<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>400 Insinyur Muda Diterjunkan Bangun Rumah Tahan Gempa di Lombok</title><description>400 insinyur muda sebagai pendamping masyarakat membangun rumah tahan gempa di Lombok.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/29/470/1942883/400-insinyur-muda-diterjunkan-bangun-rumah-tahan-gempa-di-lombok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/08/29/470/1942883/400-insinyur-muda-diterjunkan-bangun-rumah-tahan-gempa-di-lombok"/><item><title>400 Insinyur Muda Diterjunkan Bangun Rumah Tahan Gempa di Lombok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/29/470/1942883/400-insinyur-muda-diterjunkan-bangun-rumah-tahan-gempa-di-lombok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/08/29/470/1942883/400-insinyur-muda-diterjunkan-bangun-rumah-tahan-gempa-di-lombok</guid><pubDate>Rabu 29 Agustus 2018 08:49 WIB</pubDate><dc:creator>Rafida Ulfa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/29/470/1942883/400-insinyur-muda-diterjunkan-bangun-rumah-tahan-gempa-di-lombok-nQ0jkQunuB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Rumah Tahan Gempa (Twitter PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/29/470/1942883/400-insinyur-muda-diterjunkan-bangun-rumah-tahan-gempa-di-lombok-nQ0jkQunuB.jpg</image><title>Foto: Rumah Tahan Gempa (Twitter PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengirimkan 400 insinyur muda sebagai pendamping masyarakat membangun rumah tahan gempa di Lombok.

Dikutip Okezone dari twitter resmi Kementerian PUPR, Rabu (29/8/2018), tugas Kementerian PUPR adalah untuk melakukan pendampingan sehingga secara teknis bisa dipertanggungjawabkan kualitasnya. Dalam melakukan pendapingan, akan dibentuk tim fasilisator 9-10 orang yang bertanggung jawab untuk pendampingan rehab rekon 100-150 rumah.

&quot;Prinsipnya adalah build back better. Mereka akan dilatih 1-2 hari mengenai rumah tahan gempa yakni Risha. Mereka akan bertugas minimal satu bulan&quot; ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
&amp;nbsp;
Kementerian PUPR juga bergerak cepat untuk rehabilitasi dan rekonstruksi rumah dan fasilitas umum.Perbaikan rumah akan dimulai 1 September 2018, sesuai arahan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menargetkan bisa selesai dalam waktu 6 bulan sehingga Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa bangkit kembali pasca gempa Lombok.

Menurut Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga mengatakan, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk rumah rusak berat dan Rp30 juta untuk rusak sedang dan Rp10 juta untuk perbaikan rusak ringan.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengirimkan 400 insinyur muda sebagai pendamping masyarakat membangun rumah tahan gempa di Lombok.

Dikutip Okezone dari twitter resmi Kementerian PUPR, Rabu (29/8/2018), tugas Kementerian PUPR adalah untuk melakukan pendampingan sehingga secara teknis bisa dipertanggungjawabkan kualitasnya. Dalam melakukan pendapingan, akan dibentuk tim fasilisator 9-10 orang yang bertanggung jawab untuk pendampingan rehab rekon 100-150 rumah.

&quot;Prinsipnya adalah build back better. Mereka akan dilatih 1-2 hari mengenai rumah tahan gempa yakni Risha. Mereka akan bertugas minimal satu bulan&quot; ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
&amp;nbsp;
Kementerian PUPR juga bergerak cepat untuk rehabilitasi dan rekonstruksi rumah dan fasilitas umum.Perbaikan rumah akan dimulai 1 September 2018, sesuai arahan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menargetkan bisa selesai dalam waktu 6 bulan sehingga Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa bangkit kembali pasca gempa Lombok.

Menurut Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga mengatakan, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk rumah rusak berat dan Rp30 juta untuk rusak sedang dan Rp10 juta untuk perbaikan rusak ringan.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
