<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral, Bayar PBB Mahal karena Kenaikan NJOP di DKI Jakarta?</title><description>Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) 2018 yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 19,54% menuai kritik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/19/470/1924470/viral-bayar-pbb-mahal-karena-kenaikan-njop-di-dki-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/07/19/470/1924470/viral-bayar-pbb-mahal-karena-kenaikan-njop-di-dki-jakarta"/><item><title>Viral, Bayar PBB Mahal karena Kenaikan NJOP di DKI Jakarta?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/19/470/1924470/viral-bayar-pbb-mahal-karena-kenaikan-njop-di-dki-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/07/19/470/1924470/viral-bayar-pbb-mahal-karena-kenaikan-njop-di-dki-jakarta</guid><pubDate>Kamis 19 Juli 2018 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/19/470/1924470/viral-bayar-pbb-mahal-karena-kenaikan-njop-di-dki-jakarta-KqE1Fufksl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/19/470/1924470/viral-bayar-pbb-mahal-karena-kenaikan-njop-di-dki-jakarta-KqE1Fufksl.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Kebijakan menaikkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) 2018 yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 19,54% menuai kritik. Sebab, kenaikan NJOP ini berujung pada naiknya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kali ini, kritikan ini dilontarkan oleh netizen dan menjadi viral di media sosial. Seperti yang dikeluhkan oleh akun Twitter kijani_indonesia @hotelsyariahJKT.
&amp;nbsp;
Dalam cuitan yang diposting pada 29 Mei 2018, akun Twitter @hotelsyariahJKT mengeluhkan pembayaran PBB tahun 2018 karena adanya kenaikan NJOP DKI jika dibandingkan dengan pembayaran PBB tahun 2017.

Berikut postingan @hotelsyariahJKT yang dikutip Okezone, Jakarta, Kamis (19/7/2018).

 
&quot;Pak anis/uno. Kok bpk tega ya naikin PBB di Jagakarsa 100%. Ini lebih kejam dari Ahok dong. Tolong dirubah kebijaksanaannya itu yg menyusahkan rakyat. Semoga bpk dengar jeritan Rakyatnya. PBB thn 2017 sy bayar PBB Rp 15.945.350 dan tahun 2018 sy bayar PBB Rp 32.896.215,&quot; cuit @hotelsyariahJKT
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Kebijakan menaikkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) 2018 yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 19,54% menuai kritik. Sebab, kenaikan NJOP ini berujung pada naiknya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kali ini, kritikan ini dilontarkan oleh netizen dan menjadi viral di media sosial. Seperti yang dikeluhkan oleh akun Twitter kijani_indonesia @hotelsyariahJKT.
&amp;nbsp;
Dalam cuitan yang diposting pada 29 Mei 2018, akun Twitter @hotelsyariahJKT mengeluhkan pembayaran PBB tahun 2018 karena adanya kenaikan NJOP DKI jika dibandingkan dengan pembayaran PBB tahun 2017.

Berikut postingan @hotelsyariahJKT yang dikutip Okezone, Jakarta, Kamis (19/7/2018).

 
&quot;Pak anis/uno. Kok bpk tega ya naikin PBB di Jagakarsa 100%. Ini lebih kejam dari Ahok dong. Tolong dirubah kebijaksanaannya itu yg menyusahkan rakyat. Semoga bpk dengar jeritan Rakyatnya. PBB thn 2017 sy bayar PBB Rp 15.945.350 dan tahun 2018 sy bayar PBB Rp 32.896.215,&quot; cuit @hotelsyariahJKT
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
