item><title>Luncurkan Online Single Submission, Jokowi: Izin Harus Selesai dalam Hitungan Jam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/25/320/1891283/luncurkan-online-single-submission-jokowi-izin-harus-selesai-dalam-hitungan-jam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/04/25/320/1891283/luncurkan-online-single-submission-jokowi-izin-harus-selesai-dalam-hitungan-jam</guid><pubDate>Rabu 25 April 2018 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/25/320/1891283/luncurkan-online-single-submission-jokowi-izin-harus-selesai-dalam-hitungan-jam-Xi1sRec1VN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/25/320/1891283/luncurkan-online-single-submission-jokowi-izin-harus-selesai-dalam-hitungan-jam-Xi1sRec1VN.jpg</image><title>(Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah akan terus mendorong kemudahan investasi terutama yang berorientasi pada nilai ekspor. Pada 2016, nilai ekspor tumbuh 16,2% dengan surplus perdagangan mencapai USD11,8 miliar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, pemerintah akan terus berupaya melakukan penyederhanaan izin untuk meningkatkan iklim investiasi di Indonesia. Penyederhaan itu diharapkan mampu menjadikan perizinan dapat terlaksana dalam hitungan jam.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/04/11/48995/249335_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ketika Presiden Jokowi Salami Tamu Undangan Acara Isra Mikraj di Istana Bogor&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Bulan Mei ini kita akan mengeluarkan yang namanya online single submission yang sedang kita siapkan sistemnya. Sehingga nanti pengurusan izin itu menjadi bukan tahun lagi atau berbulan-bulan atau berhari-hari. Saya minta urusan izin itu kalau menyampaikan ke saya harus dalam sistem yang jam. Artinya bapak ibu kalau ngurus izin itu (selesai dalam hitungan) jam,&quot; kata Jokowi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (25/4/2018).

Jokowi menilai, penerapan online single submission ditargetkan akan berlaku pada Mei 2018. Ia berharap, dengan penerapan sistem tersebut dapat mengetahui persoalan yang selama ini membuat perizinan menjadi lama.

&quot;Saya berikan ini kepada menteri. Dari pusat sampai ke daerah bisa kita lacak, telusuri di mana berhentinya. Dengan online single submission ini adalah sebuah lompatan dalam pengurusan perizinan yang sedang kita siapkan. Sebuah perubahan besar-besaran untuk membuat perizinan dari pusat ke daerah bisa terintegrasi dalam satu kesatuan,&quot; imbuhnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8xMi80LzEwODk3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Dia menilai, penerapan sistem online single submission akan membuat perizinan lebih modern dan terintegrasi. Jokowi mengintruksikan jajaran di Kabinet Kerja untuk mengawal sistem ini dengab didampingi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang terus ditingkatkan.

&quot;Saya selalu ingatkan di belakang penerapan sistem ada manusianya, SDM ini yang menjadi faktor kita ini bisa mengubah pelayanan izin kita. Sistemnya bagus kalau culturenya tidak diubah maka tidak menyelesaikan masalah yang ada,&quot; jelasnya.
Jangan &amp;ldquo;ABS&amp;rdquo;

Jokowi juga menitip pesan kepada para pengusaha agar melaporkan  perkembangan sistem online single submission dalam perizinan di  Indonesia. Bahkan, Kepala Negara menegaskan, akan 'menghajar' para oknum  pejabat bila masih ingin mencari keuntungan pribadi dalam pelayanan  izin tersebut.

&quot;Saya juga titip pesan ke pengusaha, investor, nanti kalau setelah  online single submission diluncurkan kalau masih ada hambatan di  lapangan kalau masih ada yang main-main tolong saya diberitahu,  bisik-bisik kecil saja, pasti saya hajar, pasti akan saya perbaiki, saya  benahi,&quot; tegasnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/04/24/49331/251081_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Bersama Menteri Susi Resmikan Keramba Jaring Apung&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta kepada jajarannya untuk tidak  selalu melaporkan sesuatu yang hanya ingin membuat kesenangan kepada  dirinya. Sebab, Jokowi juga ingin mengetahui permasalahan dan hambatan  dari program pemerintah yang ada di lapangan.

