<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beli Rumah dengan Tabungan Terbatas, Begini Cara Jitunya!</title><description>Alasan terbesar tinggal di rumah mertua tentu saja adalah masalah keuangan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/12/470/1935376/beli-rumah-dengan-tabungan-terbatas-begini-cara-jitunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/08/12/470/1935376/beli-rumah-dengan-tabungan-terbatas-begini-cara-jitunya"/><item><title>Beli Rumah dengan Tabungan Terbatas, Begini Cara Jitunya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/12/470/1935376/beli-rumah-dengan-tabungan-terbatas-begini-cara-jitunya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/08/12/470/1935376/beli-rumah-dengan-tabungan-terbatas-begini-cara-jitunya</guid><pubDate>Minggu 12 Agustus 2018 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Rumah.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/12/470/1935376/beli-rumah-dengan-tabungan-terbatas-begini-cara-jitunya-Cj3Vu0qxfF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Rumah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/12/470/1935376/beli-rumah-dengan-tabungan-terbatas-begini-cara-jitunya-Cj3Vu0qxfF.jpg</image><title>Ilustrasi Rumah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>
JAKARTA - Banyak keluarga muda yang baru menikah tinggal di rumah mertua. Hal ini wajar-wajar saja. Namun, ada baiknya mereka memiliki rumah sendiri secepat mungkin.
Alasan terbesar tinggal di rumah mertua tentu saja adalah masalah keuangan. Maklum, harga rumah saat ini cukup tinggi sehingga butuh tabungan yang tak kecil untuk memiliki rumah sendiri. Tak pelak, mau tidak mau mereka harus berpikir otak untuk beli rumah dengan dana terbatas.
Padahal, saat ini ada cukup banyak pengembang yang tak sungkan memberikan program yang sayang untuk dilewatkan.
Melansir Rumah.com, Minggu (12/8/2018), contohnya #PatunganDP besutan PT Perintis Triniti Properti (Triniti Land) untuk proyek Collins Boulevard. Lewat program ini, dari uang muka 15%, separuhnya atau 7,5% akan dibayar developer. Sehingga sisa 7,5%-nya dibayar oleh konsumen dengan cara mencicil selama 6 bulan.

Untuk unit paling murah di Collins Boulevard, besaran cicilannya sekitar Rp7 juta per bulan. Setelah akad Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), besaran cicilan yang dibayarkan setiap bulan selama 20 tahun sekitar Rp3 juta.
Program #Patungan DP ini berlangsung dari Juli hingga Oktober mendatang, dan yang perlu diingat adalah unit yang ditawarkan terbatas.
Founder Triniti Land, Bong Chandra mengatakan, proyek ini terdiri dari tiga tower apartemen dengan jumlah mencapai 2.400 unit, satu menara perkantoran, hotel bintang empat dan lifestyle plaza. Harga apartemennya sendiri mulai Rp400 juta sampai Rp1,4 miliar.

&amp;ldquo;Proyek ini sebagai bentuk komitmen pengembang sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Serpong yang terus tumbuh. Saat ini perpindahan masyarakat terutama kaum milenial menuju kota satelit cukup tinggi, karena memiliki daya tarik dari sisi fasilitas,&amp;rdquo; katanya.
Apartemen ini menyasar segmen end user, yang merupakan keluarga muda dan milenial. Menurut Bong, kelas pasar ini adalah pasar terbesar dan potensial, namun mereka kesulitan mengumpulkan uang muka dalam waktu singkat.
&amp;ldquo;Ketika keluarga muda dan milenial ini tengah menabung DP, kendala yang dihadapi adalah harga huniannya keburu naik di saat uang sudah terkumpul. Atau unitnya sudah habis. Jadi kami mencoba untuk solve the problem dengan program yang kita tawarkan,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNC8wNi8yMi8xMTA4MDQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(feb)Lain lagi yang dilakukan PT Tajur Surya Abadi, pengembang perumahan  Royal Tajur, Bogor. Khusus bulan ini, ada program Serba 8 yang  memungkinkan konsumen langsung akad kredit hanya dengan membayar Rp16  juta dari seharusnya Rp100 juta untuk pembelian hunian berharga Rp1  miliar.
Dinati oleh pembeli, sehingga diarahkan untuk mendukung penjualan  proyek klaster The Avebury yang dilepas dengan harga Rp1,1 miliar hingga  Rp2,5 miliar. Ada sekitar 100 unit rumah yang ditawarkan dengan konsep  rumah resor split level di lahan terasering yang tengah menjadi tren  hari ini.

Project Manager Royal Tajur Ardian Hendra mengatakan, program ini  menjadi inovasi dalam mengembangkan skim pembiayaan bagi konsumen yang  memiliki keterbatasan dana awal untuk membeli rumah secara kredit.
&amp;ldquo;Jadi konsumen cukup bayar uang muka Rp8 juta dan booking fee Rp8  juta, dengan total Rp16 juta mereka sudah bisa melakukan akad kredit  dengan skema cicilan KPR juga Rp8 juta. Ini kami tawarkan untuk  pembelian rumah dengan harga Rp1,1 miliar yang seharusnya bayar uang  mukanya mencapai Rp100 juta. Tapi persyaratan uang muka itu kami  subsidi, sehingga cuma bayar Rp16 juta,&amp;rdquo; ujarnya.

