<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warren Buffett Sumbangkan Rp49 Triliun, Terbesar ke Bill Gates</title><description>Warren Buffett menyumbangkan saham Berkshire Hathaway Inc senilai USD3,4 miliar (Rp49 triliun).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/18/320/1923832/warren-buffett-sumbangkan-rp49-triliun-terbesar-ke-bill-gates</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/07/18/320/1923832/warren-buffett-sumbangkan-rp49-triliun-terbesar-ke-bill-gates"/><item><title>Warren Buffett Sumbangkan Rp49 Triliun, Terbesar ke Bill Gates</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/18/320/1923832/warren-buffett-sumbangkan-rp49-triliun-terbesar-ke-bill-gates</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/07/18/320/1923832/warren-buffett-sumbangkan-rp49-triliun-terbesar-ke-bill-gates</guid><pubDate>Rabu 18 Juli 2018 08:23 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/18/320/1923832/warren-buffett-sumbangkan-rp49-triliun-terbesar-ke-bill-gates-QAXk38rquu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Bill Gates dan Warren Buffett (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/18/320/1923832/warren-buffett-sumbangkan-rp49-triliun-terbesar-ke-bill-gates-QAXk38rquu.jpg</image><title>Foto: Bill Gates dan Warren Buffett (Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Warren Buffett menyumbangkan saham Berkshire Hathaway Inc senilai USD3,4 miliar (Rp49 triliun) pada lima lembaga amal.

Ini menjadi sumbangan terbesar Buffett dalam rencana jang ka panjangnya untuk memberikan kekayaan. Sumbangan tahunan ke-13 oleh Buffett itu mencakup 17,7 juta saham ke las &amp;ldquo;B&amp;rdquo; Berkshire dengan nilai masing-masing USD192 per lembar menurut harga penutupan pasar pada Senin 16 Juli 2018.

Saham terbesar diberikan pada Bill &amp;amp; Melinda Gates Foundation. Yayasan milik Buffett yang diberi nama istri pertamanya, Susan, dan berbagai lembaga amal yang dikelola anaknya: Howard, Susan dan Peter, menerima sisa dana tersebut.

Buffett, 87, sejak 2006 menyum bang sebesar lebih dari USD30,9 miliar ke berbagai lembaga amal, termasuk sekitar USD24,5 miliar ke Gates Foundation.
&amp;nbsp;
Donasi tahunan terbesar sebelumnya oleh Buffett sebesar USD3,17 miliar pada 2017. Dia masih memiliki sekitar seperenam saham Berkshire, konglomerat yang berbasis di Nebraska, Omaha, yang dia kelola sejak 1965.

Sebelumnya, dia telah memberikan 43% saham miliknya pada 2006. Setelah donasi terbarunya, Buffett diperkirakan berada di peringkat empat orang terkaya dunia dengan total kekayaan USD79,2 miliar menurut majalah Forbes.

Dia membayangi pendiri Amazon.com Inc, Jeff Bezos, dengan harta USD149,7 miliar; cofounder Microsoft Corp Bill Gates USD93,6 miliar; dan Chief Executive Officer (CEO) LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton Bernard Arnault USD80 miliar.

Co-founder dan CEO Facebook Mark Zucker - berg di peringkat ke lima dengan ke kayaan USD78,5 miliar. Lima lembaga amal itu akan menjual saham-saham Buffett untuk mendanai aktivitas mereka, mencerminkan keinginan dia agar uang itu dibelanjakan.
&amp;nbsp;
Buffett membuat donasi lebih kecil ke lembaga-lembaga amal lain. Buffett merupakan pebisnis ulung asal Amerika Serikat (AS) yang menyulap Berkshire Hathaway dari perusahaan tekstil biasa men jadi salah satu perusahaan holding terbesar di dunia. Sejak membeli saham Berkshire Hathaway pada 1962, Buffett tidak langsung mengibarkan kesuksesan.

