<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Cara Indonesia Tingkatkan Ekspor Sawit ke India</title><description>Pemerintah menyakini bahwa ekspor ke India bakal menguat setelah pada kuartal I-2018 mengalami penurunan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/06/05/320/1907018/ini-cara-indonesia-tingkatkan-ekspor-sawit-ke-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/06/05/320/1907018/ini-cara-indonesia-tingkatkan-ekspor-sawit-ke-india"/><item><title>Ini Cara Indonesia Tingkatkan Ekspor Sawit ke India</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/06/05/320/1907018/ini-cara-indonesia-tingkatkan-ekspor-sawit-ke-india</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/06/05/320/1907018/ini-cara-indonesia-tingkatkan-ekspor-sawit-ke-india</guid><pubDate>Selasa 05 Juni 2018 21:32 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/06/05/320/1907018/ini-cara-indonesia-tingkatkan-ekspor-sawit-ke-india-x2WkKMWLQw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Setkab</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/06/05/320/1907018/ini-cara-indonesia-tingkatkan-ekspor-sawit-ke-india-x2WkKMWLQw.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Setkab</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menyakini bahwa ekspor ke India bakal menguat setelah pada kuartal I-2018 mengalami penurunan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor sawit ke Indonesia turun 22,95% karena kebijakan bea masuk Crude Palm Oil (CPO) meningkat menjadi 15%.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, Presiden beberapa waktu lalu sudah mengkomunikasikan hal ini kepada petinggi pemerintahan India. Hal tersebut dilakukan supaya ada peninjauan lagi terhadap pengenaan bea masuk CPO Indonesia.

&quot;Kembali dan beliau meninjau kembali. tapi dari beberapa kali pertemuan juga sudah menyampaikan Mendag India, dalam diskusi itu saya meyakinkan bahwa akan memberikan harga pokok produk mereka meningkat makanan,&quot; tuturnya di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (5/6/2018).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/03/16/48249/245914_medium.jpg&quot; alt=&quot;Mendag Enggartiasto Lukita Ingat 3 Tugas dari Presiden Jokowi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Enggar belum mau berspekulasi kapan ekspor sawit meningkat. Hanya saja, kata Enggar, pemerintah terus berkomunikasi dan meyakinkan pemerintah India.

&quot;APBN mereka kan kalau nerima kan itu ada bea kan dari mereka, untuk kepentingan APBN mereka ini untuk nasional budget kalau kata mereka,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Secara peluang, Enggar belum mengetahui berapa besar ekspor akan meningkat. Yang jelas, saat ekspor sawit Indonesia bermasalah masuk ke Eropa, hal tersebut sudah berhasil diatasi.

&quot;Ke Eropa kita dorong lagi dan ya kan kemarin naik 27%. Jadi ya terus kita dorong,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMC8wNC80LzEwMzU3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menyakini bahwa ekspor ke India bakal menguat setelah pada kuartal I-2018 mengalami penurunan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor sawit ke Indonesia turun 22,95% karena kebijakan bea masuk Crude Palm Oil (CPO) meningkat menjadi 15%.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, Presiden beberapa waktu lalu sudah mengkomunikasikan hal ini kepada petinggi pemerintahan India. Hal tersebut dilakukan supaya ada peninjauan lagi terhadap pengenaan bea masuk CPO Indonesia.

&quot;Kembali dan beliau meninjau kembali. tapi dari beberapa kali pertemuan juga sudah menyampaikan Mendag India, dalam diskusi itu saya meyakinkan bahwa akan memberikan harga pokok produk mereka meningkat makanan,&quot; tuturnya di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (5/6/2018).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/03/16/48249/245914_medium.jpg&quot; alt=&quot;Mendag Enggartiasto Lukita Ingat 3 Tugas dari Presiden Jokowi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Enggar belum mau berspekulasi kapan ekspor sawit meningkat. Hanya saja, kata Enggar, pemerintah terus berkomunikasi dan meyakinkan pemerintah India.

&quot;APBN mereka kan kalau nerima kan itu ada bea kan dari mereka, untuk kepentingan APBN mereka ini untuk nasional budget kalau kata mereka,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Secara peluang, Enggar belum mengetahui berapa besar ekspor akan meningkat. Yang jelas, saat ekspor sawit Indonesia bermasalah masuk ke Eropa, hal tersebut sudah berhasil diatasi.

&quot;Ke Eropa kita dorong lagi dan ya kan kemarin naik 27%. Jadi ya terus kita dorong,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMC8wNC80LzEwMzU3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