Ardian mengatakan, program eksklusif ini ditawarkan terbatas, yaitu  hanya berlaku hingga 31 Agustus 2018. Untuk itu ia mengimbau konsumen  untuk segera memanfaatkan subsidi hingga Rp100 juta ini.
Dan untuk meyakinkan bahwa rumah tipe Split Level sangat nyaman,  pengembang sudah membangun contoh dengan luas bangunan 72 m2 yang  lengkap dengan interiornya, sehingga konsumen mendapatkan gambaran  konkrit bentuk dan suasana rumahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8xOS80LzEwODA3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(feb)</description><content:encoded>
JAKARTA - Banyak keluarga muda yang baru menikah tinggal di rumah mertua. Hal ini wajar-wajar saja. Namun, ada baiknya mereka memiliki rumah sendiri secepat mungkin.
Alasan terbesar tinggal di rumah mertua tentu saja adalah masalah keuangan. Maklum, harga rumah saat ini cukup tinggi sehingga butuh tabungan yang tak kecil untuk memiliki rumah sendiri. Tak pelak, mau tidak mau mereka harus berpikir otak untuk beli rumah dengan dana terbatas.
Padahal, saat ini ada cukup banyak pengembang yang tak sungkan memberikan program yang sayang untuk dilewatkan.
Melansir Rumah.com, Minggu (12/8/2018), contohnya #PatunganDP besutan PT Perintis Triniti Properti (Triniti Land) untuk proyek Collins Boulevard. Lewat program ini, dari uang muka 15%, separuhnya atau 7,5% akan dibayar developer. Sehingga sisa 7,5%-nya dibayar oleh konsumen dengan cara mencicil selama 6 bulan.

Untuk unit paling murah di Collins Boulevard, besaran cicilannya sekitar Rp7 juta per bulan. Setelah akad Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), besaran cicilan yang dibayarkan setiap bulan selama 20 tahun sekitar Rp3 juta.
Program #Patungan DP ini berlangsung dari Juli hingga Oktober mendatang, dan yang perlu diingat adalah unit yang ditawarkan terbatas.
Founder Triniti Land, Bong Chandra mengatakan, proyek ini terdiri dari tiga tower apartemen dengan jumlah mencapai 2.400 unit, satu menara perkantoran, hotel bintang empat dan lifestyle plaza. Harga apartemennya sendiri mulai Rp400 juta sampai Rp1,4 miliar.

&amp;ldquo;Proyek ini sebagai bentuk komitmen pengembang sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Serpong yang terus tumbuh. Saat ini perpindahan masyarakat terutama kaum milenial menuju kota satelit cukup tinggi, karena memiliki daya tarik dari sisi fasilitas,&amp;rdquo; katanya.
Apartemen ini menyasar segmen end user, yang merupakan keluarga muda dan milenial. Menurut Bong, kelas pasar ini adalah pasar terbesar dan potensial, namun mereka kesulitan mengumpulkan uang muka dalam waktu singkat.
&amp;ldquo;Ketika keluarga muda dan milenial ini tengah menabung DP, kendala yang dihadapi adalah harga huniannya keburu naik di saat uang sudah terkumpul. Atau unitnya sudah habis. Jadi kami mencoba untuk solve the problem dengan program yang kita tawarkan,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNC8wNi8yMi8xMTA4MDQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(feb)Lain lagi yang dilakukan PT Tajur Surya Abadi, pengembang perumahan  Royal Tajur, Bogor. Khusus bulan ini, ada program Serba 8 yang  memungkinkan konsumen langsung akad kredit hanya dengan membayar Rp16  juta dari seharusnya Rp100 juta untuk pembelian hunian berharga Rp1  miliar.
Dinati oleh pembeli, sehingga diarahkan untuk mendukung penjualan  proyek klaster The Avebury yang dilepas dengan harga Rp1,1 miliar hingga  Rp2,5 miliar. Ada sekitar 100 unit rumah yang ditawarkan dengan konsep  rumah resor split level di lahan terasering yang tengah menjadi tren  hari ini.

Project Manager Royal Tajur Ardian Hendra mengatakan, program ini  menjadi inovasi dalam mengembangkan skim pembiayaan bagi konsumen yang  memiliki keterbatasan dana awal untuk membeli rumah secara kredit.
&amp;ldquo;Jadi konsumen cukup bayar uang muka Rp8 juta dan booking fee Rp8  juta, dengan total Rp16 juta mereka sudah bisa melakukan akad kredit  dengan skema cicilan KPR juga Rp8 juta. Ini kami tawarkan untuk  pembelian rumah dengan harga Rp1,1 miliar yang seharusnya bayar uang  mukanya mencapai Rp100 juta. Tapi persyaratan uang muka itu kami  subsidi, sehingga cuma bayar Rp16 juta,&amp;rdquo; ujarnya.

Ardian mengatakan, program eksklusif ini ditawarkan terbatas, yaitu  hanya berlaku hingga 31 Agustus 2018. Untuk itu ia mengimbau konsumen  untuk segera memanfaatkan subsidi hingga Rp100 juta ini.
Dan untuk meyakinkan bahwa rumah tipe Split Level sangat nyaman,  pengembang sudah membangun contoh dengan luas bangunan 72 m2 yang  lengkap dengan interiornya, sehingga konsumen mendapatkan gambaran  konkrit bentuk dan suasana rumahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8xOS80LzEwODA3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(feb)</content:encoded></item></channel></rss>
