<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran Kredit Bank BNI Naik 11,1%, Setara Rp457,81 Triliun</title><description>Angka tersebut tumbuh sekitar 11,1% dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/yoy) yang hanya sebesar Rp412,18 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/18/278/1924164/penyaluran-kredit-bank-bni-naik-11-1-setara-rp457-81-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/07/18/278/1924164/penyaluran-kredit-bank-bni-naik-11-1-setara-rp457-81-triliun"/><item><title>Penyaluran Kredit Bank BNI Naik 11,1%, Setara Rp457,81 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/18/278/1924164/penyaluran-kredit-bank-bni-naik-11-1-setara-rp457-81-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/07/18/278/1924164/penyaluran-kredit-bank-bni-naik-11-1-setara-rp457-81-triliun</guid><pubDate>Rabu 18 Juli 2018 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/18/278/1924164/penyaluran-kredit-bank-bni-naik-11-1-setara-rp457-81-triliun-poKmSwjHYa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/18/278/1924164/penyaluran-kredit-bank-bni-naik-11-1-setara-rp457-81-triliun-poKmSwjHYa.jpg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Bank BNI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar Rp457,81 triliun selama semester I-2018. Angka tersebut tumbuh sekitar 11,1% dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/yoy) yang hanya sebesar Rp412,18 triliun.
Direktur Ritel Banking Bank BNI Tambok Setyawati mengatakan, pertumbuhan kredit selama semester I-2018 didorong oleh kredit korporasi swasta yang meningkat hampir 11,6% dibandingkan tahun lalu. Khususnya kontribusi oleh swasta yang bergerak di sekitar r industri Manufaktur, Transportasi dan Komunikasi, Konstruksi hingga perdagangan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/05/25/50245/255211_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53%&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Sementara kredit segmen kecil juga mencatatkan pertumbuhan yang baik yaitu 14,0% yoy. Sementara untuk kredit segmen Medium, BNI menjaga pada pertumbuhan yaitu 8,5% yoy.
&quot;Selama semester I-2018 sudah salurkan kredit Rp457,81 triliun,&quot; ujarnya dalam acara laporan Semester I-2018 di Gedung BNI 46, Jakarta, Rabu (18/7/2018).
Tambok menyebut ke depannya, Payroll loan masih menjadi prioritas BNI dalam menumbuhkan segmen konsumer. Di mana pada semester pertama 2018, payroll loan mencatatkan pertumbuhan sebesar 50,8% yoy. Sementara, pada semester |/2018, Kartu Kredit dan BNI Griya (Kredit Pemilikan Properti) juga mencatatkan pertumbuhan yang masing-masing sebesar 5,5% dan 8,2% yoy.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/03/14/48204/245730_medium.jpg&quot; alt=&quot;Rupiah Tak Berisiko Melemah ke Level Rp15.000 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Kami lakukan ekspansi selektif ke nasabah BUMN, Kementerian dan institusi terpilih agar tumbuh berkualitas dan ada exisitinf nasabah emerald, korporasi,&quot; jelasnya.
Selain itu untuk mendukung ekspansi Kredit, pada semester I-2018, DPK tercatat tumbuh sebesar 13,5%. Jika dirupiahkan, DPK Bank BNI tumbuh dari Rp463,86 triliun pada semester I/2017 menjadi Rp526,48 triliun pada semester I-2018.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank BNI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar Rp457,81 triliun selama semester I-2018. Angka tersebut tumbuh sekitar 11,1% dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/yoy) yang hanya sebesar Rp412,18 triliun.
Direktur Ritel Banking Bank BNI Tambok Setyawati mengatakan, pertumbuhan kredit selama semester I-2018 didorong oleh kredit korporasi swasta yang meningkat hampir 11,6% dibandingkan tahun lalu. Khususnya kontribusi oleh swasta yang bergerak di sekitar r industri Manufaktur, Transportasi dan Komunikasi, Konstruksi hingga perdagangan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/05/25/50245/255211_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53%&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Sementara kredit segmen kecil juga mencatatkan pertumbuhan yang baik yaitu 14,0% yoy. Sementara untuk kredit segmen Medium, BNI menjaga pada pertumbuhan yaitu 8,5% yoy.
&quot;Selama semester I-2018 sudah salurkan kredit Rp457,81 triliun,&quot; ujarnya dalam acara laporan Semester I-2018 di Gedung BNI 46, Jakarta, Rabu (18/7/2018).
Tambok menyebut ke depannya, Payroll loan masih menjadi prioritas BNI dalam menumbuhkan segmen konsumer. Di mana pada semester pertama 2018, payroll loan mencatatkan pertumbuhan sebesar 50,8% yoy. Sementara, pada semester |/2018, Kartu Kredit dan BNI Griya (Kredit Pemilikan Properti) juga mencatatkan pertumbuhan yang masing-masing sebesar 5,5% dan 8,2% yoy.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/03/14/48204/245730_medium.jpg&quot; alt=&quot;Rupiah Tak Berisiko Melemah ke Level Rp15.000 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Kami lakukan ekspansi selektif ke nasabah BUMN, Kementerian dan institusi terpilih agar tumbuh berkualitas dan ada exisitinf nasabah emerald, korporasi,&quot; jelasnya.
Selain itu untuk mendukung ekspansi Kredit, pada semester I-2018, DPK tercatat tumbuh sebesar 13,5%. Jika dirupiahkan, DPK Bank BNI tumbuh dari Rp463,86 triliun pada semester I/2017 menjadi Rp526,48 triliun pada semester I-2018.</content:encoded></item></channel></rss>
