<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beroperasi 2019, Progres Konstruksi Tol Balikpapan-Samarinda Sudah 65%</title><description>Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dapat beroperasi penuh pada awal tahun 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/12/320/1935402/beroperasi-2019-progres-konstruksi-tol-balikpapan-samarinda-sudah-65</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/08/12/320/1935402/beroperasi-2019-progres-konstruksi-tol-balikpapan-samarinda-sudah-65"/><item><title>Beroperasi 2019, Progres Konstruksi Tol Balikpapan-Samarinda Sudah 65%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/12/320/1935402/beroperasi-2019-progres-konstruksi-tol-balikpapan-samarinda-sudah-65</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/08/12/320/1935402/beroperasi-2019-progres-konstruksi-tol-balikpapan-samarinda-sudah-65</guid><pubDate>Minggu 12 Agustus 2018 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/12/320/1935402/beroperasi-2019-progres-konstruksi-tol-balikpapan-samarinda-sudah-65-g4z5l2wG2Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tol Balikpapan-Samarinda (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/12/320/1935402/beroperasi-2019-progres-konstruksi-tol-balikpapan-samarinda-sudah-65-g4z5l2wG2Y.jpg</image><title>Tol Balikpapan-Samarinda (Foto: Okezone)</title></images><description>BALIKPAPAN - Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dengan total panjang 99,35 kilometer (Km) akan menghubungkan 2 kota besar di Kalimantan yaitu Kota Balikpapan dan Samarinda. Jalan tol yang ditargetkan untuk bisa diselesaikan pada penghujung tahun 2018, sehingga dapat beroperasi penuh pada awal tahun 2019.&amp;nbsp;
Saat ini progres pembangunan sangat positif, hingga awal Agustus 2018, progres Seksi 2, Seksi 3 dan Seksi 4 sudah 63,31% sementara progres konstruksi Seksi 1 sampai dengan Seksi 5 adalah 65,25%. Hingga awal bulan Agustus 2018, progres pembebasan lahan telah mencapai 95,47% dari total keseluruhan lahan.
Jalan tol Balikpapan-Samarinda yang terdiri dari ruas Viability Gap Fund (VGF) yaitu Seksi 1 dan 5 sepanjang 33,525 Km dan ruas investasi (Seksi 2,3 dan 4) sepanjang 65,825 Km ini akan menjadi cikal bakal Trans Kalimantan.&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/02/52271/263507_medium.jpg&quot; alt=&quot;Seluruh Konstruksi Tol Desari Kelar Dikerjakan Bulan Ini&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Langkah percepatan dan pembangunan yang masif dalam pembangunan proyek Jalan Tol ini selain dilakukan dengan berbagai inovasi konstruksi, hal lain juga dipengaruhi oleh komitmen yang kuat dari seluruh SDM yang terlibat.
Guna meningkatkan keterikatan para karyawan dan pekerjanya, PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS), selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yang mengelola jalan tol ini, melakukan berbagai upaya manajemen SDM mulai dari briefing, monitoring dan evaluasi sampai dengan reward dan punishment. Hal ini dilakukan tentunya untuk mendukung percepatan agar memenuhi target yang telah ditentukan.
&amp;ldquo;Sampai saat ini, pengerjaan konstruksi jalan tol ini sudah mencapai 65,25% sedangkan pengadaan lahannya telah mencapai 95,76%. Kami terus bekerja secara optimal, untuk itu dibutuhkan tim yang solid. Kami tetap berupaya dapat selesai tepat waktu,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama PT JBS, STH Saragi, dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (12/8/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/07/27/52129/262945_medium.jpg&quot; alt=&quot;Intip Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Japek II&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sendiri terdiri atas lima seksi, Seksi 1 mulai dari Km 13 hingga Samboja sepanjang 21,95 Km, Seksi 2 dari Samboja hingga Muara Jawa sepanjang 30,05 Km, Seksi 3 dari Muara Jawa hingga Palaran sepanjang 18,20 Km, Seksi 4 dari Palaran hingga Samarinda sepanjang 17,15 Km, Seksi 5 dari Km 13 Balikpapan hingga Bandara Sepinggan sepanjang 11,09 Km.
(feb)Sementara itu, Direktur SDM dan Umum Jasa Marga Kushartanto  Koeswiranto menegaskan, bahwa proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda  harus selesai tepat waktu, namun tetap memastikan unsur-unsur  Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/07/27/52129/262947_medium.jpg&quot; alt=&quot;Intip Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Japek II&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Silakan berinovasi untuk  percepatan pembangunan, tapi pastikan unsur K3 tetap dijaga, karena  proyek jalan tol bukan hanya bersinggungan dengan konstruksi, tapi ada  banyak SDM (orang) yang terlibat di dalamnya, pastikan keselamatan semua  orang,&quot; lanjutnya.
Kehadiran Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dapat  memangkas total perjalanan, kondisi saat ini dari Balikpapan ke  Samarinda mencapai 150 km melalui jalan nasional, nantinya dengan  melintasi jalan tol Balikpapan-Samarinda kurang lebih hanya 100 km,  efisiensi jarak tempuh ini berbanding lurus dengan efisiensi waktu  perjalanan antara Balikpapan dan Samarinda.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/07/27/52129/262946_medium.jpg&quot; alt=&quot;Intip Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Japek II&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Saat ini, waktu tempuh antara Kota Balikpapan dan Kota Samarinda  menghabiskan waktu hingga 3-4 jam, nantinya waktu tempuh tersebut dapat  dipersingkat menjadi hanya 1 jam. Dengan demikian, dapat memangkas biaya  logistik karena distribusi barang antar dua kota tersebut menjadi lebih  cepat.
Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional, Jalan Tol  Balikpapan-Samarinda, diharapkan menjadi salah satu solusi upaya  meningkatkan perekonomian dan pemerataan pembangunan di wilayah antar  kota tersebut.
(feb)</description><content:encoded>BALIKPAPAN - Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dengan total panjang 99,35 kilometer (Km) akan menghubungkan 2 kota besar di Kalimantan yaitu Kota Balikpapan dan Samarinda. Jalan tol yang ditargetkan untuk bisa diselesaikan pada penghujung tahun 2018, sehingga dapat beroperasi penuh pada awal tahun 2019.&amp;nbsp;
Saat ini progres pembangunan sangat positif, hingga awal Agustus 2018, progres Seksi 2, Seksi 3 dan Seksi 4 sudah 63,31% sementara progres konstruksi Seksi 1 sampai dengan Seksi 5 adalah 65,25%. Hingga awal bulan Agustus 2018, progres pembebasan lahan telah mencapai 95,47% dari total keseluruhan lahan.
Jalan tol Balikpapan-Samarinda yang terdiri dari ruas Viability Gap Fund (VGF) yaitu Seksi 1 dan 5 sepanjang 33,525 Km dan ruas investasi (Seksi 2,3 dan 4) sepanjang 65,825 Km ini akan menjadi cikal bakal Trans Kalimantan.&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/02/52271/263507_medium.jpg&quot; alt=&quot;Seluruh Konstruksi Tol Desari Kelar Dikerjakan Bulan Ini&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Langkah percepatan dan pembangunan yang masif dalam pembangunan proyek Jalan Tol ini selain dilakukan dengan berbagai inovasi konstruksi, hal lain juga dipengaruhi oleh komitmen yang kuat dari seluruh SDM yang terlibat.
Guna meningkatkan keterikatan para karyawan dan pekerjanya, PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS), selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yang mengelola jalan tol ini, melakukan berbagai upaya manajemen SDM mulai dari briefing, monitoring dan evaluasi sampai dengan reward dan punishment. Hal ini dilakukan tentunya untuk mendukung percepatan agar memenuhi target yang telah ditentukan.
&amp;ldquo;Sampai saat ini, pengerjaan konstruksi jalan tol ini sudah mencapai 65,25% sedangkan pengadaan lahannya telah mencapai 95,76%. Kami terus bekerja secara optimal, untuk itu dibutuhkan tim yang solid. Kami tetap berupaya dapat selesai tepat waktu,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama PT JBS, STH Saragi, dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (12/8/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/07/27/52129/262945_medium.jpg&quot; alt=&quot;Intip Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Japek II&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sendiri terdiri atas lima seksi, Seksi 1 mulai dari Km 13 hingga Samboja sepanjang 21,95 Km, Seksi 2 dari Samboja hingga Muara Jawa sepanjang 30,05 Km, Seksi 3 dari Muara Jawa hingga Palaran sepanjang 18,20 Km, Seksi 4 dari Palaran hingga Samarinda sepanjang 17,15 Km, Seksi 5 dari Km 13 Balikpapan hingga Bandara Sepinggan sepanjang 11,09 Km.
(feb)Sementara itu, Direktur SDM dan Umum Jasa Marga Kushartanto  Koeswiranto menegaskan, bahwa proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda  harus selesai tepat waktu, namun tetap memastikan unsur-unsur  Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/07/27/52129/262947_medium.jpg&quot; alt=&quot;Intip Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Japek II&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Silakan berinovasi untuk  percepatan pembangunan, tapi pastikan unsur K3 tetap dijaga, karena  proyek jalan tol bukan hanya bersinggungan dengan konstruksi, tapi ada  banyak SDM (orang) yang terlibat di dalamnya, pastikan keselamatan semua  orang,&quot; lanjutnya.
Kehadiran Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dapat  memangkas total perjalanan, kondisi saat ini dari Balikpapan ke  Samarinda mencapai 150 km melalui jalan nasional, nantinya dengan  melintasi jalan tol Balikpapan-Samarinda kurang lebih hanya 100 km,  efisiensi jarak tempuh ini berbanding lurus dengan efisiensi waktu  perjalanan antara Balikpapan dan Samarinda.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/07/27/52129/262946_medium.jpg&quot; alt=&quot;Intip Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Japek II&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Saat ini, waktu tempuh antara Kota Balikpapan dan Kota Samarinda  menghabiskan waktu hingga 3-4 jam, nantinya waktu tempuh tersebut dapat  dipersingkat menjadi hanya 1 jam. Dengan demikian, dapat memangkas biaya  logistik karena distribusi barang antar dua kota tersebut menjadi lebih  cepat.
Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional, Jalan Tol  Balikpapan-Samarinda, diharapkan menjadi salah satu solusi upaya  meningkatkan perekonomian dan pemerataan pembangunan di wilayah antar  kota tersebut.
(feb)</content:encoded></item></channel></rss>
