<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Presiden Jokowi: Harus Kreatif, Bangun Infrastruktur Jangan Andalkan APBN</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai perencanaan pembangunan yang dilakukan pusat dan daerah belum terintegrasi dengan baik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/30/320/1892781/pesan-presiden-jokowi-harus-kreatif-bangun-infrastruktur-jangan-andalkan-apbn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/04/30/320/1892781/pesan-presiden-jokowi-harus-kreatif-bangun-infrastruktur-jangan-andalkan-apbn"/><item><title>Pesan Presiden Jokowi: Harus Kreatif, Bangun Infrastruktur Jangan Andalkan APBN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/04/30/320/1892781/pesan-presiden-jokowi-harus-kreatif-bangun-infrastruktur-jangan-andalkan-apbn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/04/30/320/1892781/pesan-presiden-jokowi-harus-kreatif-bangun-infrastruktur-jangan-andalkan-apbn</guid><pubDate>Senin 30 April 2018 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/30/320/1892781/pesan-presiden-jokowi-harus-kreatif-bangun-infrastruktur-jangan-andalkan-apbn-2Zn26t191p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Presiden Jokowi Buka Musrenbangnas (Ulfa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/30/320/1892781/pesan-presiden-jokowi-harus-kreatif-bangun-infrastruktur-jangan-andalkan-apbn-2Zn26t191p.jpg</image><title>Foto: Presiden Jokowi Buka Musrenbangnas (Ulfa/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai perencanaan pembangunan yang dilakukan pusat dan daerah belum terintegrasi dengan baik.

Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), Kepala Negara pun meminta sinkronisasi pembangunan bisa diperbaiki.
&amp;nbsp;
Jokowi mencontohkan, ada lebih dari 30 pembangunan pelabuhan  yang ternyata tidak ada jalannya. Kemudian, ada pembangunan waduk  belum ada irigasinya.

&quot;Ini belum sinkron, coba lakukan bersama-sama lakukan perencanaan fokus. Bolak-balik sudah saya sampaikan, orientasi pada proyek harus ada fokus dan skala prioritas di setiap provinsi dan kota,&quot; tuturnya, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Menurut dia, sinkronisasi pengerjaan proyek pusat dan daerah salah satu upaya memaksimalkan waktu. Di mana waktu sekarang ini dianggap sebagai komoditas termahal di dunia.

&quot;Masa saya temukan ada museum di tengah hutan. Oleh sebab itu semua jangan dibuat ruwet, disederhanakan supaya semua cepat dan cepat. Jangan buang-buang waktu dan ada sinkronisasi pusat dan daerah,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, kata Jokowi, dalam pengerjaan proyek jangan melulu andalkan keterbatasan APBN. Harus lebih kreatif mencari skema pembiayaan pembangunan infrastruktur.

&quot;Jangan gunakan APBN saja, bisa gunakan Public Private Partnership, ada sekuritisasi, ada limited concession scheme, gunakan itu,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8yMi8yMi8xMDkzOTMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai perencanaan pembangunan yang dilakukan pusat dan daerah belum terintegrasi dengan baik.

Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), Kepala Negara pun meminta sinkronisasi pembangunan bisa diperbaiki.
&amp;nbsp;
Jokowi mencontohkan, ada lebih dari 30 pembangunan pelabuhan  yang ternyata tidak ada jalannya. Kemudian, ada pembangunan waduk  belum ada irigasinya.

&quot;Ini belum sinkron, coba lakukan bersama-sama lakukan perencanaan fokus. Bolak-balik sudah saya sampaikan, orientasi pada proyek harus ada fokus dan skala prioritas di setiap provinsi dan kota,&quot; tuturnya, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Menurut dia, sinkronisasi pengerjaan proyek pusat dan daerah salah satu upaya memaksimalkan waktu. Di mana waktu sekarang ini dianggap sebagai komoditas termahal di dunia.

&quot;Masa saya temukan ada museum di tengah hutan. Oleh sebab itu semua jangan dibuat ruwet, disederhanakan supaya semua cepat dan cepat. Jangan buang-buang waktu dan ada sinkronisasi pusat dan daerah,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, kata Jokowi, dalam pengerjaan proyek jangan melulu andalkan keterbatasan APBN. Harus lebih kreatif mencari skema pembiayaan pembangunan infrastruktur.

&quot;Jangan gunakan APBN saja, bisa gunakan Public Private Partnership, ada sekuritisasi, ada limited concession scheme, gunakan itu,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8yMi8yMi8xMDkzOTMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
