<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   IHSG Anjlok 3% dan Rupiah Rp14.600/USD Terseret Krisis Turki</title><description>Krisis keuangan di Turki disinyalir sebagai pemicu anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/13/278/1935791/ihsg-anjlok-3-dan-rupiah-rp14-600-usd-terseret-krisis-turki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/08/13/278/1935791/ihsg-anjlok-3-dan-rupiah-rp14-600-usd-terseret-krisis-turki"/><item><title>   IHSG Anjlok 3% dan Rupiah Rp14.600/USD Terseret Krisis Turki</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/13/278/1935791/ihsg-anjlok-3-dan-rupiah-rp14-600-usd-terseret-krisis-turki</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/08/13/278/1935791/ihsg-anjlok-3-dan-rupiah-rp14-600-usd-terseret-krisis-turki</guid><pubDate>Senin 13 Agustus 2018 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/13/278/1935791/ihsg-anjlok-3-dan-rupiah-rp14-600-usd-terseret-krisis-turki-nL0pULkeRc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/13/278/1935791/ihsg-anjlok-3-dan-rupiah-rp14-600-usd-terseret-krisis-turki-nL0pULkeRc.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Krisis keuangan di Turki disinyalir sebagai pemicu anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini. Akibat krisis, mata uang Turki, Lira jatuh terhadap Dolar AS hingga ke posisi 6,65 per USD pada pukul 13.00 sebagaimana dilansir dari Bloomberg.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan, terpukulnya Lira, ikut berimbas kepada kondisi pasar.

&quot;Pelemahan indeks lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal, yakni krisis finansial Turki yang timbul akibat penerapan kenaikan tarif baja dan aluminium dari Turki, serta tidak adanya langkah preventif dari otoritas Turki, menyebabkan terjadinya depresiasi Lira yang begitu signifikan terhadap dolar AS,&quot; kata Nafan saat dihubungi Okezone, Senin (13/8/2018).

Krisis Lira juga mengakibatkan Rupiah terdepresiasi cukup dalam hingga menembus level Rp14.600 per USD. Tak anyal, kondisi Rupiah cukup menimbulkan kekhawatiran di pasar modal yang ditandai dengan anjloknya IHSG.

&quot;Di sisi lain, adapun sentimen positif dari dalam negeri masih minim,&quot; imbuh Nafan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/07/21/51903/262011_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah atas Dolar Amerika Serikat Sempat Tembus Rp14.545&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebagai informasi, IHSG semakin anjlok pada penutupan perdagangan sesi I. IHSG turun 200,1 poin atau 3,29% ke level 5.877,04.

Senada, Rupiah juga kompak terjun 0,93% atau 134 poin ke Rp14.612 pada pukul 13.00 dalam catatan Bloomberg.

</description><content:encoded>JAKARTA - Krisis keuangan di Turki disinyalir sebagai pemicu anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini. Akibat krisis, mata uang Turki, Lira jatuh terhadap Dolar AS hingga ke posisi 6,65 per USD pada pukul 13.00 sebagaimana dilansir dari Bloomberg.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan, terpukulnya Lira, ikut berimbas kepada kondisi pasar.

&quot;Pelemahan indeks lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal, yakni krisis finansial Turki yang timbul akibat penerapan kenaikan tarif baja dan aluminium dari Turki, serta tidak adanya langkah preventif dari otoritas Turki, menyebabkan terjadinya depresiasi Lira yang begitu signifikan terhadap dolar AS,&quot; kata Nafan saat dihubungi Okezone, Senin (13/8/2018).

Krisis Lira juga mengakibatkan Rupiah terdepresiasi cukup dalam hingga menembus level Rp14.600 per USD. Tak anyal, kondisi Rupiah cukup menimbulkan kekhawatiran di pasar modal yang ditandai dengan anjloknya IHSG.

&quot;Di sisi lain, adapun sentimen positif dari dalam negeri masih minim,&quot; imbuh Nafan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/07/21/51903/262011_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah atas Dolar Amerika Serikat Sempat Tembus Rp14.545&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebagai informasi, IHSG semakin anjlok pada penutupan perdagangan sesi I. IHSG turun 200,1 poin atau 3,29% ke level 5.877,04.

Senada, Rupiah juga kompak terjun 0,93% atau 134 poin ke Rp14.612 pada pukul 13.00 dalam catatan Bloomberg.

</content:encoded></item></channel></rss>
