<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Michael Kors Akuisisi Versace Rp32 Triliun</title><description>Perusahaan mode multinasional Michael Kors Holdings Limited (MK) kian mendominasi pasar Eropa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/09/27/320/1956229/michael-kors-akuisisi-versace-rp32-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/09/27/320/1956229/michael-kors-akuisisi-versace-rp32-triliun"/><item><title>Michael Kors Akuisisi Versace Rp32 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/09/27/320/1956229/michael-kors-akuisisi-versace-rp32-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/09/27/320/1956229/michael-kors-akuisisi-versace-rp32-triliun</guid><pubDate>Kamis 27 September 2018 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/27/320/1956229/michael-kors-akuisisi-versace-rp32-triliun-RecpcmJQqs.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/27/320/1956229/michael-kors-akuisisi-versace-rp32-triliun-RecpcmJQqs.jpeg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Perusahaan mode multinasional Michael Kors Holdings Limited (MK) kian mendominasi pasar Eropa. Perusahaan yang berdiri sejak 37 tahun itu sukses mengakuisisi rumah mode busana mewah Gianni Versace S.p.A senilai 1,83 miliar euro (Rp32 triliun, kurs Rp17.506 per euro), termasuk utang.
MK berambisi memperlebar pangsa pasar di Eropa. Selain itu, MK berharap dapat memiliki lebih banyak produk berkelas yang bisa ditawarkan. Setahun sebelumnya, perusahaan dengan revenue USD4,71 miliar pada 2016 itu telah mengakuisisi perusahaan sepatu asal Inggris, Jimmy Choo, senilai USD1,2 miliar. Keputusan pembelian Versace dilakukan ketika merek dan harga jual MK sedang turun.

Akuisisi perusahaan asal Italia itu diharapkan dapat memulihkan kekuatan bisnis. Begitu pun sebaliknya, Versace berharap dapat kembali meraup keuntungan seperti tahun lalu. Pada 2014, revenue MK mencapai USD3,2 miliar. Akuisisi Versace juga memperpanjang pengambilalihan bisnis merek mewah oleh perusahaan asing.
Baca Juga: Ambisi Rupert Murdoch Kuasai Sky Kandas
Perusahaan yang berkantor pusat di Milan dan dikenal atas logo Medusa itu merupakan perusahaan yang menjanjikan mengingat industri barang mewah sedang mendapat banyak penawaran dari warga China. &amp;ldquo;Dengan pengakuisisian ini, kami menciptakan salah satu kelompok busana mewah dan terdepan di dunia,&amp;rdquo; ujar Chairman dan Chief Executive Officer (CEO) MK, John Idol, di kutip Reuters.

MK menyepakati pembelian Versace dalam bentuk tunai, utang, dan saham di MK yang akan berubah nama menjadi Capri Holdings. Idol membantah akan kembali melakukan akuisisi. Dia ingin fokus mengembangkan MK, Versace, dan Jimmy Choo agar bisa menjadi merek yang dapat berkompetisi di tingkat global. Perundingan terkait akuisisi Versace di mulai saat Blackstone berniat keluar dari grup. Saat itu banyak investor yang membidik Versace. Berdasarkan kalkulasi Reuters, Blackstone yang membeli 20% saham Versace senilai 210 juta euro pada 2014 silam akan memperoleh modal sebesar 156 juta euro ketika hengkang nanti. Sementara itu, keluarga Versace yang memiliki 80% saham perusahaan akan menerima 150 juta euro dari harga pembelian dalam saham MK.&amp;ldquo;Kami yakin menjadi bagian dari grup ini merupakan langkah yang esensial  untuk keberhasilan Versace dalam jangka panjang. Saya tidak pernah  sesemangat ini sebelumnya,&amp;rdquo; kata Direktur Artistik dan Wakil Presiden  Versace Donatella Versace, yang juga adik pendiri Versace Gianni Versace  yang meninggal pada 1997. Meski diakuisisi MK, jajaran dewan direksi  Versace tidak akan berubah. CEO Versace Jonathan Akeroyd akan tetap  menjadi pemimpin perusahaan. &amp;ldquo;Donatella juga akan tetap memimpin visi  kreatif,&amp;rdquo; imbuh Idol.
Kesepakatan ini diperkirakan ditutup pada kuartal keempat.  Penasihatnya meliputi JP Morgan dan Barclays. Konglomerat sekelas MK  dinilai sedang mencoba membuka peluang bisnis lebih besar di pasar  global yang kini dikuasai perusahaan milik Louis Vuitton, LVMH, dan  Kering.
