<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dunia Sedang Sulit, Jokowi: Bersyukur Ekonomi Kita Masih Tumbuh 5% Lebih</title><description>Jokowi mengemukakan, bahwa bahwa situasi ekonomi dunia sekarang ini masih betul-betul pada posisi yang sangat sulit.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/05/20/1918177/dunia-sedang-sulit-jokowi-bersyukur-ekonomi-kita-masih-tumbuh-5-lebih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/07/05/20/1918177/dunia-sedang-sulit-jokowi-bersyukur-ekonomi-kita-masih-tumbuh-5-lebih"/><item><title>Dunia Sedang Sulit, Jokowi: Bersyukur Ekonomi Kita Masih Tumbuh 5% Lebih</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/05/20/1918177/dunia-sedang-sulit-jokowi-bersyukur-ekonomi-kita-masih-tumbuh-5-lebih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/07/05/20/1918177/dunia-sedang-sulit-jokowi-bersyukur-ekonomi-kita-masih-tumbuh-5-lebih</guid><pubDate>Kamis 05 Juli 2018 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/05/20/1918177/dunia-sedang-sulit-jokowi-bersyukur-ekonomi-kita-masih-tumbuh-5-lebih-suX0akUlhP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi dengan Bupati di Istana Bogor (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/05/20/1918177/dunia-sedang-sulit-jokowi-bersyukur-ekonomi-kita-masih-tumbuh-5-lebih-suX0akUlhP.jpg</image><title>Presiden Jokowi dengan Bupati di Istana Bogor (Foto: Setkab)</title></images><description> 
BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, bahwa bahwa situasi ekonomi dunia sekarang ini masih betul-betul pada posisi yang sangat sulit.

Jokowi meyakini, para bupati juga merasakan betapa ketidakpastian ekonomi dunia itu betul-betul sulit dikalkulasi dan sulit dihitung. Namun demikian, menurut Presiden, Indonesia patut bersyukur karena pertumbuhan ekonomi masih 5% lebih.

&amp;ldquo;Saya kira kita patut bersyukur ekonomi kita masih bisa tumbuh 5% lebih sedikit. Itu sudah saya kira patut kita syukuri,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan para Bupati, di ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/7/2018)
&amp;nbsp;
Presiden membandingkan dengan negara-negara lain, misalnya seperti pertumbuhan ekonomi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang turun dari 11% jadi 10%, langsung  anjlok sekarang ke posisi 6,5%.

&amp;ldquo;Betul-betul sebuah proses yang berat,&amp;rdquo; tutur Presiden Jokowi.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/07/04/51392/260047_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Ajak Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim Blusukan di Posyandu Caringin, Bogor&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebelumnya saat mengawali pengantarnya, Presiden Jokowi menjelaskan, pertemuannya dengan Bupati yang dilakukan dalam beberapa gelombang agar jumlahnya tidak terlalu besar sengaja dilakukan dengan harapan agar lebih bebas untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan pemerintahan di daerah.

Presiden menegaskan keinginannya  agar pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten ini satu, betul-betul satu garis lurus, dan setiap kebijakan-kebijakan yang ada di pemerintah pusat bisa dikerjakan secara sinergi bersama-sama antara pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten.

Saat bertemu dengan para Bupati itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

</description><content:encoded> 
BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, bahwa bahwa situasi ekonomi dunia sekarang ini masih betul-betul pada posisi yang sangat sulit.

Jokowi meyakini, para bupati juga merasakan betapa ketidakpastian ekonomi dunia itu betul-betul sulit dikalkulasi dan sulit dihitung. Namun demikian, menurut Presiden, Indonesia patut bersyukur karena pertumbuhan ekonomi masih 5% lebih.

&amp;ldquo;Saya kira kita patut bersyukur ekonomi kita masih bisa tumbuh 5% lebih sedikit. Itu sudah saya kira patut kita syukuri,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan para Bupati, di ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/7/2018)
&amp;nbsp;
Presiden membandingkan dengan negara-negara lain, misalnya seperti pertumbuhan ekonomi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang turun dari 11% jadi 10%, langsung  anjlok sekarang ke posisi 6,5%.

&amp;ldquo;Betul-betul sebuah proses yang berat,&amp;rdquo; tutur Presiden Jokowi.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/07/04/51392/260047_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Ajak Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim Blusukan di Posyandu Caringin, Bogor&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebelumnya saat mengawali pengantarnya, Presiden Jokowi menjelaskan, pertemuannya dengan Bupati yang dilakukan dalam beberapa gelombang agar jumlahnya tidak terlalu besar sengaja dilakukan dengan harapan agar lebih bebas untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan pemerintahan di daerah.

Presiden menegaskan keinginannya  agar pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten ini satu, betul-betul satu garis lurus, dan setiap kebijakan-kebijakan yang ada di pemerintah pusat bisa dikerjakan secara sinergi bersama-sama antara pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten.

Saat bertemu dengan para Bupati itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

</content:encoded></item></channel></rss>
