<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>20% Pengguna Elpiji Melon Bakal Pindah ke Gas 3 Kg Nonsubsidi</title><description>Pemasaran produk elpiji non subsidi berwarna pink fuschia tersebut diproyeksi mengalihkan 10%-20% pengguna elpiji 3 kg subsidi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/04/320/1917780/20-pengguna-elpiji-melon-bakal-pindah-ke-gas-3-kg-nonsubsidi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/07/04/320/1917780/20-pengguna-elpiji-melon-bakal-pindah-ke-gas-3-kg-nonsubsidi"/><item><title>20% Pengguna Elpiji Melon Bakal Pindah ke Gas 3 Kg Nonsubsidi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/04/320/1917780/20-pengguna-elpiji-melon-bakal-pindah-ke-gas-3-kg-nonsubsidi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/07/04/320/1917780/20-pengguna-elpiji-melon-bakal-pindah-ke-gas-3-kg-nonsubsidi</guid><pubDate>Rabu 04 Juli 2018 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/04/320/1917780/20-pengguna-elpiji-melon-bakal-pindah-ke-gas-3-kg-nonsubsidi-JT04Rc55zT.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Elpiji 3 Kg (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/04/320/1917780/20-pengguna-elpiji-melon-bakal-pindah-ke-gas-3-kg-nonsubsidi-JT04Rc55zT.jpeg</image><title>Elpiji 3 Kg (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memasarkan produk elpiji 3 kilogram (kg) nonsubsidi sejak 1 Juli 2018. Pemasaran produk elpiji non subsidi berwarna pink fuschia tersebut diproyeksi mengalihkan 10%-20% pengguna elpiji 3 kg subsidi.
Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas'ud Khamid menyatakan, selama ini pasar elpiji 3 kg subsidi salah sasaran, banyak pengguna tingkat ekonomi menengah ke atas yang juga turut menikmati.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/08/45371/234722_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pasokan Gas Elpiji Seluruh Indonesia Dipastikan Aman&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Ini untuk mengambil posisi market pelanggan yang perlu 3 kg non subsidi karena mereka mampu tapi kita belum siapkan saat itu. Kita melihat ada pasar yang baik di situ,&quot; ujarnya di Hotel Fairmont, Rabu (4/7/2018).
Oleh sebab itu, pemasaran akan dilakukan pada konsumen kelas menengah ke atas, seperti di lokasi apartemen dan mall.
&quot;Kemarin di Jakarta kita coba pasarkan di 7 apartemen, tapi kan jumlah apartemen kan enggak cuma 7. Makannya,  nanti kita liat responsnya, kalau nanti responsnya bagus kita tambah,&quot; jelasnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/08/45371/234725_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pasokan Gas Elpiji Seluruh Indonesia Dipastikan Aman&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Dengan demikian, pasar elpiji subsidi yang selama ini salah sasaran akan bergeser 10-20%. &quot;Bukan ambil pasar (subsidi), tapi demand elpiji 3 kg yang orang mampu bergeser sekitar 10%-20% dari volume total sekarang,&quot; jelasnya.
Mas'ud mengatakan, setelah uji pasar di Jakarta dan Surabaya, elpiji non-subsidi ini juga akan didistribusikan di berbagai kota besar lainnya, seperti Bali.
&quot;Ini uji coba dulu, tes market melihat perilaku market, sistem distribusi kita, sehingga jalan bareng yang melon hijau dan melon pink,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNi8wOC8xLzExMzA2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memasarkan produk elpiji 3 kilogram (kg) nonsubsidi sejak 1 Juli 2018. Pemasaran produk elpiji non subsidi berwarna pink fuschia tersebut diproyeksi mengalihkan 10%-20% pengguna elpiji 3 kg subsidi.
Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas'ud Khamid menyatakan, selama ini pasar elpiji 3 kg subsidi salah sasaran, banyak pengguna tingkat ekonomi menengah ke atas yang juga turut menikmati.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/08/45371/234722_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pasokan Gas Elpiji Seluruh Indonesia Dipastikan Aman&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Ini untuk mengambil posisi market pelanggan yang perlu 3 kg non subsidi karena mereka mampu tapi kita belum siapkan saat itu. Kita melihat ada pasar yang baik di situ,&quot; ujarnya di Hotel Fairmont, Rabu (4/7/2018).
Oleh sebab itu, pemasaran akan dilakukan pada konsumen kelas menengah ke atas, seperti di lokasi apartemen dan mall.
&quot;Kemarin di Jakarta kita coba pasarkan di 7 apartemen, tapi kan jumlah apartemen kan enggak cuma 7. Makannya,  nanti kita liat responsnya, kalau nanti responsnya bagus kita tambah,&quot; jelasnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/08/45371/234725_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pasokan Gas Elpiji Seluruh Indonesia Dipastikan Aman&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Dengan demikian, pasar elpiji subsidi yang selama ini salah sasaran akan bergeser 10-20%. &quot;Bukan ambil pasar (subsidi), tapi demand elpiji 3 kg yang orang mampu bergeser sekitar 10%-20% dari volume total sekarang,&quot; jelasnya.
Mas'ud mengatakan, setelah uji pasar di Jakarta dan Surabaya, elpiji non-subsidi ini juga akan didistribusikan di berbagai kota besar lainnya, seperti Bali.
&quot;Ini uji coba dulu, tes market melihat perilaku market, sistem distribusi kita, sehingga jalan bareng yang melon hijau dan melon pink,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNi8wOC8xLzExMzA2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