Dia justru dirisaukan dengan melesunya bisnis tekstil dan sulitnya menambah pundi-pundi keuangan di perusahaan itu. Selain itu, pemilik Berkshire Hathaway Seabury Stanton mengecewakan ya dengan janji dan harapan palsu.

Buffett pun batal menjual saham di Berkshire Hathaway karena ditawar terlalu rendah. Dia berpikir keras sebelum memutuskan membeli lebih banyak saham Berkshire Hathaway untuk memegang kendali dan memecat Stanton.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8wOS80LzEwODg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan pengalaman itu, Buffett tidak ingin Berkshire Hathaway runtuh  akibat krisis keuangan. Pada 1967 Buffett mulai menambah industri  asuransi sebagai bagian dari bisnis Berkshire Ha thaway. Alumnus  Universitas Columbia itu membeli National Indemnity Company dan saham  ekuitas Government Employees Insurance Company (GEICO).

Sekitar 18 tahun kemudian Berkshire Hathaway meng hentikan operasi  tekstil. Saat ini Berkshire Hathaway men jadi salah satu perusahaan  holding terbesar dan tersukses di dunia. Ranah bisnisnya pun sudah  sangat beragam, di antaranya perusahaan gula, ritel, jalan rel, perabot  rumah tangga, ensiklopedia, vacuum cleaner, toko perhiasan, surat kabar,  seragam, utilitas listrik dan gas, maskapai.

Sederetan nama perusahaan terkemuka yang berada di bawah kendali  Berkshire Hathaway ialah GEICO, Long &amp;amp; Foster, BNSF Railway,  Lubrizol, Fruit of the Loom, Hels berg Diamonds, Flight Safety  International, Net Jet, dan Pampered Chef. Mereka juga memiliki saham  26,7% di perusahaan makanan, Kraft Heinz Company.

Selain itu, Berkshire Hathaway menjadi holding minoritas yang  signifikan di American Express (17,15%), The Cocacola Company (9,4%),  Wells Fargo (9,9%), IBM (6,9%), dan Apple (2,5%).

Sejak 2016 mereka mengakui sisi maskapai penerbangan, seperti United  Airlines, Delta Air Lines, Southwest Airlines, dan American Airlines.  Permainan saham merupakan bisnis yang menggiurkan dan menjanjikan.  Menurut Buffett, seandainya seseorang berani membeli saham Coca-Cola  senilai USD40 (Rp500.000) saat perusahaan itu mulai IPO pada 1919, dia  pasti kaya raya. (Muh Shamil)</description><content:encoded>NEW YORK - Warren Buffett menyumbangkan saham Berkshire Hathaway Inc senilai USD3,4 miliar (Rp49 triliun) pada lima lembaga amal.

Ini menjadi sumbangan terbesar Buffett dalam rencana jang ka panjangnya untuk memberikan kekayaan. Sumbangan tahunan ke-13 oleh Buffett itu mencakup 17,7 juta saham ke las &amp;ldquo;B&amp;rdquo; Berkshire dengan nilai masing-masing USD192 per lembar menurut harga penutupan pasar pada Senin 16 Juli 2018.

Saham terbesar diberikan pada Bill &amp;amp; Melinda Gates Foundation. Yayasan milik Buffett yang diberi nama istri pertamanya, Susan, dan berbagai lembaga amal yang dikelola anaknya: Howard, Susan dan Peter, menerima sisa dana tersebut.

Buffett, 87, sejak 2006 menyum bang sebesar lebih dari USD30,9 miliar ke berbagai lembaga amal, termasuk sekitar USD24,5 miliar ke Gates Foundation.
&amp;nbsp;
Donasi tahunan terbesar sebelumnya oleh Buffett sebesar USD3,17 miliar pada 2017. Dia masih memiliki sekitar seperenam saham Berkshire, konglomerat yang berbasis di Nebraska, Omaha, yang dia kelola sejak 1965.

