<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Kendaraan Terminal Cetak Laba Rp95 Miliar di Semester I-2018</title><description>PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) berhasil mencetak laba (unaudited) Rp95 miliar di Semester I-2018</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/13/278/1935819/indonesia-kendaraan-terminal-cetak-laba-rp95-miliar-di-semester-i-2018</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/08/13/278/1935819/indonesia-kendaraan-terminal-cetak-laba-rp95-miliar-di-semester-i-2018"/><item><title>Indonesia Kendaraan Terminal Cetak Laba Rp95 Miliar di Semester I-2018</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/13/278/1935819/indonesia-kendaraan-terminal-cetak-laba-rp95-miliar-di-semester-i-2018</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/08/13/278/1935819/indonesia-kendaraan-terminal-cetak-laba-rp95-miliar-di-semester-i-2018</guid><pubDate>Senin 13 Agustus 2018 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/13/278/1935819/indonesia-kendaraan-terminal-cetak-laba-rp95-miliar-di-semester-i-2018-Opd1O8hQRL.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/13/278/1935819/indonesia-kendaraan-terminal-cetak-laba-rp95-miliar-di-semester-i-2018-Opd1O8hQRL.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) berhasil mencetak laba (unaudited) Rp95 miliar di paruh pertama tahun ini. Pencapaian laba naik 58% dibanding periode yang sama tahun lalu, sejumlah Rp60 miliar.
Keuntungan anak usaha Pelindo II ini meningkat seiring pertumbuhan pendapatan sebesar 28% year on year (yoy) menjadi Rp 250,3 miliar. Net margin juga naik menjadi 37,9% dari sebelumnya hanya 30,7%.

Dari sisi kinerja operasional, volume throughput mobil CBU meningkat 10%. Sedangkan, throughput alat berat melonjak 77,6%. Presiden Direktur IPCC Chiefy Adi Kusmargono bilang, peningkatan kinerja operasional seiring tingginya kebutuhan alat berat di industri pertambangan dan pembangunan infrastruktur.
Aset IPCC per Juni 2018 juga bertambah 6,5% dibandingkan akhir tahun lalu menjadi Rp 356,52 miliar. Di sisi lain, posisi utang alias liabilitas naik 32% year to date menjadi Rp 128,73 miliar. Chiefy optimistis, kinerja perusahaan akan semakin membaik, meskipun beroperasi di tengah iklim industri yang masih menantang khususnya pertumbuhan ekspor dan pasar domestik.

&quot;Strategi telah dijalankan dengan baik dan kami masih melihat banyak peluang, khususnya terkait proyek Pelindo II dan IV,&quot; kata Chiefy di Jakarta.
Menurut Chiefy, hingga akhir tahun ini, IPCC membidik pendapatan Rp 585 miliar atau naik 38,6% dari tahun lalu yang sebesar Rp 422 miliar. &quot;Laba bersih juga diharapkan naik 69% menjadi Rp 220 miliar,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNS8xNy80LzExMjI2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(feb)
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) berhasil mencetak laba (unaudited) Rp95 miliar di paruh pertama tahun ini. Pencapaian laba naik 58% dibanding periode yang sama tahun lalu, sejumlah Rp60 miliar.
Keuntungan anak usaha Pelindo II ini meningkat seiring pertumbuhan pendapatan sebesar 28% year on year (yoy) menjadi Rp 250,3 miliar. Net margin juga naik menjadi 37,9% dari sebelumnya hanya 30,7%.

Dari sisi kinerja operasional, volume throughput mobil CBU meningkat 10%. Sedangkan, throughput alat berat melonjak 77,6%. Presiden Direktur IPCC Chiefy Adi Kusmargono bilang, peningkatan kinerja operasional seiring tingginya kebutuhan alat berat di industri pertambangan dan pembangunan infrastruktur.
Aset IPCC per Juni 2018 juga bertambah 6,5% dibandingkan akhir tahun lalu menjadi Rp 356,52 miliar. Di sisi lain, posisi utang alias liabilitas naik 32% year to date menjadi Rp 128,73 miliar. Chiefy optimistis, kinerja perusahaan akan semakin membaik, meskipun beroperasi di tengah iklim industri yang masih menantang khususnya pertumbuhan ekspor dan pasar domestik.

&quot;Strategi telah dijalankan dengan baik dan kami masih melihat banyak peluang, khususnya terkait proyek Pelindo II dan IV,&quot; kata Chiefy di Jakarta.
Menurut Chiefy, hingga akhir tahun ini, IPCC membidik pendapatan Rp 585 miliar atau naik 38,6% dari tahun lalu yang sebesar Rp 422 miliar. &quot;Laba bersih juga diharapkan naik 69% menjadi Rp 220 miliar,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNS8xNy80LzExMjI2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(feb)
</content:encoded></item></channel></rss>
