<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tol Layang Jakarta-Cikampek Ditargetkan Fungsional saat Mudik Lebaran 2019</title><description>Akhir tahun pembangunan tol layang Jakarta-Cikampek sepanjang 36 kilometer bisa mencapai 80%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/27/320/1928225/tol-layang-jakarta-cikampek-ditargetkan-fungsional-saat-mudik-lebaran-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/07/27/320/1928225/tol-layang-jakarta-cikampek-ditargetkan-fungsional-saat-mudik-lebaran-2019"/><item><title>Tol Layang Jakarta-Cikampek Ditargetkan Fungsional saat Mudik Lebaran 2019</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/27/320/1928225/tol-layang-jakarta-cikampek-ditargetkan-fungsional-saat-mudik-lebaran-2019</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/07/27/320/1928225/tol-layang-jakarta-cikampek-ditargetkan-fungsional-saat-mudik-lebaran-2019</guid><pubDate>Jum'at 27 Juli 2018 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/27/320/1928225/tol-layang-jakarta-cikampek-ditargetkan-fungsional-saat-mudik-lebaran-2019-HdNxWsnAcj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/27/320/1928225/tol-layang-jakarta-cikampek-ditargetkan-fungsional-saat-mudik-lebaran-2019-HdNxWsnAcj.jpg</image><title>Proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated ditargetkan dapat berfungsi secara fungsional untuk melayani arus mudik Lebaran 2019. Saat ini, perkembangan pengerjaan konstruksi  jalan tol oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) telah mencapai 40%.
Project Manager Jakarta Cikampek II Elevated Fathkur Rozaq mengatakan, hingga akhir tahun pembangunan tol layang sepanjang 36 kilometer ini bisa mencapai 80%.
&quot;Kita akan maksimalkan, di saat arus mudik Lebaran ini bisa difungsionalkan. Itu kan menjadi target pemerintah juga untuk memperlancar arus mudik seperti Tol trans Jawa,&quot; kata dia di KM 21 Tol Jakarta-Cikampek Bekasi, Jumat (27/7/2018).
Untuk mencapai target tersebut, maka pengerjaan pengangkatan baja dasar tol (erection steel box girder) diharapkan bisa selesai pada Desember ini. Dengan demikian, akan memperlancar pengerjaan konstruksi jalan tol selanjutnya.

&quot;Dengan bisa selesai erection girder-nya di Desember itu kita bisa menargetkan jalur tolnya bisa dilewati mudik,&quot; jelas dia.
Akan tetapi, pengerjaan erection girder ini, dikatakan Fathkur sangat dipengaruhi oleh berbagai aspek, terutama untuk pengerjaan erection girder di tengah jalur atau median.  Pengerjaan konstruksi erection girder ini hanya bisa memanfaatkan window time yaitu waktu penutupan lajur jalan tol Jakarta-Cikampek.
Sebagaimana diketahui, proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated ini dikerjakan di atas jalan tol Jakarta-Cikampek yang beroperasi. Dengan demikian, diperlukan tingkat penanganan khusus pada pengerjaan teknis jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated.

Untuk mengurangi risiko bagi pengguna jalan dan pekerja, maka dilakukan penutupan lajur pada saat window time, yakni pukul 21.00-05.00 WIB. Sebanyak 6 jalur yaitu tiga lajur arah Cikampek (lajur 4, 3 dan 2) dan tiga lajur arah Jakarta (lajur 4, 3 dan 2) ditutup.
Saat window time itulah, proses pengerjaan jalan tol layang terutama sisi median, baru bisa dikerjakan. Aturan window time ini berlaku sejak 17 Juli 2018.
Belum lagi, penghentian pekerjaan konstruksi terkait hari libur yang berpotensi menghambat target. Apalagi, ada wacana pengehentian pengerjaan konstruksi pada saat event Asian Games 2018 berlangsung.



(feb)</description><content:encoded>JAKARTA - Jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated ditargetkan dapat berfungsi secara fungsional untuk melayani arus mudik Lebaran 2019. Saat ini, perkembangan pengerjaan konstruksi  jalan tol oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) telah mencapai 40%.
Project Manager Jakarta Cikampek II Elevated Fathkur Rozaq mengatakan, hingga akhir tahun pembangunan tol layang sepanjang 36 kilometer ini bisa mencapai 80%.
&quot;Kita akan maksimalkan, di saat arus mudik Lebaran ini bisa difungsionalkan. Itu kan menjadi target pemerintah juga untuk memperlancar arus mudik seperti Tol trans Jawa,&quot; kata dia di KM 21 Tol Jakarta-Cikampek Bekasi, Jumat (27/7/2018).
Untuk mencapai target tersebut, maka pengerjaan pengangkatan baja dasar tol (erection steel box girder) diharapkan bisa selesai pada Desember ini. Dengan demikian, akan memperlancar pengerjaan konstruksi jalan tol selanjutnya.

&quot;Dengan bisa selesai erection girder-nya di Desember itu kita bisa menargetkan jalur tolnya bisa dilewati mudik,&quot; jelas dia.
Akan tetapi, pengerjaan erection girder ini, dikatakan Fathkur sangat dipengaruhi oleh berbagai aspek, terutama untuk pengerjaan erection girder di tengah jalur atau median.  Pengerjaan konstruksi erection girder ini hanya bisa memanfaatkan window time yaitu waktu penutupan lajur jalan tol Jakarta-Cikampek.
Sebagaimana diketahui, proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated ini dikerjakan di atas jalan tol Jakarta-Cikampek yang beroperasi. Dengan demikian, diperlukan tingkat penanganan khusus pada pengerjaan teknis jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated.

Untuk mengurangi risiko bagi pengguna jalan dan pekerja, maka dilakukan penutupan lajur pada saat window time, yakni pukul 21.00-05.00 WIB. Sebanyak 6 jalur yaitu tiga lajur arah Cikampek (lajur 4, 3 dan 2) dan tiga lajur arah Jakarta (lajur 4, 3 dan 2) ditutup.
Saat window time itulah, proses pengerjaan jalan tol layang terutama sisi median, baru bisa dikerjakan. Aturan window time ini berlaku sejak 17 Juli 2018.
Belum lagi, penghentian pekerjaan konstruksi terkait hari libur yang berpotensi menghambat target. Apalagi, ada wacana pengehentian pengerjaan konstruksi pada saat event Asian Games 2018 berlangsung.



(feb)</content:encoded></item></channel></rss>