Baca Juga: 11 Perusahaan Amerika yang Kehilangan Identitas, Ada Burger King
&amp;ldquo;Merek Versace memiliki potensi pertumbuhan yang kuat di tingkat  global yang belum banyak tergali di seluruh kawasan, terutama Asia,&amp;rdquo;  kata Cowen. Idol juga mengatakan bahwa MK berencana mengembangkan  penjualan global Versace hingga USD2 miliar di seluruh dunia, memiliki  selisih keuntungan yang tinggi, dan akan membuka sekitar 100 toko baru,  juga meningkatkan penjualan secara daring.
Dia juga berencana meningkatkan penjualan alas kaki sebesar 60% dari  35%. &amp;ldquo;Versace masih perlu dikembangkan lebih jauh. Hal itu juga otomatis  akan mengubah sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di sana,&amp;rdquo; kata  Idol.
Baca Juga: Miliarder George Soros Borong Saham Spotify dan Pandora Senilai Rp2,58 Triliun
&amp;ldquo;Jangkauan pasar Versace jauh lebih besar dibandingkan wilayah  pelanggannya sehingga kurang efektif. Dengan demikian, kami harus bisa  mengonversi metrik itu,&amp;rdquo; tambah Idol.
Menurut Profesor Sekolah Manajemen Politecnico di Milan, Giuliano  Noci, budaya bisnis pakaian antara perusahaan Amerika Serikat (AS) dan  Italia saling berlawanan, terutama dalam industri busana mewah.  Perusahaan AS dinilai tidak begitu bagus dalam membuat produk, tapi  mereka lebih pandai dalam pendekatan pasar.
Versace tidak membuka rincian keuangannya. Namun, dokumen pada 2017  menunjukkan penjualannya mencapai 668 juta euro. Versace dikenal sebagai  merek dengan rancangan inovatif dan berwarna cerah. Berdiri sejak 1978,  Versace berkembang pesat ke seluruh Eropa dan menjadi kebanggaan orang  Italia. Sebagian orang Italia bahkan kurang setuju dengan penjualan  Versace terhadap perusahaan asing mengingat fenomena itu kini menjadi  wabah.
&amp;ldquo;Saya merupakan orang liberal, tapi saya sudah lelah melihat merek  terbaik Italia di bidang busana, makanan, dan teknologi dijual kepada  orang asing,&amp;rdquo; kata Menteri Dalam Negeri Italia Matteo Salvini.  Perusahaan tas tangan Fendi, perhiasan Bulgari, dan kain wol halus Loro  Piana juga kini dimiliki LVMH.
(Muh Shamil)</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Perusahaan mode multinasional Michael Kors Holdings Limited (MK) kian mendominasi pasar Eropa. Perusahaan yang berdiri sejak 37 tahun itu sukses mengakuisisi rumah mode busana mewah Gianni Versace S.p.A senilai 1,83 miliar euro (Rp32 triliun, kurs Rp17.506 per euro), termasuk utang.
MK berambisi memperlebar pangsa pasar di Eropa. Selain itu, MK berharap dapat memiliki lebih banyak produk berkelas yang bisa ditawarkan. Setahun sebelumnya, perusahaan dengan revenue USD4,71 miliar pada 2016 itu telah mengakuisisi perusahaan sepatu asal Inggris, Jimmy Choo, senilai USD1,2 miliar. Keputusan pembelian Versace dilakukan ketika merek dan harga jual MK sedang turun.

Akuisisi perusahaan asal Italia itu diharapkan dapat memulihkan kekuatan bisnis. Begitu pun sebaliknya, Versace berharap dapat kembali meraup keuntungan seperti tahun lalu. Pada 2014, revenue MK mencapai USD3,2 miliar. Akuisisi Versace juga memperpanjang pengambilalihan bisnis merek mewah oleh perusahaan asing.
Baca Juga: Ambisi Rupert Murdoch Kuasai Sky Kandas
Perusahaan yang berkantor pusat di Milan dan dikenal atas logo Medusa itu merupakan perusahaan yang menjanjikan mengingat industri barang mewah sedang mendapat banyak penawaran dari warga China. &amp;ldquo;Dengan pengakuisisian ini, kami menciptakan salah satu kelompok busana mewah dan terdepan di dunia,&amp;rdquo; ujar Chairman dan Chief Executive Officer (CEO) MK, John Idol, di kutip Reuters.

