<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Uji Coba 5.000 Gas Elpiji 3 Kg Nonsubsidi</title><description>Masa uji coba pasar akan memakan waktu kurang lebih setengah tahun ke depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/01/320/1916322/pertamina-uji-coba-5-000-gas-elpiji-3-kg-nonsubsidi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/07/01/320/1916322/pertamina-uji-coba-5-000-gas-elpiji-3-kg-nonsubsidi"/><item><title>Pertamina Uji Coba 5.000 Gas Elpiji 3 Kg Nonsubsidi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/01/320/1916322/pertamina-uji-coba-5-000-gas-elpiji-3-kg-nonsubsidi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/07/01/320/1916322/pertamina-uji-coba-5-000-gas-elpiji-3-kg-nonsubsidi</guid><pubDate>Minggu 01 Juli 2018 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/01/320/1916322/pertamina-uji-coba-5-000-gas-elpiji-3-kg-nonsubsidi-wG8Zurz8e5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Elpiji non subsidi 5,5 kilogram (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/01/320/1916322/pertamina-uji-coba-5-000-gas-elpiji-3-kg-nonsubsidi-wG8Zurz8e5.jpg</image><title>Foto: Elpiji non subsidi 5,5 kilogram (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mulai melakukan uji coba penjualan gas elpiji 3 kilogram (kg) non subsidi pada pekan depan. Hal tersebut menindaklanjuti rencana perseroan untuk menjual gas elpiji 3 kg  non subsidi secara komersil yang sedianya mulai hari ini.

VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menuturkan, masa uji coba pasar akan memakan waktu kurang lebih setengah tahun ke depan.

&quot;Uji pasarnya akan mulai pertengahan minggu ini. Uji pasar kurang lebih 6 bulan,&quot; kata Adiatma saat dihubungi Okezone, Minggu (1/7/2018).






Adiatma melanjutkan, untuk periode uji coba perseroan akan mendistribusikan gas elpiji 3 kilogram non subsidi di dua wilayah, yaitu Jakarta dan Surabaya. Selanjutnya, perseroan akan melakukan evaluasi terkait penjualan produk.

&quot;(Distribusi) Daerah Jakarta dan Surabaya, jumlah tabung kurang lebih 5.000 tabung,&quot; kata Adiatma.

Sebelumnya, Plt Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan perseroan merencanakan penjualan ini dimulai hari ini, 1 Juli 2018.

Elpiji nonsubsidi ini pun dijual bebas kepada masyarakat, sehingga baik masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun yang mampu bisa membelinya.



&quot;(Elpiji non subsidi jadi dijual) per 1 Juli 2018. (Teknisnya) ya dijual aja tapi ini tidak di subsidi,&quot; ujar Nicke di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (22/6/2018) silam.


Penjualan ini, menurutnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mampu, khususnya yang tinggal di apartemen dan terbiasa dengan hidup praktis. Di mana hanya membutuhkan gas dengan ukuran yang kecil.



&quot;Karena kan gini, sebetulnya ada orang yang memerlukan 3 kg tapi mereka tidak perlu subsidi, mungkin seperti yang di apartemen. Dia ngapain beli yang besar. Karena permintaan ada maka kita siapkan,&quot; jelasnya.






Nicke memastikan, disamping penjualan elpiji 3 kilogram nonsubsidi,
namun kuota tabung gas subsidi tak akan berkurang. Menurutnya, hal tersebut sama dengan yang dilakukan Pertamina saat menjual tabung gas 12 kg nonsubsidi saat itu.



&quot;Enggak akan berkurang (kuota elpiji subsidi). Kayak kita jual elpiji yang 12 kg aja, sama aja,&quot; katanya.



Adapun harga pasti tabung gas 3 kg nonsubsidi belum dapat disebutkan oleh Nicke. Namun berdasarkan usulan dari Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, elpiji 3 kg nonsubsidi akan dijual dengan harga Rp39.000.

&quot;Belum nanti (kisaran harganya). Belum tahu (apakah akan dijual Rp39 ribu atau tidak),&quot; katanya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNi8wOC8xLzExMzA2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mulai melakukan uji coba penjualan gas elpiji 3 kilogram (kg) non subsidi pada pekan depan. Hal tersebut menindaklanjuti rencana perseroan untuk menjual gas elpiji 3 kg  non subsidi secara komersil yang sedianya mulai hari ini.

VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menuturkan, masa uji coba pasar akan memakan waktu kurang lebih setengah tahun ke depan.

&quot;Uji pasarnya akan mulai pertengahan minggu ini. Uji pasar kurang lebih 6 bulan,&quot; kata Adiatma saat dihubungi Okezone, Minggu (1/7/2018).






Adiatma melanjutkan, untuk periode uji coba perseroan akan mendistribusikan gas elpiji 3 kilogram non subsidi di dua wilayah, yaitu Jakarta dan Surabaya. Selanjutnya, perseroan akan melakukan evaluasi terkait penjualan produk.

&quot;(Distribusi) Daerah Jakarta dan Surabaya, jumlah tabung kurang lebih 5.000 tabung,&quot; kata Adiatma.

Sebelumnya, Plt Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan perseroan merencanakan penjualan ini dimulai hari ini, 1 Juli 2018.

Elpiji nonsubsidi ini pun dijual bebas kepada masyarakat, sehingga baik masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun yang mampu bisa membelinya.



&quot;(Elpiji non subsidi jadi dijual) per 1 Juli 2018. (Teknisnya) ya dijual aja tapi ini tidak di subsidi,&quot; ujar Nicke di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (22/6/2018) silam.


Penjualan ini, menurutnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mampu, khususnya yang tinggal di apartemen dan terbiasa dengan hidup praktis. Di mana hanya membutuhkan gas dengan ukuran yang kecil.



&quot;Karena kan gini, sebetulnya ada orang yang memerlukan 3 kg tapi mereka tidak perlu subsidi, mungkin seperti yang di apartemen. Dia ngapain beli yang besar. Karena permintaan ada maka kita siapkan,&quot; jelasnya.






Nicke memastikan, disamping penjualan elpiji 3 kilogram nonsubsidi,
namun kuota tabung gas subsidi tak akan berkurang. Menurutnya, hal tersebut sama dengan yang dilakukan Pertamina saat menjual tabung gas 12 kg nonsubsidi saat itu.



&quot;Enggak akan berkurang (kuota elpiji subsidi). Kayak kita jual elpiji yang 12 kg aja, sama aja,&quot; katanya.



Adapun harga pasti tabung gas 3 kg nonsubsidi belum dapat disebutkan oleh Nicke. Namun berdasarkan usulan dari Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, elpiji 3 kg nonsubsidi akan dijual dengan harga Rp39.000.

&quot;Belum nanti (kisaran harganya). Belum tahu (apakah akan dijual Rp39 ribu atau tidak),&quot; katanya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNi8wOC8xLzExMzA2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
