<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Dijual di Pinggir Jalan, Berapa Modal Bisnis Gorengan?</title><description>Potensi bisnis makanan yang dahsyat, mengingat saat ini gorengan menjadi camilan utama yang dipilih banyak orang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/06/30/320/1915660/banyak-dijual-di-pinggir-jalan-berapa-modal-bisnis-gorengan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/06/30/320/1915660/banyak-dijual-di-pinggir-jalan-berapa-modal-bisnis-gorengan"/><item><title>Banyak Dijual di Pinggir Jalan, Berapa Modal Bisnis Gorengan?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/06/30/320/1915660/banyak-dijual-di-pinggir-jalan-berapa-modal-bisnis-gorengan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/06/30/320/1915660/banyak-dijual-di-pinggir-jalan-berapa-modal-bisnis-gorengan</guid><pubDate>Sabtu 30 Juni 2018 05:19 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/06/29/320/1915660/banyak-dijual-di-pinggir-jalan-berapa-modal-bisnis-gorengan-elcMO43GOg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjual Gorengan. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/06/29/320/1915660/banyak-dijual-di-pinggir-jalan-berapa-modal-bisnis-gorengan-elcMO43GOg.jpg</image><title>Penjual Gorengan. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bisnis makanan yang tidak kalah menggiurkan adalah gorengan. Potensi bisnis makanan yang dahsyat, mengingat saat ini gorengan menjadi camilan utama yang dipilih banyak orang saat nongkrong maupun bersantai.
Di daerah perkotaan, sudah menjadi hal yang lumrah dan seakan menjadi adat kebiasaan, yakni saat berkumpul bersama ada gorengan. Gorengan tidak hanya dinikmati kalangan anak-anak dan remaja, tetapi juga orang dewasa.
Oleh karena itu, bisnis dapat menjadi alternatif bagi Anda yang ingin menjadi kaya raya. Untuk membuka bisnis ini, berikut contoh analisis usaha yang dilansir dari buku Pengangguran Kaya Raya milik Wildan Fatoni terbitan 2016:
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2012/07/26/6491/39757_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tahu Langka, Pedagang Gorengan Mengeluh&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
1. Modal Modal Awal
a. Gerobak Rp1.500.000
b. Peralatan masak Rp400.000
c. Tabung gas dan kompor gas Rp350.000
Total Rp2.250.000
2. Biaya Operasional Bulanan
a. Bahan baku (pisang, tahu, tempe, tepung, dan lain-lain) Rp100.000 x 30 hari = Rp3.000.000
b. Minyak goreng Rp20.000 x 30 hari = Rp 600.000
c. Gas elpiji Rp15.000 (untuk 3 hari) x 10 = Rp150.000
d. Lain-lain Rp250.000
Total Rp4.000.000
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2012/07/26/6491/39754_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tahu Langka, Pedagang Gorengan Mengeluh&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
3. Asumsi Pendapatan per Bulan
- Laba per bulan
1) 150 buah per hari @ Rp1.000 x 30 hari (untuk gorengan harga Rp1.000) = Rp4.500.000
2) 250 buah  @ Rp500 x 30 hari (untuk gorengan yang harga Rp500) = Rp3.750.000
- Total Rp8.250.000
-Keuntungan
= pendapatan - biaya operasional bulanan
= Rp8.250.000 - Rp4.000.000
= Rp4.250.000
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8xMS8yMi8xMDY0NDYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bisnis makanan yang tidak kalah menggiurkan adalah gorengan. Potensi bisnis makanan yang dahsyat, mengingat saat ini gorengan menjadi camilan utama yang dipilih banyak orang saat nongkrong maupun bersantai.
Di daerah perkotaan, sudah menjadi hal yang lumrah dan seakan menjadi adat kebiasaan, yakni saat berkumpul bersama ada gorengan. Gorengan tidak hanya dinikmati kalangan anak-anak dan remaja, tetapi juga orang dewasa.
Oleh karena itu, bisnis dapat menjadi alternatif bagi Anda yang ingin menjadi kaya raya. Untuk membuka bisnis ini, berikut contoh analisis usaha yang dilansir dari buku Pengangguran Kaya Raya milik Wildan Fatoni terbitan 2016:
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2012/07/26/6491/39757_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tahu Langka, Pedagang Gorengan Mengeluh&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
1. Modal Modal Awal
a. Gerobak Rp1.500.000
b. Peralatan masak Rp400.000
c. Tabung gas dan kompor gas Rp350.000
Total Rp2.250.000
2. Biaya Operasional Bulanan
a. Bahan baku (pisang, tahu, tempe, tepung, dan lain-lain) Rp100.000 x 30 hari = Rp3.000.000
b. Minyak goreng Rp20.000 x 30 hari = Rp 600.000
c. Gas elpiji Rp15.000 (untuk 3 hari) x 10 = Rp150.000
d. Lain-lain Rp250.000
Total Rp4.000.000
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2012/07/26/6491/39754_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tahu Langka, Pedagang Gorengan Mengeluh&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
3. Asumsi Pendapatan per Bulan
- Laba per bulan
1) 150 buah per hari @ Rp1.000 x 30 hari (untuk gorengan harga Rp1.000) = Rp4.500.000
2) 250 buah  @ Rp500 x 30 hari (untuk gorengan yang harga Rp500) = Rp3.750.000
- Total Rp8.250.000
-Keuntungan
= pendapatan - biaya operasional bulanan
= Rp8.250.000 - Rp4.000.000
= Rp4.250.000
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8xMS8yMi8xMDY0NDYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
