<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OJK: IHSG Alami Pelemahan hingga Kuartal II</title><description>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada kuartal II secara umum mengalami pelemahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/31/278/1930041/ojk-ihsg-alami-pelemahan-hingga-kuartal-ii</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/07/31/278/1930041/ojk-ihsg-alami-pelemahan-hingga-kuartal-ii"/><item><title>OJK: IHSG Alami Pelemahan hingga Kuartal II</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/07/31/278/1930041/ojk-ihsg-alami-pelemahan-hingga-kuartal-ii</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/07/31/278/1930041/ojk-ihsg-alami-pelemahan-hingga-kuartal-ii</guid><pubDate>Selasa 31 Juli 2018 21:45 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/31/278/1930041/ojk-ihsg-alami-pelemahan-hingga-kuartal-ii-6JwAM5W8n2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/31/278/1930041/ojk-ihsg-alami-pelemahan-hingga-kuartal-ii-6JwAM5W8n2.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada kuartal II secara umum mengalami pelemahan. Hal ini dipengaruhi oleh tekanan eksternal.
&quot;IHSG sampai dengan akhir Triwulan-II secara umum mengalami pelemahan yang diiringi dengan aksi jual non-residen,&quot; ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Jakarta, Selasa (31/7/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/19/45646/235792_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Penghimpunan dana di pasar modal hingga Juni 2018 mencapai Rp108 triliun. Emiten baru tercatat sebanyak 31 perusahaan, jauh lebih banyak dibanding posisi hingga Mei 2018 sebesar 18 perusahaan.
&quot;Total dana kelolaan investasi hingga Juni 2018 mencapai Rp706,2 triliun, naik dibandingkan Juni 2017 sebesar 685,8 triliun,&quot; sebutnya.
Kondisi perekonomian global juga mempengaruhi lembaga keuangan domestik. Kinerja intermediasi sektor jasa keuangan secara umum mengalami moderasi walau masih terjaga.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/19/45646/235791_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Dari sisi risiko, OJK menilai risiko yang dihadapi lembaga jasa keuangan masih berada pada level yang manageable. Di mana rasio Non&amp;not; Performing Loan (NPL) gross perbankan posisi Juni 2018 tercatat sebesar 2,67% turun dari posisi Mei (2,79%) dan rasio Non-Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 3,15%,  meningkat dari posisi Mei yang 3,12%.
&quot;Sementara itu, permodalan lembaga jasa keuangan (LJK) juga terjaga dengan CAR perbankan sebesar 21,9%, sedikit menurun dari posisi Mei yang 22,2%, namun jauh di atas threshold,&quot; jelasnya.
Adapun Risk based Capital (RBC) asuransi umum mencapai 333% naik dari posisi Mei yang 319%, sedangkan asuransi juga mencapai 455% naik dari posisi Mei yang 442%.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/19/45646/235790_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Kondisi likuiditas di perbankan juga masih memadai. Ekses likuiditas di perbankan per 18 Juli 2018 sebesar Rp539,9 triliun,&quot; sebut Wimboh.
Di sisi lain, angka pertumbuhan kredit pada posisi Juni 2018 tumbuh sebesar 10,75% yoy, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya 7,75% yoy.
&quot;OJK akan terus memantau dinamika perekonomian global, dalam jangka menengah dan panjang OJK akan terus mengupayakan peningkatan fungsi intermediasi melalui beberapa opsi kebijakan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada kuartal II secara umum mengalami pelemahan. Hal ini dipengaruhi oleh tekanan eksternal.
&quot;IHSG sampai dengan akhir Triwulan-II secara umum mengalami pelemahan yang diiringi dengan aksi jual non-residen,&quot; ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Jakarta, Selasa (31/7/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/19/45646/235792_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Penghimpunan dana di pasar modal hingga Juni 2018 mencapai Rp108 triliun. Emiten baru tercatat sebanyak 31 perusahaan, jauh lebih banyak dibanding posisi hingga Mei 2018 sebesar 18 perusahaan.
&quot;Total dana kelolaan investasi hingga Juni 2018 mencapai Rp706,2 triliun, naik dibandingkan Juni 2017 sebesar 685,8 triliun,&quot; sebutnya.
Kondisi perekonomian global juga mempengaruhi lembaga keuangan domestik. Kinerja intermediasi sektor jasa keuangan secara umum mengalami moderasi walau masih terjaga.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/19/45646/235791_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Dari sisi risiko, OJK menilai risiko yang dihadapi lembaga jasa keuangan masih berada pada level yang manageable. Di mana rasio Non&amp;not; Performing Loan (NPL) gross perbankan posisi Juni 2018 tercatat sebesar 2,67% turun dari posisi Mei (2,79%) dan rasio Non-Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 3,15%,  meningkat dari posisi Mei yang 3,12%.
&quot;Sementara itu, permodalan lembaga jasa keuangan (LJK) juga terjaga dengan CAR perbankan sebesar 21,9%, sedikit menurun dari posisi Mei yang 22,2%, namun jauh di atas threshold,&quot; jelasnya.
Adapun Risk based Capital (RBC) asuransi umum mencapai 333% naik dari posisi Mei yang 319%, sedangkan asuransi juga mencapai 455% naik dari posisi Mei yang 442%.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/19/45646/235790_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Kondisi likuiditas di perbankan juga masih memadai. Ekses likuiditas di perbankan per 18 Juli 2018 sebesar Rp539,9 triliun,&quot; sebut Wimboh.
Di sisi lain, angka pertumbuhan kredit pada posisi Juni 2018 tumbuh sebesar 10,75% yoy, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya 7,75% yoy.
&quot;OJK akan terus memantau dinamika perekonomian global, dalam jangka menengah dan panjang OJK akan terus mengupayakan peningkatan fungsi intermediasi melalui beberapa opsi kebijakan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