Sebelumnya, dia telah memberikan 43% saham miliknya pada 2006. Setelah donasi terbarunya, Buffett diperkirakan berada di peringkat empat orang terkaya dunia dengan total kekayaan USD79,2 miliar menurut majalah Forbes.

Dia membayangi pendiri Amazon.com Inc, Jeff Bezos, dengan harta USD149,7 miliar; cofounder Microsoft Corp Bill Gates USD93,6 miliar; dan Chief Executive Officer (CEO) LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton Bernard Arnault USD80 miliar.

Co-founder dan CEO Facebook Mark Zucker - berg di peringkat ke lima dengan ke kayaan USD78,5 miliar. Lima lembaga amal itu akan menjual saham-saham Buffett untuk mendanai aktivitas mereka, mencerminkan keinginan dia agar uang itu dibelanjakan.
&amp;nbsp;
Buffett membuat donasi lebih kecil ke lembaga-lembaga amal lain. Buffett merupakan pebisnis ulung asal Amerika Serikat (AS) yang menyulap Berkshire Hathaway dari perusahaan tekstil biasa men jadi salah satu perusahaan holding terbesar di dunia. Sejak membeli saham Berkshire Hathaway pada 1962, Buffett tidak langsung mengibarkan kesuksesan.

Dia justru dirisaukan dengan melesunya bisnis tekstil dan sulitnya menambah pundi-pundi keuangan di perusahaan itu. Selain itu, pemilik Berkshire Hathaway Seabury Stanton mengecewakan ya dengan janji dan harapan palsu.

Buffett pun batal menjual saham di Berkshire Hathaway karena ditawar terlalu rendah. Dia berpikir keras sebelum memutuskan membeli lebih banyak saham Berkshire Hathaway untuk memegang kendali dan memecat Stanton.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8wOS80LzEwODg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan pengalaman itu, Buffett tidak ingin Berkshire Hathaway runtuh  akibat krisis keuangan. Pada 1967 Buffett mulai menambah industri  asuransi sebagai bagian dari bisnis Berkshire Ha thaway. Alumnus  Universitas Columbia itu membeli National Indemnity Company dan saham  ekuitas Government Employees Insurance Company (GEICO).

Sekitar 18 tahun kemudian Berkshire Hathaway meng hentikan operasi  tekstil. Saat ini Berkshire Hathaway men jadi salah satu perusahaan  holding terbesar dan tersukses di dunia. Ranah bisnisnya pun sudah  sangat beragam, di antaranya perusahaan gula, ritel, jalan rel, perabot  rumah tangga, ensiklopedia, vacuum cleaner, toko perhiasan, surat kabar,  seragam, utilitas listrik dan gas, maskapai.

Sederetan nama perusahaan terkemuka yang berada di bawah kendali  Berkshire Hathaway ialah GEICO, Long &amp;amp; Foster, BNSF Railway,  Lubrizol, Fruit of the Loom, Hels berg Diamonds, Flight Safety  International, Net Jet, dan Pampered Chef. Mereka juga memiliki saham  26,7% di perusahaan makanan, Kraft Heinz Company.

Selain itu, Berkshire Hathaway menjadi holding minoritas yang  signifikan di American Express (17,15%), The Cocacola Company (9,4%),  Wells Fargo (9,9%), IBM (6,9%), dan Apple (2,5%).

Sejak 2016 mereka mengakui sisi maskapai penerbangan, seperti United  Airlines, Delta Air Lines, Southwest Airlines, dan American Airlines.  Permainan saham merupakan bisnis yang menggiurkan dan menjanjikan.  Menurut Buffett, seandainya seseorang berani membeli saham Coca-Cola  senilai USD40 (Rp500.000) saat perusahaan itu mulai IPO pada 1919, dia  pasti kaya raya. (Muh Shamil)</content:encoded></item></channel></rss>