MK menyepakati pembelian Versace dalam bentuk tunai, utang, dan saham di MK yang akan berubah nama menjadi Capri Holdings. Idol membantah akan kembali melakukan akuisisi. Dia ingin fokus mengembangkan MK, Versace, dan Jimmy Choo agar bisa menjadi merek yang dapat berkompetisi di tingkat global. Perundingan terkait akuisisi Versace di mulai saat Blackstone berniat keluar dari grup. Saat itu banyak investor yang membidik Versace. Berdasarkan kalkulasi Reuters, Blackstone yang membeli 20% saham Versace senilai 210 juta euro pada 2014 silam akan memperoleh modal sebesar 156 juta euro ketika hengkang nanti. Sementara itu, keluarga Versace yang memiliki 80% saham perusahaan akan menerima 150 juta euro dari harga pembelian dalam saham MK.&amp;ldquo;Kami yakin menjadi bagian dari grup ini merupakan langkah yang esensial  untuk keberhasilan Versace dalam jangka panjang. Saya tidak pernah  sesemangat ini sebelumnya,&amp;rdquo; kata Direktur Artistik dan Wakil Presiden  Versace Donatella Versace, yang juga adik pendiri Versace Gianni Versace  yang meninggal pada 1997. Meski diakuisisi MK, jajaran dewan direksi  Versace tidak akan berubah. CEO Versace Jonathan Akeroyd akan tetap  menjadi pemimpin perusahaan. &amp;ldquo;Donatella juga akan tetap memimpin visi  kreatif,&amp;rdquo; imbuh Idol.
Kesepakatan ini diperkirakan ditutup pada kuartal keempat.  Penasihatnya meliputi JP Morgan dan Barclays. Konglomerat sekelas MK  dinilai sedang mencoba membuka peluang bisnis lebih besar di pasar  global yang kini dikuasai perusahaan milik Louis Vuitton, LVMH, dan  Kering.
Baca Juga: 11 Perusahaan Amerika yang Kehilangan Identitas, Ada Burger King
&amp;ldquo;Merek Versace memiliki potensi pertumbuhan yang kuat di tingkat  global yang belum banyak tergali di seluruh kawasan, terutama Asia,&amp;rdquo;  kata Cowen. Idol juga mengatakan bahwa MK berencana mengembangkan  penjualan global Versace hingga USD2 miliar di seluruh dunia, memiliki  selisih keuntungan yang tinggi, dan akan membuka sekitar 100 toko baru,  juga meningkatkan penjualan secara daring.
Dia juga berencana meningkatkan penjualan alas kaki sebesar 60% dari  35%. &amp;ldquo;Versace masih perlu dikembangkan lebih jauh. Hal itu juga otomatis  akan mengubah sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di sana,&amp;rdquo; kata  Idol.
Baca Juga: Miliarder George Soros Borong Saham Spotify dan Pandora Senilai Rp2,58 Triliun
&amp;ldquo;Jangkauan pasar Versace jauh lebih besar dibandingkan wilayah  pelanggannya sehingga kurang efektif. Dengan demikian, kami harus bisa  mengonversi metrik itu,&amp;rdquo; tambah Idol.
Menurut Profesor Sekolah Manajemen Politecnico di Milan, Giuliano  Noci, budaya bisnis pakaian antara perusahaan Amerika Serikat (AS) dan  Italia saling berlawanan, terutama dalam industri busana mewah.  Perusahaan AS dinilai tidak begitu bagus dalam membuat produk, tapi  mereka lebih pandai dalam pendekatan pasar.
Versace tidak membuka rincian keuangannya. Namun, dokumen pada 2017  menunjukkan penjualannya mencapai 668 juta euro. Versace dikenal sebagai  merek dengan rancangan inovatif dan berwarna cerah. Berdiri sejak 1978,  Versace berkembang pesat ke seluruh Eropa dan menjadi kebanggaan orang  Italia. Sebagian orang Italia bahkan kurang setuju dengan penjualan  Versace terhadap perusahaan asing mengingat fenomena itu kini menjadi  wabah.
&amp;ldquo;Saya merupakan orang liberal, tapi saya sudah lelah melihat merek  terbaik Italia di bidang busana, makanan, dan teknologi dijual kepada  orang asing,&amp;rdquo; kata Menteri Dalam Negeri Italia Matteo Salvini.  Perusahaan tas tangan Fendi, perhiasan Bulgari, dan kain wol halus Loro  Piana juga kini dimiliki LVMH.
(Muh Shamil)</content:encoded></item></channel></rss>