&quot;Jangan takut untuk melaporkan karena itu penting buat saya. Jangan  laporan ke saya hanya ABS, ABS, (atau) Asal Bapak Senang tapi laporan di  lapangannya berbeda. Saya tidak suka hal seperti itu,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah akan terus mendorong kemudahan investasi terutama yang berorientasi pada nilai ekspor. Pada 2016, nilai ekspor tumbuh 16,2% dengan surplus perdagangan mencapai USD11,8 miliar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, pemerintah akan terus berupaya melakukan penyederhanaan izin untuk meningkatkan iklim investiasi di Indonesia. Penyederhaan itu diharapkan mampu menjadikan perizinan dapat terlaksana dalam hitungan jam.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/04/11/48995/249335_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ketika Presiden Jokowi Salami Tamu Undangan Acara Isra Mikraj di Istana Bogor&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Bulan Mei ini kita akan mengeluarkan yang namanya online single submission yang sedang kita siapkan sistemnya. Sehingga nanti pengurusan izin itu menjadi bukan tahun lagi atau berbulan-bulan atau berhari-hari. Saya minta urusan izin itu kalau menyampaikan ke saya harus dalam sistem yang jam. Artinya bapak ibu kalau ngurus izin itu (selesai dalam hitungan) jam,&quot; kata Jokowi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (25/4/2018).

Jokowi menilai, penerapan online single submission ditargetkan akan berlaku pada Mei 2018. Ia berharap, dengan penerapan sistem tersebut dapat mengetahui persoalan yang selama ini membuat perizinan menjadi lama.

&quot;Saya berikan ini kepada menteri. Dari pusat sampai ke daerah bisa kita lacak, telusuri di mana berhentinya. Dengan online single submission ini adalah sebuah lompatan dalam pengurusan perizinan yang sedang kita siapkan. Sebuah perubahan besar-besaran untuk membuat perizinan dari pusat ke daerah bisa terintegrasi dalam satu kesatuan,&quot; imbuhnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8xMi80LzEwODk3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Dia menilai, penerapan sistem online single submission akan membuat perizinan lebih modern dan terintegrasi. Jokowi mengintruksikan jajaran di Kabinet Kerja untuk mengawal sistem ini dengab didampingi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang terus ditingkatkan.

&quot;Saya selalu ingatkan di belakang penerapan sistem ada manusianya, SDM ini yang menjadi faktor kita ini bisa mengubah pelayanan izin kita. Sistemnya bagus kalau culturenya tidak diubah maka tidak menyelesaikan masalah yang ada,&quot; jelasnya.
Jangan &amp;ldquo;ABS&amp;rdquo;

Jokowi juga menitip pesan kepada para pengusaha agar melaporkan  perkembangan sistem online single submission dalam perizinan di  Indonesia. Bahkan, Kepala Negara menegaskan, akan 'menghajar' para oknum  pejabat bila masih ingin mencari keuntungan pribadi dalam pelayanan  izin tersebut.

&quot;Saya juga titip pesan ke pengusaha, investor, nanti kalau setelah  online single submission diluncurkan kalau masih ada hambatan di  lapangan kalau masih ada yang main-main tolong saya diberitahu,  bisik-bisik kecil saja, pasti saya hajar, pasti akan saya perbaiki, saya  benahi,&quot; tegasnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/04/24/49331/251081_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Bersama Menteri Susi Resmikan Keramba Jaring Apung&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta kepada jajarannya untuk tidak  selalu melaporkan sesuatu yang hanya ingin membuat kesenangan kepada  dirinya. Sebab, Jokowi juga ingin mengetahui permasalahan dan hambatan  dari program pemerintah yang ada di lapangan.

&quot;Jangan takut untuk melaporkan karena itu penting buat saya. Jangan  laporan ke saya hanya ABS, ABS, (atau) Asal Bapak Senang tapi laporan di  lapangannya berbeda. Saya tidak suka hal seperti itu,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
