<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Stagnan, Saham Batavia Prosperindo Trans Naik 70%</title><description>PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) hari ini mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/09/278/1919760/sempat-stagnan-saham-batavia-prosperindo-trans-naik-70</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/07/09/278/1919760/sempat-stagnan-saham-batavia-prosperindo-trans-naik-70"/><item><title>Sempat Stagnan, Saham Batavia Prosperindo Trans Naik 70%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/09/278/1919760/sempat-stagnan-saham-batavia-prosperindo-trans-naik-70</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/07/09/278/1919760/sempat-stagnan-saham-batavia-prosperindo-trans-naik-70</guid><pubDate>Senin 09 Juli 2018 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/09/278/1919760/sempat-stagnan-saham-batavia-prosperindo-trans-naik-70-jnJgP3iAco.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/09/278/1919760/sempat-stagnan-saham-batavia-prosperindo-trans-naik-70-jnJgP3iAco.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Antara)</title></images><description>JAKARTA - PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) hari ini mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan tercatat sebagai perusahaan ke 24 yang melantai di pasar modal tahun 2018.
Perseroan yang bergerak pada jasa penyewaan motor, melepas 400.000.000 saham kepada publik. Dengan harga pelaksanaan sebesar Rp100, maka perseroan mampu meraih dana Rp40 miliar dari IPO.
Pada pembukaan perdagangan, saham dengan kode BPTR tersebut bergerak stagnan di harga awal. Selang beberapa menit kemudian, barulah saham BPTR naik 70 poin atau 70% ke level Rp170 dari harga pembukaan Rp100. Saham BPTR ditransaksikan sebanyak 1 kali dengan volume sebanyak 100 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp1,7 juta.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/19/45646/235791_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Direktur Utama Batavia Prosperindo Trans Paulus Handigdo mengatakan, dalam masa penawaran umum terjadi kelebihan permintaan penawaran atau oversubscribed sebanyak dua kali.
&quot;Seluruh dana yang diperoleh perseroan dari hasil penawaran umum perdana saham, setelah dikurangi biaya biaya emisi yang berhubungan dengan penawaran umum, akan dipergunakan perseroan untuk meningkatkan jumlah armada kendaraan bermotor,&quot; kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/7/2018).
Dengan rincian, sebesar 50% akan digunakan untuk penyelesaian angsuran utang sewa pembiayaan untuk periode Agustus sampai dengan Desember 2018 atas pembelian armada kendaraan bermotor yang telah dilakukan dari pihak ketiga dan pihak afiliasi.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/11/13/44502/231603_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Pagi Ini Dibuka Turun Tipis 0,02%&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Sisanya 50% akan digunakan untuk pembayaran uang muka dan angsuran atas pembelian armada kendaraan motor baru. Bersamaan dengan pencatatan sebesar 400 juta saham baru yang berasal dari portepel atau sebesar 25,81% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana saham.
Dalam IPO ini perseroan menunjuk PT Panin Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Pendapatan perseroan dalam tiga tahun terakhir terus mengalami pertumbuhan, yaitu dari Rp6,23 miliar pada tahun 2015 menjadi Rp60,62 miliar pada 2017. Kenaikan ini diakibatkan peningkatan jumlah unit in contract (UIC) yang disebabkan oleh penambahan unit sewa oleh pelanggan korporasi eksisting maupun pelanggan korporasi baru.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) hari ini mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan tercatat sebagai perusahaan ke 24 yang melantai di pasar modal tahun 2018.
Perseroan yang bergerak pada jasa penyewaan motor, melepas 400.000.000 saham kepada publik. Dengan harga pelaksanaan sebesar Rp100, maka perseroan mampu meraih dana Rp40 miliar dari IPO.
Pada pembukaan perdagangan, saham dengan kode BPTR tersebut bergerak stagnan di harga awal. Selang beberapa menit kemudian, barulah saham BPTR naik 70 poin atau 70% ke level Rp170 dari harga pembukaan Rp100. Saham BPTR ditransaksikan sebanyak 1 kali dengan volume sebanyak 100 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp1,7 juta.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/19/45646/235791_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Direktur Utama Batavia Prosperindo Trans Paulus Handigdo mengatakan, dalam masa penawaran umum terjadi kelebihan permintaan penawaran atau oversubscribed sebanyak dua kali.
&quot;Seluruh dana yang diperoleh perseroan dari hasil penawaran umum perdana saham, setelah dikurangi biaya biaya emisi yang berhubungan dengan penawaran umum, akan dipergunakan perseroan untuk meningkatkan jumlah armada kendaraan bermotor,&quot; kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/7/2018).
Dengan rincian, sebesar 50% akan digunakan untuk penyelesaian angsuran utang sewa pembiayaan untuk periode Agustus sampai dengan Desember 2018 atas pembelian armada kendaraan bermotor yang telah dilakukan dari pihak ketiga dan pihak afiliasi.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/11/13/44502/231603_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Pagi Ini Dibuka Turun Tipis 0,02%&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Sisanya 50% akan digunakan untuk pembayaran uang muka dan angsuran atas pembelian armada kendaraan motor baru. Bersamaan dengan pencatatan sebesar 400 juta saham baru yang berasal dari portepel atau sebesar 25,81% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana saham.
Dalam IPO ini perseroan menunjuk PT Panin Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Pendapatan perseroan dalam tiga tahun terakhir terus mengalami pertumbuhan, yaitu dari Rp6,23 miliar pada tahun 2015 menjadi Rp60,62 miliar pada 2017. Kenaikan ini diakibatkan peningkatan jumlah unit in contract (UIC) yang disebabkan oleh penambahan unit sewa oleh pelanggan korporasi eksisting maupun pelanggan korporasi baru.</content:encoded></item></channel></rss>
