<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Blakblakan Buka Data Ketertinggalan Infrastruktur Indonesia vs China dan Amerika</title><description>Infrastruktur di Indonesia sangat diperlukan untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/09/24/320/1955089/presiden-jokowi-blakblakan-buka-data-ketertinggalan-infrastruktur-indonesia-vs-china-dan-amerika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/09/24/320/1955089/presiden-jokowi-blakblakan-buka-data-ketertinggalan-infrastruktur-indonesia-vs-china-dan-amerika"/><item><title>Presiden Jokowi Blakblakan Buka Data Ketertinggalan Infrastruktur Indonesia vs China dan Amerika</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/09/24/320/1955089/presiden-jokowi-blakblakan-buka-data-ketertinggalan-infrastruktur-indonesia-vs-china-dan-amerika</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/09/24/320/1955089/presiden-jokowi-blakblakan-buka-data-ketertinggalan-infrastruktur-indonesia-vs-china-dan-amerika</guid><pubDate>Senin 24 September 2018 23:02 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/24/320/1955089/presiden-jokowi-blakblakan-buka-data-ketertinggalan-infrastruktur-indonesia-vs-china-dan-amerika-V6Rb0KxIxe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Kementerian PUPR</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/24/320/1955089/presiden-jokowi-blakblakan-buka-data-ketertinggalan-infrastruktur-indonesia-vs-china-dan-amerika-V6Rb0KxIxe.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Kementerian PUPR</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyebut pembangunan infrastruktur di Indonesia sangat diperlukan untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain. Menurutnya, infrastruktur yang dimiliki Indonesia saat ini sangat jauh tertinggal dari negara lain seperti Amerika Serikat hingga China.
Jokowi menyebut stok infrastruktur Indonesia hanya berada di angka 30%. Angka tersebut jauh dari negara negara lain yang angkanya sudah lebih dari 50%.
&quot;Stok infrastruktur kita hanya 30% jauh dibandingkan negara lain,&quot; ujarnya dalam acara HUT Kadin, di Hotel Ritz, Carlton, Jakarta, Senin (24/9/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/07/31/52236/263315_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pembangunan Bendungan Logung Capai 86 persen&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Dirinya membandingkan infratruktur yang dimiliki oleh China ataupun Amerika Serikat. Untuk stok bendungan yang dimiliki China sudah mencapai 110.000 Waduk dan Bendungan, sementara Indonesia hanya memiliki 231 waduk dan bendungan, sedangkan Amerika Serikat sudah memiliki 6.000 waduk dan bendungan.
&quot;Tapi sekali lagi, saya ingin mengingatkan untuk kita semuanya saya berikan contoh bendungan sampai saat ini kita memiliki 231 waduk dan bendungan. Amerika memiliki 6.000 bendungan. China 110.000 bendungan. Kita 231,&quot; jelasnya.
Sementara untuk jalan tol China sudah memiliki 280.000 kilometer jalan tol. Sedangkan Indobesia berdasarkan data 2015 baru memiliki 780 km jalan tol.
&quot;Jalan tol, sampai 2015 awal kita memiliki awal sejak tol Jagorawi kita 780 km. China 280.000 km,&quot; ucapnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/19/53180/268395_medium.jpg&quot; alt=&quot;Integrasi Transaksi Tol JORR Diberlakukan Akhir September&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Oleh karena itu, pemerintah gencar melakukan pembangunan infrastruktur. Tujuannya adalah untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain.
&quot;Berarti kita tahu kita harus bekerja cepat mengebut pekerjaan itu apalagi di Indonesia bagian timur, jalan tol, airport, kereta api semuanya memiliki itu,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxMi8wNy8xOC80LzMxNTg3LzAv&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(Feb)</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyebut pembangunan infrastruktur di Indonesia sangat diperlukan untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain. Menurutnya, infrastruktur yang dimiliki Indonesia saat ini sangat jauh tertinggal dari negara lain seperti Amerika Serikat hingga China.
Jokowi menyebut stok infrastruktur Indonesia hanya berada di angka 30%. Angka tersebut jauh dari negara negara lain yang angkanya sudah lebih dari 50%.
&quot;Stok infrastruktur kita hanya 30% jauh dibandingkan negara lain,&quot; ujarnya dalam acara HUT Kadin, di Hotel Ritz, Carlton, Jakarta, Senin (24/9/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/07/31/52236/263315_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pembangunan Bendungan Logung Capai 86 persen&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Dirinya membandingkan infratruktur yang dimiliki oleh China ataupun Amerika Serikat. Untuk stok bendungan yang dimiliki China sudah mencapai 110.000 Waduk dan Bendungan, sementara Indonesia hanya memiliki 231 waduk dan bendungan, sedangkan Amerika Serikat sudah memiliki 6.000 waduk dan bendungan.
&quot;Tapi sekali lagi, saya ingin mengingatkan untuk kita semuanya saya berikan contoh bendungan sampai saat ini kita memiliki 231 waduk dan bendungan. Amerika memiliki 6.000 bendungan. China 110.000 bendungan. Kita 231,&quot; jelasnya.
Sementara untuk jalan tol China sudah memiliki 280.000 kilometer jalan tol. Sedangkan Indobesia berdasarkan data 2015 baru memiliki 780 km jalan tol.
&quot;Jalan tol, sampai 2015 awal kita memiliki awal sejak tol Jagorawi kita 780 km. China 280.000 km,&quot; ucapnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/19/53180/268395_medium.jpg&quot; alt=&quot;Integrasi Transaksi Tol JORR Diberlakukan Akhir September&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Oleh karena itu, pemerintah gencar melakukan pembangunan infrastruktur. Tujuannya adalah untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain.
&quot;Berarti kita tahu kita harus bekerja cepat mengebut pekerjaan itu apalagi di Indonesia bagian timur, jalan tol, airport, kereta api semuanya memiliki itu,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxMi8wNy8xOC80LzMxNTg3LzAv&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(Feb)</content:encoded></item></channel></rss>
