<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pagu Belanja Kementerian dan Lembaga 2019 Diturunkan Jadi Rp838,6 Triliun</title><description>Banggar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat lanjutan pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/04/20/1917653/pagu-belanja-kementerian-dan-lembaga-2019-diturunkan-jadi-rp838-6-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/07/04/20/1917653/pagu-belanja-kementerian-dan-lembaga-2019-diturunkan-jadi-rp838-6-triliun"/><item><title>Pagu Belanja Kementerian dan Lembaga 2019 Diturunkan Jadi Rp838,6 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/04/20/1917653/pagu-belanja-kementerian-dan-lembaga-2019-diturunkan-jadi-rp838-6-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/07/04/20/1917653/pagu-belanja-kementerian-dan-lembaga-2019-diturunkan-jadi-rp838-6-triliun</guid><pubDate>Rabu 04 Juli 2018 11:26 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/04/20/1917653/pagu-belanja-kementerian-dan-lembaga-2019-diturunkan-jadi-rp838-6-triliun-eJkfFBOvEB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Belanja K/L Diturunkan (Feby/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/04/20/1917653/pagu-belanja-kementerian-dan-lembaga-2019-diturunkan-jadi-rp838-6-triliun-eJkfFBOvEB.jpg</image><title>Foto: Belanja K/L Diturunkan (Feby/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat lanjutan pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019. Kali ini, pembahasan mengenai pagu belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk Rencana Kerja 2019.

Pemerintah diwakili Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, tren dari pada kenaikan belanja K/L sejak 2015 hingga 2018 mengalami fluktuatif. Di mana pada 2016 terjadi penurunan anggaran, namun naik kembali pada penetapan pagu K/L di 2018.

&quot;Untuk 2019 ini di kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal, pagu indikatif sedikit turun dibandingkan 2018. Total pagu Rp838,6 triliun atau sedikit turun dibandingkan 2018 sebesar Rp847,4 triliun,&quot; ujarnya di Ruang Sidang Banggar DPR, Jakarta, Rabu (4/7/2018).
&amp;nbsp;
Dia menerangkan, melalui alokasi belanja K/L tersebut akan diperuntukan untuk kebutuhan pokok penyelenggaran pemerintah dan pelayanan K/L kepada masyarakat serta menyelesaikan program prioritas pemerintah.

&quot;Di 2019 juga akan dilakukan pembangunan manusia dan kemiskinan, kemudian pengurangan kesenjangan wilayan peningkatan nilai tambah produk pertanian, peyediaan  energi dan kesuksesan pemilu 2019,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8yOS80LzExMDU0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat lanjutan pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019. Kali ini, pembahasan mengenai pagu belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk Rencana Kerja 2019.

Pemerintah diwakili Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, tren dari pada kenaikan belanja K/L sejak 2015 hingga 2018 mengalami fluktuatif. Di mana pada 2016 terjadi penurunan anggaran, namun naik kembali pada penetapan pagu K/L di 2018.

&quot;Untuk 2019 ini di kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal, pagu indikatif sedikit turun dibandingkan 2018. Total pagu Rp838,6 triliun atau sedikit turun dibandingkan 2018 sebesar Rp847,4 triliun,&quot; ujarnya di Ruang Sidang Banggar DPR, Jakarta, Rabu (4/7/2018).
&amp;nbsp;
Dia menerangkan, melalui alokasi belanja K/L tersebut akan diperuntukan untuk kebutuhan pokok penyelenggaran pemerintah dan pelayanan K/L kepada masyarakat serta menyelesaikan program prioritas pemerintah.

&quot;Di 2019 juga akan dilakukan pembangunan manusia dan kemiskinan, kemudian pengurangan kesenjangan wilayan peningkatan nilai tambah produk pertanian, peyediaan  energi dan kesuksesan pemilu 2019,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8yOS80LzExMDU0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
