<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PTPP Incar Proyek Perumahan yang Hancur di Filipina</title><description>PT PP (Persero) Tbk (PTPP) tengah mengincar dua proyek luar negeri tepatnya di Malaysia dan Filipina.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/29/470/1943272/ptpp-incar-proyek-perumahan-yang-hancur-di-filipina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/08/29/470/1943272/ptpp-incar-proyek-perumahan-yang-hancur-di-filipina"/><item><title>PTPP Incar Proyek Perumahan yang Hancur di Filipina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/08/29/470/1943272/ptpp-incar-proyek-perumahan-yang-hancur-di-filipina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/08/29/470/1943272/ptpp-incar-proyek-perumahan-yang-hancur-di-filipina</guid><pubDate>Rabu 29 Agustus 2018 19:48 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/29/470/1943272/ptpp-incar-proyek-perumahan-yang-hancur-di-filipina-QJrpTkn0r4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah. Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/29/470/1943272/ptpp-incar-proyek-perumahan-yang-hancur-di-filipina-QJrpTkn0r4.jpg</image><title>Rumah. Foto: Reuters</title></images><description>JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) tengah mengincar dua proyek luar negeri tepatnya di Malaysia dan Filipina. Saat ini perseroan tengah bersiap untuk mengikuti tender proyek tersebut.
Direktur Keuangan PTPP Agus Purbianto mengatakan, untuk menggarap dua proyek itu, perseroan akan membentuk join venture (JV) dengan pihak asing yang akan berperan dari sisi pendanaan.
&quot;Kita tetap ingin enggak mau keluarin uang ke semua proyek itu,&quot; kata Agus dalam Investor Summit di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (29/8/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2012/10/13/7419/45810_medium.jpg&quot; alt=&quot;89% Kelas Menengah Beli Rumah lewat KPR&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Adapun proyek di Malaysia adalah pembangunan pelabuhan dengan nilai investasi mencapai Rp1 triliun. Untuk mengerjakan proyek pembangunan pelabuhan ini, PTPP akan membentuk JV dengan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Malaysia.
Sementara di Filipina, PTPP akan merenovasi perumahan bekas basis kekuatan ISIS di Marawi yang hancur akibat gempuran tentara Filipina pada Juni 2017 silam. Pada proyek ini, perseroan akan mencari partner investasi dari pihak asing.

Agus menuturkan, proyek di Marawi ini akan dikerjakan secara bertahap dengan potensi investasi hingga Rp10 triliun. Namun, pada tahap awal, investasi yang disiapkan sebesar Rp3 triliun.
&quot;Semuanya sekarang lagi tender, bangunnya November lah,&quot; tandas Agus.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) tengah mengincar dua proyek luar negeri tepatnya di Malaysia dan Filipina. Saat ini perseroan tengah bersiap untuk mengikuti tender proyek tersebut.
Direktur Keuangan PTPP Agus Purbianto mengatakan, untuk menggarap dua proyek itu, perseroan akan membentuk join venture (JV) dengan pihak asing yang akan berperan dari sisi pendanaan.
&quot;Kita tetap ingin enggak mau keluarin uang ke semua proyek itu,&quot; kata Agus dalam Investor Summit di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (29/8/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2012/10/13/7419/45810_medium.jpg&quot; alt=&quot;89% Kelas Menengah Beli Rumah lewat KPR&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Adapun proyek di Malaysia adalah pembangunan pelabuhan dengan nilai investasi mencapai Rp1 triliun. Untuk mengerjakan proyek pembangunan pelabuhan ini, PTPP akan membentuk JV dengan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Malaysia.
Sementara di Filipina, PTPP akan merenovasi perumahan bekas basis kekuatan ISIS di Marawi yang hancur akibat gempuran tentara Filipina pada Juni 2017 silam. Pada proyek ini, perseroan akan mencari partner investasi dari pihak asing.

Agus menuturkan, proyek di Marawi ini akan dikerjakan secara bertahap dengan potensi investasi hingga Rp10 triliun. Namun, pada tahap awal, investasi yang disiapkan sebesar Rp3 triliun.
&quot;Semuanya sekarang lagi tender, bangunnya November lah,&quot; tandas Agus.</content:encoded></item></channel></rss>
