<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WEF 2018, Sri Mulyani: Asean Lihat Industri 4.0 sebagai Potensi Keuntungan</title><description>Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri pertemuan World Economic Forum (WEF) 2018 di Hanoi, Vietnam</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/09/12/320/1949328/wef-2018-sri-mulyani-asean-lihat-industri-4-0-sebagai-potensi-keuntungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/09/12/320/1949328/wef-2018-sri-mulyani-asean-lihat-industri-4-0-sebagai-potensi-keuntungan"/><item><title>WEF 2018, Sri Mulyani: Asean Lihat Industri 4.0 sebagai Potensi Keuntungan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/09/12/320/1949328/wef-2018-sri-mulyani-asean-lihat-industri-4-0-sebagai-potensi-keuntungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/09/12/320/1949328/wef-2018-sri-mulyani-asean-lihat-industri-4-0-sebagai-potensi-keuntungan</guid><pubDate>Rabu 12 September 2018 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/12/320/1949328/wef-2018-sri-mulyani-asean-lihat-industri-4-0-sebagai-potensi-keuntungan-MoXzQhfX9H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani di World Economic Forum Hanoi, Vietnam (Foto: Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/12/320/1949328/wef-2018-sri-mulyani-asean-lihat-industri-4-0-sebagai-potensi-keuntungan-MoXzQhfX9H.jpg</image><title>Sri Mulyani di World Economic Forum Hanoi, Vietnam (Foto: Facebook)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri pertemuan World Economic Forum (WEF) 2018 di Hanoi, Vietnam. Pertemuan itu dihadiri oleh pemangku kebijakan dari berbagai negara.
&quot;Saya sebagai anggota delegasi Indonesia yang juga bertugas sebagai Co-Chair World Economic Forum on ASEAN memberikan paparan kepada media mengenai tantangan di wilayah ASEAN ke depan,&quot; ujar Sri Mulyani dalam postingan Facebook, Rabu (12/8/2018).

(Foto: Facebook Sri Mulyani)
Pada kesempatan ini turut hadir juga Co-chair yang lain, yaitu Anne-Birgitte Albrectsen, Chief Executive Officer, Plan International (United Kingdom), Kang Kyung-Wha Menteri Luar Negeri Republic of Korea, Nazir Razak, Chairman, CIMB Group Holdings (Malaysia), Nguyen Manh Hung, Menteri Komunikasi dan Informasi Vietnam dan Kevin Sneader, Global Managing Partner, McKinsey &amp;amp; Company (Hong Kong).

(Foto: Facebook Sri Mulyani)
Sri Mulyani mengatakan, perkembangan teknologi dan Revolusi Industri 4.0 memberikan kesempatan dan juga sekaligus tantangan kepada pemerintah. &quot;Para pembuat kebijakan di negara-negara ASEAN melihat kesempatan yang bagus untuk bekerja sama sehingga mendapatkan keuntungan yang optimal dari kesamaan kebijakan ini,&quot; ujar Menkeu.
Menurutnya, generasi muda juga perlu dipersiapkan untuk masa depan sehingga dapat mengambil kesempatan dan menjawab tantangan yang diciptakan oleh perkembangan teknologi. Negara-negara ASEAN bisa menjadi contoh kepada dunia bahwa dengan bersama, kita secara kolektif bisa lebih kuat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wOS8wNS8xLzExNjAzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(Feb)</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri pertemuan World Economic Forum (WEF) 2018 di Hanoi, Vietnam. Pertemuan itu dihadiri oleh pemangku kebijakan dari berbagai negara.
&quot;Saya sebagai anggota delegasi Indonesia yang juga bertugas sebagai Co-Chair World Economic Forum on ASEAN memberikan paparan kepada media mengenai tantangan di wilayah ASEAN ke depan,&quot; ujar Sri Mulyani dalam postingan Facebook, Rabu (12/8/2018).

(Foto: Facebook Sri Mulyani)
Pada kesempatan ini turut hadir juga Co-chair yang lain, yaitu Anne-Birgitte Albrectsen, Chief Executive Officer, Plan International (United Kingdom), Kang Kyung-Wha Menteri Luar Negeri Republic of Korea, Nazir Razak, Chairman, CIMB Group Holdings (Malaysia), Nguyen Manh Hung, Menteri Komunikasi dan Informasi Vietnam dan Kevin Sneader, Global Managing Partner, McKinsey &amp;amp; Company (Hong Kong).

(Foto: Facebook Sri Mulyani)
Sri Mulyani mengatakan, perkembangan teknologi dan Revolusi Industri 4.0 memberikan kesempatan dan juga sekaligus tantangan kepada pemerintah. &quot;Para pembuat kebijakan di negara-negara ASEAN melihat kesempatan yang bagus untuk bekerja sama sehingga mendapatkan keuntungan yang optimal dari kesamaan kebijakan ini,&quot; ujar Menkeu.
Menurutnya, generasi muda juga perlu dipersiapkan untuk masa depan sehingga dapat mengambil kesempatan dan menjawab tantangan yang diciptakan oleh perkembangan teknologi. Negara-negara ASEAN bisa menjadi contoh kepada dunia bahwa dengan bersama, kita secara kolektif bisa lebih kuat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wOS8wNS8xLzExNjAzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(Feb)</content:encoded></item></channel></rss>
