<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Darmin Bingung Data Beras BPS Cuma Sampai 2015</title><description>Data stok beras yang terakhir dirilis pada 2015 oleh Badan Pusat Statistik (BPS)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/09/27/320/1955904/menko-darmin-bingung-data-beras-bps-cuma-sampai-2015</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/09/27/320/1955904/menko-darmin-bingung-data-beras-bps-cuma-sampai-2015"/><item><title>Menko Darmin Bingung Data Beras BPS Cuma Sampai 2015</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/09/27/320/1955904/menko-darmin-bingung-data-beras-bps-cuma-sampai-2015</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/09/27/320/1955904/menko-darmin-bingung-data-beras-bps-cuma-sampai-2015</guid><pubDate>Kamis 27 September 2018 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rafida Ulfa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/26/320/1955904/menko-darmin-bingung-data-beras-bps-cuma-sampai-2015-imT3ndb72i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pedagang Beras (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/26/320/1955904/menko-darmin-bingung-data-beras-bps-cuma-sampai-2015-imT3ndb72i.jpg</image><title>Ilustrasi Pedagang Beras (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Data stok beras yang terakhir dirilis pada 2015 oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hal tersebut pun disindir oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution.
&quot;Saya lihat data statistik, ada cabai, bawang itu datanya terakhir 2017, lihat lagi ada jagung, singkong, juga beras ternyata datanya terakhir 2015. Jadi kelihatannya BPS tidak melanjutkan publikasi data pangan dan bahan makanan setelah 2015,&quot; ujar Darmin.
Dia menjelaskan, data ketersediaan beras dibutuhkan untuk bisa menjadi acuan dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, dirinya berharap BPS bisa segera menyelesaikan penghimpunan data komoditas beras.
 
Baca Selengkapnya: Sindir BPS, Menko Darmin Pertanyakan Data Beras Hanya Sampai 2015
(Feb)


</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Data stok beras yang terakhir dirilis pada 2015 oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hal tersebut pun disindir oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution.
&quot;Saya lihat data statistik, ada cabai, bawang itu datanya terakhir 2017, lihat lagi ada jagung, singkong, juga beras ternyata datanya terakhir 2015. Jadi kelihatannya BPS tidak melanjutkan publikasi data pangan dan bahan makanan setelah 2015,&quot; ujar Darmin.
Dia menjelaskan, data ketersediaan beras dibutuhkan untuk bisa menjadi acuan dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, dirinya berharap BPS bisa segera menyelesaikan penghimpunan data komoditas beras.
 
Baca Selengkapnya: Sindir BPS, Menko Darmin Pertanyakan Data Beras Hanya Sampai 2015
(Feb)


</content:encoded></item></channel></rss>
