<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Rini Sindir Kinerja Ekspor Holding BUMN Tambang   </title><description>Menteri Rini mengatakan, masih ada kelemahan di sektor pertambangan dalam kinerja ekspor</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/09/12/320/1949585/menteri-rini-sindir-kinerja-ekspor-holding-bumn-tambang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/09/12/320/1949585/menteri-rini-sindir-kinerja-ekspor-holding-bumn-tambang"/><item><title>Menteri Rini Sindir Kinerja Ekspor Holding BUMN Tambang   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/09/12/320/1949585/menteri-rini-sindir-kinerja-ekspor-holding-bumn-tambang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/09/12/320/1949585/menteri-rini-sindir-kinerja-ekspor-holding-bumn-tambang</guid><pubDate>Rabu 12 September 2018 19:02 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/12/320/1949585/menteri-rini-sindir-kinerja-ekspor-holding-bumn-tambang-cv2GJi72NG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/12/320/1949585/menteri-rini-sindir-kinerja-ekspor-holding-bumn-tambang-cv2GJi72NG.jpg</image><title>Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menghadiri laporan produksi dan transaksi ekspor mineral tambang yang diselenggarakan oleh Holding BUMN Tambang, terdiri dari PT Inalum (Persero), PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk dan PT Timah Tbk, hari ini.
Menteri Rini mengatakan, masih ada kelemahan di sektor pertambangan dalam kinerja ekspor Holding BUMN Tambang. Di mana, potensi ekspor tambang ini, sebenarnya sangat besar jika diiringi dengan nilai tambah produk yang di ekspor tersebut.

&quot;Jadi, kelemahan kita, produk tambang tidak dilakukan ekspor lanjutan.  Salah satunya adalah produk yang di ekspor kebanyakan bukanlah produk yang telah diolah alias masih dalam bentuk bahan baku atau mentah. Misalnya, bauksit, produk akhirnya alumunium, nikel bisa jadi stainless steel,&quot; kata Rini di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Dia menjelaskan, BUMN, nantinya tidak hanya menguasai pasar domestik melainkan merambah pasar internasional.
&quot;Saya ingin ke depan, salah satu kerja kerasnya bapak-bapak dirut (holding BUMN tambang). Ini sebetulnya sedikit terlambat. Pemikiran ini sudah cukup lama,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNC8yMy80LzExMTQ1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(Feb)








</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menghadiri laporan produksi dan transaksi ekspor mineral tambang yang diselenggarakan oleh Holding BUMN Tambang, terdiri dari PT Inalum (Persero), PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk dan PT Timah Tbk, hari ini.
Menteri Rini mengatakan, masih ada kelemahan di sektor pertambangan dalam kinerja ekspor Holding BUMN Tambang. Di mana, potensi ekspor tambang ini, sebenarnya sangat besar jika diiringi dengan nilai tambah produk yang di ekspor tersebut.

&quot;Jadi, kelemahan kita, produk tambang tidak dilakukan ekspor lanjutan.  Salah satunya adalah produk yang di ekspor kebanyakan bukanlah produk yang telah diolah alias masih dalam bentuk bahan baku atau mentah. Misalnya, bauksit, produk akhirnya alumunium, nikel bisa jadi stainless steel,&quot; kata Rini di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Dia menjelaskan, BUMN, nantinya tidak hanya menguasai pasar domestik melainkan merambah pasar internasional.
&quot;Saya ingin ke depan, salah satu kerja kerasnya bapak-bapak dirut (holding BUMN tambang). Ini sebetulnya sedikit terlambat. Pemikiran ini sudah cukup lama,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNC8yMy80LzExMTQ1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(Feb)








</content:encoded></item></channel></rss>
